Iran Insight

Iran Insight

Share

Iran selayang pandang. tentang negara, penduduk dan keindahan alamnya

12/05/2026

KAPAL CEPAT KECIL IRAN MENGUBAH HORMUZ MENJADI MIMPI BURUK BAGI ANGKATAN LAUT AS

Di tengah gencatan senjata rapuh 8 April, armada kapal cepat Iran yang mampu menghindari radar bersembunyi di gua-gua laut Teluk Persia — siap menyerbu dan menegakkan kendali penuh atas Selat Hormuz meskipun terjadi agresi AS-Israel selama 40 hari yang dimulai pada 28 Februari.

🔸 Katamaran serat karbon Heydar-110 mencapai rekor 110 knot (203 km/jam) — kapal tempur tercepat di dunia; desain siluman 14 meter menembakkan rudal anti-kapal Nasir/Nasr dari jarak 50 km.

🔸 Persenjataan "Lebah Merah" mencakup kelas Ashura (90 knot dengan peluncur roket 107mm), Tareq (>90 knot kapal serbu) & Tondar dengan rudal C-802 yang ditingkatkan hingga jangkauan 120km.

🔸 Kapal drone berkecepatan tinggi Ya Mahdi (

10/05/2026

Lala lala... tidurlah bungaku, meski hati ini hangus terbakar rindu.

lagu itu biasa dilantunkan sebagai pengantar tidur oleh suku-suku nomaden Iran. angin malam membawa aroma api unggun yang mulai padam. Seorang anak dari suku nomaden bersimpuh di depan tenda hitam, meratap pelan.

Baginya, tanah yang dipijak adalah ibu yang sedang terluka. Suaranya parau, melantunkan nina bobo bukan untuk menidurkan bayi, melainkan untuk merawat duka negeri yang gelisah.

"Bemiram barat," bisiknya pada tanah air. Di antara jahitan kain duka, setiap nada adalah tetesan air mata bagi anak-anak yang hilang. Malam membeku, menyaksikan ratapan sunyi sang pengelana.

Bemiram barat khoone-ye bi-gharari
(Aku rela mati untukmu, wahai rumah kelahiranku)

Want your business to be the top-listed Travel Agency in Bandung?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Category

Address

Bandung