Rahmat

Rahmat

Share

Jangan berputus asa dari rahmat Allah

05/06/2026

Pengguna Facebook Wajib Tahu! Jangan Terima Pertemanan Sebelum Cek Ini!!

Lanjut di kolom komentar

Photos from Rahmat's post 04/06/2026

Banyak dari kita menunda mimpi karena merasa belum siap. Belum punya modal. Belum punya fasilitas. Belum punya dukungan. Belum punya kesempatan.

Tapi kisah Pech Theara menunjukkan bahwa penghalang terbesar sering kali bukan kekurangan yang ada di sekitar kita, melainkan keraguan yang ada di dalam diri kita sendiri.

Saat orang lain melihat sepeda tua, ia melihat peluang.

Saat orang lain melihat kemiskinan, ia melihat alasan untuk berjuang lebih keras. Saat orang lain meragukannya, ia memilih percaya pada dirinya sendiri.

Mungkin hari ini kamu sedang menghadapi keterbatasan. Mungkin keadaanmu tidak ideal. Mungkin ada banyak orang yang meremehkanmu. Tetapi jangan biarkan itu menjadi alasan untuk berhenti.

Karena sejarah tidak selalu ditulis oleh mereka yang memiliki segalanya. Sering kali sejarah ditulis oleh mereka yang tetap melangkah saat tidak memiliki apa-apa.

Apa pun keadaanmu hari ini, jangan menyerah. Terus kayuh mimpimu. Karena tekad yang besar bisa membawa seseorang jauh melampaui batas yang dianggap mustahil oleh orang lain.

Momen viral pesepeda asal Kamboja, Pech Theara (yang menggunakan sepeda tua tanpa alas kaki atau helm), terjadi dalam kompetisi di Flying Bikes MX Bike Park, Phnom Penh, pada tanggal 8 November 2020.

sc; wartakertas.id

19/05/2026

💔 Butuh puluhan orang hanya untuk membungkam satu suara kebenaran… suara seorang petani desa bernama Salim Kancil.

Pada 26 September 2015, warga Desa Selok Awar-Awar, Lumajang, Jawa Timur dibuat gempar oleh pembunuhan yang begitu kejam dan menyayat hati. Salim Kancil dibunuh karena berani menolak tambang pasir yang merusak kehidupan warga.

Ia bukan penjahat. Ia hanya seorang rakyat kecil yang ingin sawah tetap hidup, laut tetap terjaga, dan kampungnya tidak hancur oleh kerakusan. Namun keberaniannya harus dibayar dengan nyawa. 😢

Di depan banyak orang, bahkan di hadapan anak-anak sekolah, Salim diseret dan dianiaya secara brutal menggunakan senjata tajam dan benda tumpul. Tubuhnya dihantam tanpa belas kasihan hingga akhirnya ia meregang nyawa.

Yang lebih menyakitkan, dibutuhkan sekitar 40 orang hanya untuk menghentikan satu suara yang memperjuangkan tanah kelahirannya sendiri.

Dalang kasus ini adalah kepala desa yang mendukung tambang. Meski telah dijatuhi hukuman penjara bersama para pelaku lainnya, banyak orang merasa hukuman itu tak akan pernah sebanding dengan rasa sakit yang ditinggalkan bagi keluarga Salim.

Selama bertahun-tahun warga hidup dari sawah. Tapi sejak tambang pasir masuk, irigasi rusak, air laut masuk ke lahan pertanian, dan perlahan kehidupan warga pun ikut tenggelam.

Salim memang telah tiada… tapi kisahnya menjadi pengingat bahwa kadang orang paling sederhana justru menjadi korban saat melawan ketidakadilan.

06/05/2026

Kanker tulang merupakan kondisi ketika sel-sel dalam jaringan tulang tumbuh secara tidak normal dan tidak terkendali, hingga merusak struktur tulang itu sendiri. Meskipun tergolong jarang, penyakit ini dikenal dapat menimbulkan rasa nyeri yang sangat hebat, karena tulang memiliki banyak saraf dan berperan penting sebagai penopang tubuh.

Nyeri yang dirasakan bukanlah nyeri biasa. Rasa sakitnya cenderung dalam, menetap, dan semakin kuat seiring waktu. Banyak penderita mengeluhkan nyeri yang memburuk pada malam hari atau saat tubuh sedang beristirahat. Hal ini terjadi karena pertumbuhan tumor dalam tulang meningkatkan tekanan pada jaringan, mengiritasi saraf, serta memicu peradangan.

Selain itu, kanker tulang juga dapat merusak kekuatan tulang sehingga menjadi rapuh. Dalam beberapa kasus, tulang bahkan bisa retak atau patah hanya akibat aktivitas ringan. Inilah yang membuat rasa sakitnya terasa sangat berat, karena berasal dari dalam struktur tubuh dan berlangsung terus-menerus.

Kondisi ini sering disertai gejala lain seperti pembengkakan pada area tertentu, penurunan kemampuan bergerak, hingga rasa tidak nyaman yang semakin intens tanpa penyebab yang jelas.

📝: Cerdas

Want your business to be the top-listed Media Company in Bireuen?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Category

Telephone

Address

Jalan Paya Rangkuluh/Cot Mirahpati
Bireuen
24358