Lintas Musik

Lintas Musik

Share

Beta Version |
Lintasi Dunia Dengan Musikmu Mohon dibaca dengan teliti sebelum Anda mendaftarkan diri dan berpartisipasi pada forum di LINTAS MUSIK.

01/03/2021

Setelah 7 bulan sejak rilisnya Faults, Sleep Shelter akhirnya merilis lagi single terbarunya yang bertajuk Heaven Sent. Tidak hanya dengan format duo, Pandji Dharma dan Fathia Izzati menggaet Sasan Fai, solois muda asal Jakarta, untuk mengisi membantu menulis lagu dan juga mengisi beberapa part vokal dan gitar pada single Heaven Sent.

Sekilas tentang Sasan Fai, vokalis pria yang mengusung genre folk ini, sudah merilis album debut self titled miliknya awal Desember 2020 lalu. Sleep Shelter merasa Sasan Fai adalah sosok yang tepat untuk berkolaborasi dalam proses pembuatan lagu Heaven Sent.

Berbeda dengan 2 single perdananya, Memory Lake dan Faults, Sleep Shelter memberanikan diri memberi suguhan musik yang berbeda. Musik yang upbeat ala disco 80an, namun dibumbui ciri khas gloomg ala Sleep Shelter

Heaven Sent adalah lagu tentang sesuatu yang terus-menerus hilang, yang tak perlu dicari. Bukan dengan cara yang kejam, tetapi lebih ke cara yang santai karena kita tahu di penghujung hari kita akan menemukan hal yang kita pikir telah hilang tersebut.

Heaven Sent yang dirilis oleh Palm House Records, dapat didengarkan di seluruh Digital Streaming Platform seperti Spotify, Apple Music, Resso, dan Joox

Photos from Lintas Musik's post 27/02/2021

Syahravi seorang penyanyi, penulis lagu, produser musik dan pemain gitar tidak berhenti merilis karya-karya terbarunya. Setelah sukses mengeluarkan single “YOU, YOU, YOU” pada Agustus 2020 dan Desember 2020 lalu mengeluarkan “YOU, YOU, YOU STRIPPED”, kini Syahravi kembali mengeluarkan single terbarunya “4Ever (We Could Be)”.

“4Ever (We Could Be)” menceritakan tentang proses menghadapi salah satu situasi kehidupan yang umum, yaitu melepaskan dan bagaimana kita harus menghadapinya dengan tulus & positif meskipun jauh di lubuk hati kita tahu apa yang sebenarnya kita rasakan. Karena kita sebagai manusia memiliki kecenderungan untuk terikat pada sesuatu atau seseorang dari waktu ke waktu, ada banyak hal yang kita rasakan dan pikirkan seiring berjalannya waktu ketika kita harus berpisah dengan hal yang ada di diri kita dan hal itu biasanya didominasi oleh pikiran dan perasaan negatif.

“4EVER (We Could Be)” akan masuk ke dalam EP “Mind Games” yang akan dirilis tahun ini (2021). EP "Mind Games" akan berbicara tentang bagaimana kepositifan & perspektif memainkan peran besar dalam menjalani hidup kita. Setiap lagu akan menekankan pada menghadapi masalah hidup bersama dengan kepositifan, yaitu cara pandang yang dibutuhkan untuk menjalani kehidupan yang baik. “4EVER (We Could Be)” sudah bisa didengarkan di semua digital streaming platform dan Visualizernya bisa dinikmati di channel Youtube Syahravi mulai 12 Februari 2021. Dalam Konferensi Pers virtual, juga turut ditampilkan Video Musik dari lagu ‘4Ever (We Could Be)’ untuk pertama kali. Konsep sederhana, fresh dan fun ditampilkan dalam video musik dari ‘4Ever (We Could Be)’. Syahravi pun menjelaskan, video musik lagu ini menjadi pelengkap dari cerita dari lagu ini sendiri.

19/02/2021

Beberapa waktu lalu dirayakan oleh banyak orang sebagai Hari Kasih Sayang atau Valentine’s Day, namun untuk Rayi, Asta, dan Nino atau RAN, tanggal 14 Februari 2021 menandai dirilisnya versi ‘stripped’ dari lagu terbaru mereka ‘Orang yang Paling Kubenci’. Versi original dari lagu ini sebenarnya telah dirilis bulan Januari 2021 dan video musik dari lagu ini juga telah ditonton hampir satu juta kali di Youtube.

Diberi nama ‘Orang yang Paling Kubenci (Stripped Version)’ lagu ini sejujurnya adalah project iseng dari RAN. Dibuat kurang lebih dalam waktu 1 minggu saja, versi ‘stripped’ ini dimulai saat sedang melakukan meeting untuk project ke depannya. Saat ‘break’, Asta memainkan lagu ini di gitarnya yang kemudian disambut oleh Nino dan Rayi. Lepas menyanyikan versi ‘akustik’ secara iseng tadi, ketiganya memutuskan untuk merekam versi tersebut untuk kemudian merilisnya. ‘Orang yang Paling Kubenci’ yang sudah memiliki lirik manis ini kemudian menjelma menjadi lagu yang terdengar lebih intimate dalam versi ‘stripped’ ini.

Bersamaan dengan direkam ulangnya ‘Orang yang Paling Kubenci’ dalam versi terbaru ini, Rayi, Asta, dan Nino juga merekam video musik untuknya. Sedikit berbeda dengan video musik versi original yang mengusung konsep animasi sekaligus menampilkan pemandangan bandung dalam bentuk animasi p**a, untuk versi ‘stripped’ ini, RAN membungkus ‘Orang yang Paling Kubenci’ dengan konsep one-take video. Untuk video musik lagu ini, RAN dibantu oleh Dimasz Joey sebagai Creative Director & Producer, Verris Santo dan Ananda Suryo Anindyo sebagai Videographer, Dimas Wisnuwardono sebagai Video Editor, dan Choky Lubis sebagai Unit Production Manager. Project iseng yang berujung pada satu project serius, begitulah RAN menggambarkan stripped version dari lagu ini. Video musik ini telah diunggah oleh RAN di Youtube Channel official mereka.

Photos from Lintas Musik's post 17/02/2021

MALIQ & D’Essentials (M.A.D) akhirnya merilis album penuh “RAYA” yang menjadi penutup rangkaian mini album “RAYA Part I” & “RAYA Part II” yang sebelumnya dirilis di bulan Agustus 2020 dan Oktober 2020. Sekaligus juga menjadi kado Ulang Tahun yang dimulai dari tahun 2020 kemarin sebagai perayaan ultah ke-18 di H.o.M.E (House of MALIQ & D’Essentials). H.o.M.E juga menjadi sebutan untuk basecamp dan studio, tempat dimana terciptanya semua music dan kreatifitas dari MALIQ & D’Essentials yang beranggotakan Angga, Indah, Widi, Jawa, Lale, dan Ilman.

Sebagai penutup dari album “RAYA” ini M.A.D merilis dua single baru yaitu “Semoga” dan “Sesuatunya” dan menggenapi 6 lagu yang terdapat di album ini. Bertajuk RAYA karena karya ini sekali lagi menjadi pembuktian kreativitas band ini di masa pandemic yang berkepanjangan.

Album “RAYA” dari MALIQ & D’Essentials menjadi satu dari album yang digarap di masa pandemi. Bahkan, album ini sejatinya tercipta karena masa pandemi yang serba sulit ini. Melalui album ini, sebagai musisi, MALIQ & D’Essentials ingin membuktikan bahwa akan selalu ada hal positif yang bisa dilakukan di kala masa yang serba sulit ini, yaitu dengan tetap produktif.

Kejutan ini bisa langsung didengarkan pada dua lagu yang dirilis pada 14 Februari 2021, melalui dua Lagu “Semoga” dan “Sesuatunya” yang menjadi penutup yang manis dari album “RAYA”.

Want your business to be the top-listed Computer & Electronics Service in Jakarta?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Telephone

Address

Jakarta