Pecinta ulama

Pecinta ulama

Share

Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Pecinta ulama, Community Organization, Tanggerang, Tangerang.

Photos 10/10/2016

# DIANTARA KEUTAMAAN HARI 'ASYURO' (10 Muharram)

Bulan Muharram adalah bulan yang mulia disisi Allah SWT, karena di dalamnya ada satu hari yang mana Allah SWT mengagungkan pahala bagi orang2 yang ta'at kepada Allah SWT di hari tersebut, hari itu adalah hari 'Asyuro' (tgl 10 Muharram)

Diantara kemuliaan hari 'Asyuro' itu adalah ketika Allah SWT menyelamatkan Nabi Musa AS dan Bani Israil dari kejaran Fir'aun dan tentaranya, bahkan orang2 Yahudi terdahulu mempercayai tentang kemulian hari tersebut. Sebagaimana disebutkan dalam hadits Nabi Muhammad SAW :

" Diriwayatkan dari Ibnu Abbas Radhiyallahu 'anhuma, beliau berkata: Telah datang Rasulullah SAW ke Madinah, maka beliau menjumpai orang2 Yahudi sedang berpuasa pada hari 'Asyuro', dan beliau bertanya tentang hal tersebut, maka mereka menjawab: Hari ini adalah hari ketika Allah memberi kemenangan kepada Nabi Musa AS dan Bani Israil atas kaumnya Fir'aun, maka kami berpuasa karena mengagungkannya. Maka bersabda Rasul SAW: Kami (umat Islam) lebih berhak mengagungkan Musa daripada kalian, kemudian Rasul memerintahkan puasa pada hari tersebut (HR. Imam Bukhari)"

"Diriwayatkan juga dari Ibnu Abbas Radhiyallahu 'anhuma: Bahwa Rasul SAW berpuasa di hari 'Asyuro' dan beliau memerintahkannya, maka para sahabat berkata: Hal ini adalah sesuatu yang diagungkan oleh orang Yahudi dan Nasrani, maka Rasul SAW berkata: Jika nanti ditahun depan -insyaAllah- kita akan berpuasa hari yang kesembilan, maka ketika di tahun kemudian Rasul SAW tidak sempat puasa hari kesembilan sampai beliau wafat (HR. Imam Muslim)"

# DIANTARA AMALAN HARI .'ASYURO'

1. Sholat (selalu menjaga sholat lima waktu).
2. Puasa (lebih diutamakan tgl, 9 &10 Muharram).
3. Silaturrahmi.
4. Shodaqoh.
5. Mandi dimalam 'Asyuro'.
6. Bercelak / sifat mata.
7. Ziarah atau mengunjungi orang2 alim.
8. Menjenguk orang sakit.
9. Mengusap kepala anak yatim dan menyantuninya.
10. Meluaskan rizki keluarga/ menyenangkan keluarga.
11. Memotong kuku
12. Membaca Surah Al-Ikhlas 1000 X.
13. Memberi buka puasa bagi orang2 yang berpuasa 'Asyuro'.
14. Membaca do'a 'Asyuro':

حَسبُنَا اللّهُ وَنِعمَ الوَكِيلُ نِعمَ المَولَى وَنِعمَ النَّصِيرُ (X ٧٠)

"Hasbunallaahu wa ni'mal wakiilu ni'mal maula wa ni'man nashiir (70 X)"

بِسمِ اللّهِ الرَّحمنِ الرَّحِيمِ.
سُبحَانَ اللّهِ مِلءَ المِيزَانِ، وَمُنتَهَى العِلمِ، وَمَبلَغَ الرِّضَا وَزِنَةَ العَرشِ، لَا مَلجَاءَ وَلَا مَنجَا مِنَ اللّهِ إِلَّا إِلَيهِ، سُبحَانَ اللّهِ عَدَدَ الشَّفعِ وَالوَترِ، وَعَدَدَ كَلِمَاتِ اللّهِ التَّامَّاتِ كُلِّهَا، نَسأَلُكَ السَّلَامَةَ بِرَحمَتِكَ يَاأَرحَمَ الرَّاحِمِينَ، وَلَا حَولَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا باللّه العَلِيِّ العَظِيمِ، وَهُوَ حَسبُنَا وَنِعمَ الوَكِيلُ نِعمَ المَولَى وَنِعمَ النَّصِيرُ. وَصَلَّى اللّهُ عَلَى سَيِّدِنَا وَنَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ خَيرِ خَلقِهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحبِهِ أَجمَعِينَ. (X ٧)

Bismillahir Rohmaanir Rohiim.
Subhaanallaahi mil-al miizaan, wa muntahal 'ilmi, wa mablaghor ridhoo wa zinatal 'arsyi, laa maljaa-a wa laa manjaa minallaahi illaa ilaihi, subhaanallaahi 'adadas syaf'i wal watri, wa 'adada kalimaatillaahit taammaati kullihaa, nas-alukas salaamata birohmatika yaa arhamar roohimiin, wa laa haula wa laa quwwata illaa billaahil 'aliyyil 'adziim, wa huwa hasbunaa wa ni'mal wakiilu ni'mal maulaa wa ni'man nashiir. Wa shollaahu 'alaa sayyidinaa wa nabiyyinaa Muhammadin khoiri kholqihi wa 'alaa aalihi wa shohbihi ajma'iin. (7X)

-Darul Musthafa Solo Traditional Islamic Education-

Silahkan share
Semoga bermanfaat.

Photos 30/09/2016

Air mata Rasulullah Menetes karena kejadian ini...

MENCURI UANG ANAK SENDIRI

*Seorang lelaki datang kepada Rasulullah Saw mengadukan ayahnya yang menghabiskan uang miliknya tanpa meminta izin terlebih dahulu kepadanya* .

Rasulullah Saw memanggil ayah orang itu ke hadapan beliau. Ketika lelaki jompo itu datang dengan tertatih-tatih bersandar pada tongkatnya, Rasulullah Saw bertanya:

*“Betulkah kau mengambil uang anakmu tanpa seizinnya?”*

“Wahai Nabi Allah,” lelaki itu menangis, “ketika aku kuat dan anakku lemah, ketika aku kaya dan dia miskin, aku tidak membelanjakan uangku kecuali utk memberi makan kepadanya, bahkan terkadang aku membiar kan diriku kelaparan asalkan dia bisa makan."

*"Sekarang aku telah tua dan lemah sementara anakku tumbuh kuat. Aku telah jatuh miskin sementara anakku menjadi kaya. Dia mulai menyembunyikan uangnya dariku"*

"Dahulu aku menyediakan makan untuknya tapi sekarang dia hanya menyiapkan makan untuk dirinya. Aku tak pernah seperti dia memperlakukan aku."

"Jika saja aku masih sekuat dulu, aku masih akan merelakan uangku untuk dia.”

*Ketika mendengar hal ini, air mata Rasulullah Saw jatuh berlinang seperti untaian mutiara menimpa janggutnya yang suci* .

“Baiklah,” Rasulullah Saw berkata, “Habiskan seluruh uang anakmu sekehendak hatimu. Uang itu milikmu…”

Saudara-saudaraku,

*Apakah orang tua Anda masih hidup?? Ingat, surga Anda ada di bawah telapak kaki mereka. Mungkin kesempatan Anda untuk berbakti kepada mereka tidak begitu lama lagi. Sangat dianjurkan Anda yang tinggal jauh dari orang tua, p**anglah. Temui dan pandang wajah mereka dgn penuh cinta yg tulus, krn boleh jadi wajah itu tidak akan lama lagi menghilang dari pandangan Anda utk selama-lamanya..* .

*Semoga bermanfaat*
utk diri kita masing2 dan utk diri Anda sendiri, Amin

Photos 27/08/2016

WANITA TARIM DAN SEDEKAH

Wanita-wanita Tarim adalah wanita yang sangat istimewa dari segala hal. Menjadi istimewa karna mereka di didik dalam jalur Sayyidatuna Fathimah.

Setiap apa yang mereka lakukan tidak pernah menyimpang dari ajaran al-Qur’an, Sunnah Nabawi serta dari jejak Sayyidatuna Fathimah.

al-Habib Ahmad bin Hasan al-Athos berkata: “Aku bisa mendatangkan dalil dari semua adat Ahli Tarim dari al-Qur’an dan Hadits Nabi S.A.W.”

Kita lihat bukan dalil ibadah mereka tapi adat (kebiasaan) mereka pun tidak lepas dari al-Qur’an dan Sunnah Nabi S.A.W. Oleh karena itu mereka adalah qiblat kita yang bisa kita tiru sedikit demi sedikit sifat-sifat mereka.

Al-Habib Alwi bin Abdullah bin Syahab berkata : “Jika semua di dunia ini sudah buta maka Tarim masih bisa melihat dengan satu mata.”

Buta yang di maksud sebab rusaknya akhlaq manusia serta dosa-dosa manusia yang membuat mereka kehilangan perangai serta akhlaq mereka, tapi di Tarim masih ada kebaikan.

Bahkan salah seorang habaib berkata: “Siapa orang yang kehilangan akhlaq maka datanglah ke Kota Tarim niscaya semua yang hilang darimu akan kembali dan menjadi jauh lebih baik.”

Mereka wanita Tarim berlomba-lomba dalam kebaikan begitu halnya dalam bershodaqoh. Mereka sangat senang bershodaqoh walaupun di sisi yang lain mereka orang-orang yang miskin dalam segi harta. Tak jarang dari mereka makan sehari sekali. Bahkan yang menjadi makanan pokok mereka Kurma dan air sebab keterbatasan ekonomi mereka. Akan tetapi mereka menghadapinya dengan senyum dan besar hati. Bahkan tetangga mereka tidak mengetahui keadaan mereka yang sedang kelaparan sebab dari kekayaan hati mereka membuat nampak kenyang di hadapan tetangga-tetangganya.

Walaupun mereka hidup dalam kekurangan ekonomi, mereka tetap berusaha bershodaqoh dengan apapun yang mereka miliki. Demi mengharap pahala, keagungan setta keridhoan di sisi Allah.

Alhabib Ahmad bin Umar bin Smith pernah bercerita,

“Salah seorang wanita Tarim meninggal dunia. Ketika ia di mandikan Si Wanita yg Meninggal tersebut tersenyum. seperti orang yang sedang tertawa dan hal ini membuat kagum wanita2 yang memandikannya.Salah seorang yang memandikannya adalah wanita sholihah. Ia menghampiri sang jenazah seraya berbisik di telinganya, ” Beri tahu aku mengapa kau tersenyum ketika aku memandikanmu?”

Ketika malam hari wanita sholihah yang memandikan tadi bermimpi sang jenazah dan berkata, ” Sesungguhnya setiap hari aku bershodaqoh pada orang yang pertama kali aku lihat. Ketika suatu hari aku keluar membawa shodaqoh aku tidak menemukan seorang pun untuk ku berikan shodaqoh kecuali seekor anak keledai. Maka ku berikan shodaqohku padanya. Dan hal inilah yang pertama aku jumpai yaitu pahala beshodaqoh pada anak keledai oleh karena itu aku tersenyum. [Majmu’ Kalam al-Habib Alwi bin Abdullah bin Idrus bin Syahab, hal 43]

Subhanallah….

Hal yang bisa kita petik dari kisah Wanita Tarim di atas, kaya bukan dengan harta tapi kaya adalah kaya hati. Berapa banyak orang kaya tapi nampak seperti orang miskin yang takut keluarganya mati kelaparan.

Al-Habib Ahmad bin Umar al-Hinduan berkata, “Orang miskin itu adalah orang yg masih ada dalam dirinya rasa takut miskin.”

Shodaqoh tidak harus menunggu kaya. Shodaqoh tidak harus banyak, terkadang di hadapan kita kecil tapi di hadapan orang lain sangatlah berguna. Jangan meremehkan amal yang kecil siapa tahu, di dalamnya ada Keridhoan Allah dan menjadi penyebab keselamatan kita.

Mudah-mudahan bermanfaat. [Halawatul Iman©]

🌷🌹🌸سبحان الله، والحمد لله، ولا إله إلا الله ،والله اكبر🌷🌹🌸✨
✨🌷🌹🌸للَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وسلم🌷🌹🌸✨
✨🌷🌹🌸رب اغفر لي و لوالديا,رب اغفر لي و لوالديا,رب اغفر لي و لوالديا🌷🌹🌸✨
✨🌷🌹🌸استغفر الله للمؤمنين و المؤمنات x27 ✨🌷🌹🌸
💞🌹🌻✨Darokah Yaa Ahlal Madinah, Yaa Tarim Wa Ahlaha ✨🌻🌹💞

Want your organization to be the top-listed Non Profit Organization in Tangerang?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Telephone

Website

Address

Tanggerang
Tangerang