Informasi Madiun Raya
#MadiunInfo : Update berita & informasi di wilayah Madiun dan Sekitarnya. Follow : https://www.instagram.com/madiun_info/
03/06/2026
- Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun berencana melakukan penataan kawasan Simpang Lima Tugu Pendekar atau Proliman Joyo. Kawasan yang menjadi salah satu titik strategis dan paling ramai di Kota Madiun tersebut akan ditata dengan konsep yang mengangkat identitas budaya daerah.
Rencana tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, saat meninjau fasilitas umum (fasum) dan pelayanan publik melalui kegiatan gowes bersama sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Selasa (2/6/2026) pagi.
Menurut Bagus, penataan Proliman Joyo menjadi prioritas karena kawasan tersebut merupakan jalur perlintasan dengan tingkat aktivitas yang tinggi. Selain itu, proyek tersebut akan menjadi bagian dari pengembangan kawasan yang sebelumnya telah dilakukan di sejumlah titik di Kota Madiun.
“Kemarin kita sudah melakukan penataan di kawasan Proliman, Rimba Dharma, sampai nanti belakang GOR. Ini sudah kita rencanakan dan Insyaallah akan segera kami eksekusi,” ujar Plt Wali Kota yang juga ketua DPW PSI Jawa Timur tersebut.
Penataan Proliman ini juga bukan tanpa alasan. Menurut Bagus, kawasan tersebut sangat strategis dan ramai. "Kenapa Proliman? Karena Proliman ini menjadi perlintasan yang paling ramai di Kota Madiun. Nah, nanti akan kami munculkan identitas Kota Madiun".
Bagus menjelaskan, konsep penataan akan menonjolkan karakter khas Kota Madiun yang selama ini dikenal sebagai Kota Pendekar, Kota Pecel, dan Kota Kereta Api. "Hari ini, kita mau cerita tentang Madiun. Madiun terkenal dengan Kota Pendekar, Kota Pecel, dan Kota Kereta Api, yang mana nanti desain dan filosofi mengikuti identitas itu," ujarnya, mengakhiri.
Keberadaan gedung...
*) selanjutnya: https://rri.co.id/madiun/regional/2464393/pemkot-madiun-akan-menata-proliman-joyo-dengan-munculkan-identitas-lokal
03/06/2026
- Seorang pengendara motor perempuan tewas dalam kecelakaan tragis di Jalan Nasional Madiun-Surabaya, tepatnya di Desa Tiron, Kecamatan/Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Selasa (2/6/2026) malam. Korban diduga terjatuh setelah tersangkut kabel listrik yang putus dan melintang di badan jalan.
Informasi diperoleh, korban diketahui bernama RS (18), warga Desa Gunungsari, Kabupaten Madiun. Saat kejadian, dia mengendarai sepeda motor Yamaha NMAX bernopol AE 6788 HO.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, insiden bermula sekitar pukul 21.00 WIB. Saat itu sebuah truk gandeng bermuatan tebu bernopol AG 9505 UB yang dikemudikan MA (50) warga Kabupaten Jember, melaju dari arah Surabaya menuju Madiun.
Diduga muatan tebu yang menjulang tinggi menyangkut kabel listrik yang melintang di atas badan jalan. Akibatnya, kabel tersebut putus dan jatuh ke jalan raya saat arus lalu lintas masih cukup ramai.
Tidak lama setelah kabel terjatuh, korban melintas dari arah berlawanan atau dari selatan menuju utara. Korban diduga tidak sempat menghindari kabel yang berada di badan jalan hingga akhirnya mengalami kecelakaan.
Korban terjatuh dari sepeda motornya dan meninggal dunia di lokasi kejadian. Penyebab pasti kematian korban hingga kini masih dalam penyelidikan.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Madiun Ipda Andika Cahyono mengatakan, petugas menemukan kabel listrik yang melintang di lokasi kejadian setelah diduga tersangkut kendaraan bermuatan tebu.
"Sementara yang kami temukan di lokasi adalah adanya kabel yang melintang dan terkena truk hingga putus kemudian jatuh ke badan jalan. Untuk penyebab pasti dan kronologi lengkap masih kami dalami," ujarnya dikutip dari iNews Madiun, Rabu (3/6/2026).
Menurutnya, penyidik masih mendalami apakah korban meninggal akibat terjatuh dari kendaraan atau tersengat listrik dari kabel yang putus tersebut.
"Sampai saat...
*) selanjutnya: https://jatim.inews.id/berita/pemotor-perempuan-tewas-kecelakaan-di-madiun-diduga-tersangkut-kabel-listrik-yang-putus
Click here to claim your Sponsored Listing.