Santri Raudlatul Ulum
Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Santri Raudlatul Ulum, Education, Guyangan, Pati.
04/04/2021
✴️ KEHORMATAN ✴️
Suatu malam, Jalaluddin Rumi r.a mengundang Guru Mursidnya Syekh Syamsuddin Tabrizi ke rumahnya.
Setelah semua hidangan makan malam siap, Sang Guru berkata pada Rumi,
“Apakah engkau bisa menyediakan minuman arak untukku ?”
Rumi pun kaget mendengarnya, karena tidak mengira atas permintaan Gurunya tersebut.
“Di waktu malam seperti ini, dari mana aku bisa mendapatkan arak ?” kata Rumi pada Gurunya.
“Perintahkan salah satu pembantumu untuk membelinya.” kata Gurunya.
“Kehormatanku di hadapan para pembantuku akan hilang.” kata Rumi.
“Kalau begitu, kau sendiri pergilah keluar untuk membeli minuman arak tersebut untukku.”
“Seluruh kota mengenalku. Bagaimana bisa aku keluar membeli minuman itu ?”
“Kalau engkau memang muridku, maka kau harus mengikuti apa yg aku katakan dan menyediakan apa yang aku inginkan. Tanpa minum, malam ini aku tidak akan makan, tidak akan berbincang, dan tidak bisa tidur.”
Karena kecintaan Rumi pada Gurunya, akhirnya ia memakai jubahnya, menyembunyikan botol di balik jubah itu, dan berjalan ke arah pemukiman kaum Nasrani.
Begitu ia masuk ke pemukiman kaum Nasrani, beberapa orang yg melihat Rumi mengikutinya dari belakang. Mereka melihat Rumi masuk ke sebuah kedai arak. Ia terlihat membeli botol minuman yg kemudian ia sembunyikan di balik jubahnya.
Orang² tersebut terus mengikutinya hingga sampailah Rumi di depan masjid tempat ia menjadi imam bagi masyarakat kota.
Tiba-tiba salah seorang yang mengikutinya tadi berteriak sambil menyingkap jubah Rumi :
“Ya ayyuhan naas, Syeikh Jalaluddin Rumi yang setiap hari jadi imam sholat kalian baru saja pergi ke perkampungan Nasrani dan membeli minuman keras ... !”
Orang-orang itu pun mulai marah hingga bergantian meludahi muka Rumi dan memukulinya hingga sorban yang ada di kepalanya lengser ke leher.
Melihat Rumi yang hanya diam saja tanpa melakukan pembelaan, orang-orang semakin yakin bahwa selama ini mereka ditipu oleh kebohongan Rumi tentang zuhud dan takwa yang diajarkannya.
Mereka tidak kasihan lagi untuk terus menghajar Rumi hingga ada yang berniat membunuhnya.
Tiba-tiba terdengarlah suara Syams Tabrizi, Sang Guru Rumi :
“Wahai orang-orang yg tak tahu malu. Kalian telah menuduh seorang alim dan faqih dengan tuduhan minum khamr. Ketahuilah bahwa yang ada di botol itu adalah cuka untuk bahan masakan."
Lalu Syams Tabrizi mengambil botol dan membuka tutupnya. Dia meneteskan isi botol di tangan orang-orang agar menciumnya. Orang² itu terkejut, karena yang ada di botol itu memang benar² cuka/vinegar.
Rupanya Sang Guru sebelum pergi ke rumah Rumi terlebih dulu mampir ke toko minuman arak tsb dan berpesan jika Rumi datang membeli arak maka berikan botol ini padanya, yaitu botol yg terlebih dulu sudah diisi cuka/vinegar oleh sang Guru ...
Orang² tersebut lalu memukuli kepala mereka sendiri sebagai tanda penyesalan dan bersimpuh di kaki Rumi. Mereka berdesakan meminta maaf dan menciumi tangan Rumi hingga pelan-pelan mereka pergi satu demi satu ...
Rumi pun berkata pada Sang Guru :
“Malam ini engkau telah membuatku terjerumus dalam masalah besar sampai aku harus menodai kehormatan dan nama baikku sendiri di depan umatku. Apa maksud semua ini Guru ?”
Sang Guru pun mengatakan :
“Agar engkau mengerti, bahwa kehormatan dan wibawa yang kau banggakan itu sebenarnya hanya khayalan semata."
"Kau pikir penghormatan orang-orang awam seperti mereka itu sesuatu yang abadi ? Padahal kau lihat sendiri, hanya karena dugaan satu botol minuman saja penghormatan itu sirna dan mereka jadi meludahimu, memukuli kepalamu, dan hampir saja membunuhmu.
Kehormatan yang selama ini kau bangga²kan bisa lenyap hanya dalam sesaat."
"Oleh karena itu, mulai hari ini berhentilah mencari penghormatan dari sesama manusia dan bersandarlah pada Zat yang tidak tergoyahkan oleh waktu dan tidak terpatahkan oleh perubahan zaman. DIA-lah Yang Mahatahu siapa sesungguhnya manusia yg terhormat dan siapa yang hanya mencari kehormatan palsu."
*copas
17/05/2020
DO'A DUDUK ANTARA DUA SUJUD :
▪ ROBIGHFIRLII
▪ WARHAMNII
▪ WAJBURNII
▪ WARFA'NII
▪ WARZUQNII
▪ WAHDINII
▪ WA'AAFINII
▪ WA'FUANNII
Do'a ini merangkum keperluan kita di dunia dan akhirat. Dan dibaca minimum 17 kali setiap hari.
Marilah kita hayati dan fahami maknanya :
▪ ROBBIGHFIRLII:
Wahai Tuhan ampunilah dosaku
Dosa adalah beban, yang menyebabkan kita berat melangkah menuju ke ridhaan اللّهُ. Dosa adalah kotoran hati yang mem-buat hati gelap, sehingga hati kita merasa berat sekali untuk melakukan kebaikan.
▪ WARRHAMNII:
Sayangilah diriku.
Kalau kita disayang اللّه hidup akan terasa tenang. Dengan kasih sayang اللّه kita akan terbimbing dan terdidik.
▪ WAJBURNII:
Tutup lah segala kekuranganku.
Banyak sekali kekurangan kita: kurang syukur, kurang sabar, kurang menerima kenyataan, mudah marah, pendendam dan lainnya. Kalau kekurangan kita ditutup/diperbaiki اللّهُ, maka kita akan menjadi manusia sejati
▪ WARFA'NII:
Tinggikanlah derajatku. Kalau اللّه sudah meninggikan derajat kita, maka penilaian makhluk akan terasa kecil/tiada arti dibandingkan penilaian ALLAH
▪ WARZUQNII:
Berikanlah aku rizkI. Sebagai hamba اللّهُ kita memerlukan rizki. اللّه mampu mendatangkan rizkI dari jalan yang tak disangka dan DIA lah yg mencukupi kebutuhan hambaNYA
▪ WAHDINII:
Berikanlah aku petunjuk/bimbinglah aku ke jalan yang benar.
Kita bukan hanya minta petunjuk/hidayah yang berkaitan dengan agama. Tetapi kita juga minta petunjuk agar terhindar dari mengambil keputusan yang Salah/keliru
▪ WA'AAFINII:
Berikanlah aku kesehatan.
Apabila kita sehat, kita dapat menambah kebaikan dan manfaat serta kita tidak menjadi beban kepada orang lain.
▪ WA'FUANNII:
Aku mohon agar kesalahanku dimaafkan dan dihapus dari buku catatan amal
Semoga ALLAH mengabulkan Doa Doa kita
Aamiin yaa Robbal'alamin.
14/09/2019
Aku malu minta-minta kepadaMu, karena sesuatu yang telah Engkau berikan sangat lebih dari cukup. Engkau sangat mengetahui keinginanku, kalau aku meminta, berarti aku belum paham bahwa Engkau Maha Mengerti. Kalaupun Engkau paksa aku untuk meminta, yang aku pinta hanya Ampunan dan maafMu saja.
Buya KH. Abdul Syakur Yasin Ibrohim, MA
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Website
Address
Guyangan
Pati
59158