FP Unud

FP Unud

Share

Page Fakultas Pertanian Universitas Udayana

Photos from FP Unud's post 25/01/2025

Sivitas akademika Fakultas Pertanian Universitas Udayana mengucapkan Selamat dan Sukses Pengukuhan Guru Besar Tetap Universitas Udayana untuk Dosen Kami Prof. Dr. Gusti Ngurah Alit Susanta Wirya, S.P., M.Agr. dan Prof. Dr. Ir. I Ketut Sardiana, M.Si. di Gedung Auditorium Widya Sabha Universitas Udayana tanggal 25 Januari 2025, semoga FP Unud semakin Jaya.

24/09/2024

Segenap sivitas akademika Fakultas Pertanian Universitas Udayana mengucapkan Selamat Hari Raya Galungan (25/09/2024) dan Kuningan (05/10/2024) kepada umat Se-Dharma di mana pun berada.
Semoga kita senantiasa diberikan kebahagian dan kebijaksanaan dalam kehidupan.

Photos from FP Unud's post 19/09/2024

Gelar Seminar Internasional Fakultas Pertanian Universitas Udayana Hadirkan Lima Orang Pembicara Internasional

Masih dalam rangkaian perayaan hari jadi yang ke-57 dan BKFP ke-46, Fakultas Pertanian Universitas Udayana menyelenggarakan Seminar Internasional dengan tema Development Technology to Support Sustainable Agriculture, Kamis (19/09/2024) yang bertempat di Ruang Aula Pascasarjana Lantai 3, Kampus UNUD Sudirman, Denpasar.

Seminar internasional ini dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Akademik yang pada kesempatan tersebut mewakili Rektor. Terlihat beberapa Dekan di lingkungan Universitas Udayana, para dosen serta mahasiswa tampak hadir memenuhi ruangan Aula Pasca Sarjana. Adapun pembicara utama dalam seminar ini adalah Miyakawa Katsutoshi dari Konsulat Jenderal Jepang di Denpasar yang memaparkan tentang ketahanan pangan, pembentukan sistem pangan yang seimbang, perbaikan lingkungan hidup, ekonomi, dan mitigasi bencana.

Putu Oki Bimantara selaku ketua panitia melaporkan jumlah peserta yang hadir dalam seminar internasional ini hampir mencapai 150 peserta. Dalam sambutannya Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. I Gede Rai Maya Temaja, MP menyampaikan bahwa tema seminar internasional ini sangat relevan dengan tantangan yang dihadapi sektor pertanian saat ini. Pertanian berkelanjutan merupakan sebuah keniscayaan dalam menghadapi perubahan iklim, degradasi lahan, dan tuntutan ketahanan pangan global. Peran teknologi juga dapat menjawab berbagai tantangan yang ada dan mendukung pertanian yang ramah lingkungan.

Rangkaian seminar dibagi ke dalam dua sesi dengan moderator Ni Wayan Febriana Utami, Ph.D dan Prof. I Gusti Agung Ayu Ambarawati, Ph.D. Enam pembicara yang diundang dalam seminar ini berasal dari dalam dan luar negeri. Pembicara tersebut adalah: (1) I Putu Sudiarta, Ph.D (Fakultas Pertanian Universitas Udayana), (2) Prof. Dr. Zulqarnain Mohamed (Universiti Malaya), (3) Assoc. Prof. Dr. Nor Kartini Abu Bakar (Universiti Malaya), (4) Assoc. Prof. Dr. Yusmin (Universiti Malaya), (5) Katrina Klett (University of Minnesota, USA), dan (6) Handhi S Kentjono (co-founder and Chief Operating Officer at Manna/Isaru). Materi yang dibawakan oleh para pembicara sangat beragam dan terdiri atas berbagai macam latar belakang ilmu seputar penanggulangan hama dan gulma, kimia analitik, genetik tanaman, pemanfaatan lebah dalam pertanian, serta penggunaan pupuk organik probiotik.

16/09/2024

Dalam rangka perayaan hari jadi ke-57 dan BKFP ke-46. Kami bermaksud menginformasikan dan mengundang Bapak/Ibu dalam acara Seminar Internasional Fakultas Pertanian Universitas Udayana dengan tema“Development technology to support sustainable agriculture” yang akan dilaksanakan pada:

🗓 Hari/Tanggal : Kamis, 19 September 2024
📍Waktu : 08.00 – Selesai
🕒Tempat : Ruang Aula Pascasarjana Lantai 3, Gedung Pascasarjana, Kampus UNUD Sudirman, Denpasar.

mohon dapat p**a mengisi link berikut : https://bit.ly/3XpQM30 sebagai konfirmasi kehadiran pada saat acara.

Photos from FP Unud's post 08/09/2024

Perayaan HUT FP Ke-57, Fakultas Pertanian Unud Komitmen Jaga Ketahanan Pangan di Bali

Fakultas Pertanian Universitas Udayana berkomitmen untuk turut serta menjaga ketahanan pangan di bali dengan menghasilkan berbagai varietas unggul dibidang pertanian, hal tersebut diungkapkan Rektor Universitas Udayana, Prof. Ir. Ngakan Putu Gede Suardana, M.T.,Ph.D.,IPU., dalam sambutannya pada perayaan HUT Fakultas Pertanian ke-57 dan Badan Kekeluargaan Fakultas Pertanian (BKFP) ke 46 bertenpat di Lapangan FP Unud Kampus Jimbaran, Jumat (6/9).

Hadir dalam kegiatan ini, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Prof. Ir. I Ketut Sudarsana, S.T.,Ph.D., Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama & Informasi, Prof. Dr. dr. I Putu Gede Adiatmika, M.Kes., Para Dekan Fakultas Universitas Udayan, serta seluruh Dosen, Mahasiswa, dan Staff di Lingkup Civitas Akademika Fakultas Pertanian Unud.

Berbagai Kegiatan dilakukan untuk merayakan HUT Fakultas Pertanian ke-57 dan Badan Kekeluargaan Fakultas Pertanian (BKFP) ke 46, diataranya dengan melaksanakan kegiatan jalan santai, termasuk penanaman jeruk keprok tejakula di areal Fakultas Pertanian kampus imbaran.

Rektor Universitas Udayana, Prof Ngakan Suardana mengatakan, diusia yang semakin bertambah, Fakultas Pertanian bisa semakin maju dan melakukan instrospeksi diri terhadap apa yang telah dilakukan, dan apa yang akan dilakukan kedepannya mengingat persaingan Perguruan Tinggi yang semakin ketat. "kita harus berpacu dengan waktu untuk terus meningkatkan kualitas dan bersaing dengan perguruan tinggi yang lain, baik di dalam negeri maupaun luar negeri" ujarnya.

Fakultas Pertanian yang merupakan salah satu Fakultas di bawah naungan Universitas Udayana, diharapkan bisa menjadi pendukung utama untuk pemenuhan ketahan pangan secara mandiri di bali. "Bagaiaman Fakultas Pertanian bisa mengembangkan varietas unggul dan varietas baru sehingga bisa menghasilkan produksi pangan dengan kualitas yang baik dan bisa diterima oleh masyarakat, termasuk untuk pemenuhan hotel dan restoran yang berasal dari masyarakat bali" pungkas Prof Ngakan Suardana.

Dalam kesempatan tersebut Rektor Unud juga mengapresiasi Fakultas Pertanian unud yang telah memprakarasi penanaman Jeruk Keprok Tejakula di areal kampus untuk membangkitkan kembali kejayaan Jeruk Keprok Tejakula, mengingat Jeruk Keprok Tejakula dulu sempat berjaya, namun akibat penyakit CVPD kejayaan jeruk tersebut menjadi hilang.

"Penaman Jeruk Keprok Tejakula ini merupakan hal yang sangat bagus. Walaupun masih ada penyakit CVPD, namun dengan teknologi yang telah dikembangkan oleh Fakultas Pertanian ternyata penyakit tersebut bisa diatasi, sehingga hari ini bisa ditaman" ucapnya.

Dekan Fakultas Pertanian Unud, Dr. Gusti Ngurah Alit Susanta Wirya, S.P, M.Agr., mengatakan, usia 57 merupakan perjalanan panjang dari Fakultas Pertanian. Banyak hal sudah diperbuat untuk kemajuan pertanian di bali dan indonesia. "Pada Hut ke-57 kali ini, kita ingin melihat langkah apa yang sudah kita perbuat, dan apa yang akan kita perbuat kedepannya. Jadi di Hut ke-57 ini kita bresepakat untuk maju sesuai dengan singkatan dari angka 57 (Maju)" ujarnya.

Lebih lanjut, Alit Susanta Wirya menjelaskan bahwa Fakultas Pertanian akan terus memperbaiki kurikulum, dimana sesuai dengan Permen 53 Perguruan Tinggi dituntut untuk terus memperbaiki kurikulum untuk meningkatkan kualitas pendidikan.

"Perbaikan kurikulum ini kita sesuaikan dengan tuntutan pertanian masa depan, salah satunya bagaimana kita mengembangkan smart farming, dan pertian harus mementingkan sustainabality atau keberlanjutan dengan mengembangkan pertanian organik. Itu wajib kita kembangkan dalam kurikulum sehingga lulusan ini bisa menjadi pionir dalam pengembangan pertanian di indonesia." jelasnya.

Salah satu hal menarik yang dilakukan oleh Fakultas Pertanian Unud dalam HUT kali ini adalah penanaman Jeruk Keprok Tejakula di areal Fakultas Pertanian oleh Pimpinan di Civitas Akademika Universitas Udayana, hal ini dilakukan sebagai penanda bahwa selama 2 tahun ini, Fakultas Pertanian dilibatkan oleh Pemerintah Provinsi Bali, untuk bagaimana mengembalikan kembali kejayaan Jeruk Keprok Tejakula.

"Kita 2 tahun telah meneliti di Tejakula apakah masih ada penyakit CVPD atau tudak, dan bagimana teknologi yang kita kembangkan bisa kembali menghasilkan jeruk kerpok tejakula itu lagi. Jangan sampai kita kehilangan jeruk di daerah Tejakula, sehingga tidak ada salahnya kita tanam disini sebagai penanda, apalagi daerah bukit dulunya merupakan salah satu penghasil jeruk keprok sebelum adanya penyakit CVPD" ungkap Alit Susanta.

Selain kegiatan jalan santai dan penanaman jeruk keprok tejakula, berbagai kegiatan lain juga dilaksanakn dalam perayaan HUT FP ke-57 dan Badan Kekeluargaan Fakultas Pertanian (BKFP) ke-46 diantaranya lomba tarik tambang, Joged, penampilan band dari mahasiswa dan dosen dan pembagian door prize dengan hadiah utama sepeda listrik dan berbagai hadiah hiburan lainnya. (kbh5/kabarbalihits.com)

Photos from FP Unud's post 07/09/2024

Rektor Unud Tanam Bibit Jeruk Keprok Tejakula dalam Rangka HUT FP dan BKFP di Kampus Bukit Jimbaran

Rangkaian acara HUT FP pada tahun 2024 ini diadakan dengan mengambil tema “Eskalasi Eksistensi Fakultas Pertanian Universitas Udayana. Segenap civitas akademika Fakultas Pertanian yang terdiri dari dekanat, dosen, tendik serta seluruh mahasiwa bersama-sama merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Fakultas Pertanian ke 57 dan Badan Kekeluargaan Fakultas Pertanian (BKFP) ke 46. Upacara bendera dan persembahyangan bersama dilaksanakan pada hari senin tanggal 2 September 2024 sedangkan acara puncak diadakan pada hari jumat tanggal 6 September 2024 yang diawali dengan melakukan jalan santaioleh segenap civitas akademika di sekitar kampus bukit Jimbaran.

Rektor Universitas Udayana Prof. Ngakan Putu Gede Suardana turut hadir dalam acara puncak dan sekaligus beliau berkenan membuka secara resmi acara perayaan HUT Fakultas Pertanian dan BKFP. Acara ini juga turut dihadiri oleh para Dekan di lingkungan Universitas Udayana. Dalam sambutannya Rektor mengatakan agar keluarga besar Fakultas Pertanian terus menjaga silaturahmi dan dapat berkontribusi nyata bagi lingkungan serta menjaga keberlanjutan pertanian di Bali. Rektor juga berpesan kepada seluruh mahasiswa Fakultas Pertanian agar tidak malu menjadi petani. “Jadilah petani muda yang keren , jadilah Interpreneur yang sukses “ begitu pesan Rektor. Karena dengan menghasilkan pangan yang berkualitas dapat mensupport Bali sebagai daerah pariwisata. Tidak lupa beliau juga menekankan agar hasil-hasil penelitian yang telah dilakukan serta penemuan-penemuan baru yang dihasilkan hendaknya disosialisakan kepada petani dan masyarakat.

Pada kesempatan itu p**a Rektor beserta jajarannya dan para dekan yang hadir melakukan penanaman bibit Jeruk Keprok Tejakula di areal kampus Fakultas Pertanian di bukit Jimbaran. Dipilihnya Jeruk keprok Tejakula merupakan simbol dan harapan akan kebangkitan dan pelestarian buah lokal yang dahulu pernah berjaya disamping kondisi iklim di bukit Jimbaran yang hampir sama dengan iklim di Tejakula Buleleng tempat asal buah Jeruk Keprok Tejakula.

Rangkaian acara HUT lainnya yang digelar Fakultas Pertanian adalah lomba-lomba keakraban antar mahasiswa dan dosen seperti lomba gebogan, nglawar, tarik tambang, games seru hingga hiburan seperti joged dan band. Dekan Fakultas Pertanian Dr.Alit Susanta Wirya mengharapkan agar tahun ini Fakultas Pertanian dapat lebih maju seperti umurnya yang ke 57 dan dapat lebih meningkatkan prestasi untuk mengharumkan nama Fakultas Pertanian.

Photos from FP Unud's post 04/09/2024

Kuliah Tamu Meriahkan HUT FP Unud ke 57 dan BKFP ke 46

Dalam rangka kegiatan HUT ke 57 dan BKFP ke-46, Fakultas Pertanian Universitas Udayana mengadakan kuliah tamu dengan narasumber bapak Dr. Dradjad Hari Wibowo yang merupakan Ekonom Senior Indef dan Ketua Pendiri IFCC (Indonesian Forestry Certification Cooperation) dengan tema “Hilirisasi sebagai Perubahan Struktural dan Pentingnya Kelestarian: Pengalaman Hilirisasi Pertanian dan Non Pertanian di Indonesia” yang diadakan di Ruang Rapat Senat Fakultas Pertanian Universitas Udayana pada hari Rabu , 4 September 2024.

Materi yang disampaikan dalam kuliah tamu tersebut adalah mengenai Hilirisasi sebagai Perubahan Struktural dan Pentingnya Kelestarian Pengalaman Hilirisasi Pertanian dan Non Pertanian di Indonesia. Dr Dradjad Hari Wibowo mengatakan bahwa dengan menggunakan model dua-sektor Lewis, model neoklasikal Solow, dan dua tantangan Rodrik, pengalaman hilirisasi kayu lapis dan kertas & bubur kertas serta kegagalan hilirisasi migas di Indonesia mengajarkan bahwa SDA terbarukan, hilirisasi harus memenuhi prinsip kelestarian. Untuk SDA tidak terbarukan, hilirisasi dilakukan dalam koridor mitigasi dan adaptasi perubahan iklim. Surplusnya perlu diinvestasikan ke pengembangan SDM, teknologi dan inovasi, agar Indonesia bertransformasi menjadi brain based economy. Lebih lanjut dikatakan tanpa hilirisasi Indonesia kehilangan kesempatan kerja, nilai ekonomi, devisa, dan pemasukan negara dalam jumlah yang besar. Manfaat dari hilirisasi sudah terlihat jelas. Bahkan komoditas yang bahan bakunya diimpor pun, hilirisasi tetap bisa dan perlu dijalankan.

Berlaku sebagai moderator dalam kuliah tamu ini adalah Prof. Ir. I Gusti Agung Ayu Ambarawati, M.Ec., Ph.D yang merupakan guru besar tetap Fakultas Pertanian Universitas Udayana, sedangkan peserta kuliah tamu adalah mahasiswa dan dosen yang berasal dari Fakultas Pertanian Universitas Udayana dan Dosen Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Udayana.

Photos from FP Unud's post 30/08/2024

Gede “Jamur” Artha Sabet Wirausaha Sosial Terbaik #1 dalam Ajang Pikiran Terbaik Negeri 2024

I Gede Artha Sudiarsana,S.P.,M.Agb. sesorang penyuluh pertanian di BPP Kerambitan Kabupaten Tabanan dan juga seorang agrosociopreneur dengan brand usahanya Gede Jamur dengan luar biasa berhasil menyabet Wirausaha Sosial Terbaik #1 dalam ajang Pikiran Terbaik Negeri Tahun 2024 yang diselenggarakan di Ciputra Artpreneur, Jakarta pada 25 Agustus 2024.
Pikiran Terbaik Negeri adalah Grant-Competition yang diinisiasi oleh Yayasan BUMN, berkolaborasi dengan ekosistem investasi berdampak seperti Venture Capital (VC) dari dalam maupun luar BUMN, serta didukung oleh media partner dengan cakupan global sebagai mitra yang memperluas jangkauan program dan komunitas penggerak usaha/inovasi sosial seluruh Indonesia.
Program Pikiran Terbaik Negeri memiliki tujuan utama yaitu untuk menemukan, membina, dan mengembangkan wirausaha sosial yang mampu memberikan dampak nyata, tidak hanya bagi kehidupan masyarakat Indonesia, melainkan juga bagi keberlanjutan lingkungan. Program ini menargetkan 20 wirausaha sosial sebagai penerima grant. “Saya satu-satunya peserta wakil dari Bali. Sebelum masuk grand final, saya harus bersaing dengan peserta yang terdaftar sebanyak 990 lebih dari seluruh Indonesia. Pada Grand Final ini, tersisa ada 20 peserta. Astungkara, saya terpilih sebagai pemenangnya”, ujar Gede Artha jebolan Program Sarjana Agribisnis dan Magister Agribisnis FP Unud Magister Agribisnis Universitas Udayana mengutip Warta Perhiptani.
Gede Artha selaku seorang wirausaha muda mengatakan ide membuka usaha ini datang dari keprihatinannya melihat ada banyak limbah sekam kayu yang dibuang percuma. Merintis usaha di tahun 2015 di Banjar Dinas Pipid Laga, Desa Pipid, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem – Bali, saat dirinya masih duduk dibangku kuliah memilih jurusan Agribisnis di Universitas Udayana. Dia ingin kembali ke desa mengembangkan potensi yang ada di desa kelahirannya itu.
Berkat ketekunan dan kegigihannya dalam berbudidaya jamur, beberapa penghargaan telah ia raih diantaranya Duta Petani Muda Nasional 2016, Juara II Petani Berprestasi 2018, Juara 1 Socipreneur Muda Indonesia (Soprema) Kategori Start-Up di UGM tahun 2018, Juara 1 Pegadaian Star-Up Competition Kategori Agripreneur Tahun 2019, dan yang terbaru Meraih Penghargaan Kepemudaan Wiramuda Berprestasi Kategori Sociopreneur dari Menteri Pemuda dan Olahraga RI pada Puncak Hari Sumpah Pemuda ke 95 tahun 2023 di Monumen Nasional, Jakarta.
Gede berprinsip, kunci dari kesuksesan adalah konsistensi dan sifat tidak mudah menyerah. Gede juga mengajak generasi mileneial untuk ikut mengembangkan pertanian, karena sektor pertanian merupakan bisnis yang akan selalu ada dan dibutuhkan sepanjang manusia membutuhkan makanan. Serta membuktikan dengan pertanian yang smart akan menghasilkan dan bisa berdampak bagi lingkungan sekitar.

17/08/2024

Civitas Akademika Fakultas Pertanian Universitas Udayana mengucapkan Dirgahayu Republik Indonesia ke-79 "Nusantara Baru Indonesia Maju".

Photos from FP Unud's post 12/08/2024

Meningkatkan IKU Universitas Udayana, Fakultas Pertanian Universitas Udayana Selenggarakan Workshop Penyegaran Rencana Pembelajaran Semester (RPS) Tahun 2024

Workshop Penyegaran Rencana Pembelajaran Semester (RPS) Fakultas Pertanian Semester Ganjil Tahun 2024. Acara yang diselenggarakan pada hari Senin, 12 Agustus 2024 bertempat di Aula Gedung Pascasarjana Lantai III Universitas Udayana Denpasar ini dihadiri oleh Dekan, para Wakil Dekan, para Koordinator Program Studi di lingkungan Fakultas Pertanian, Koordinator Tata Usaha beserta jajarannya, beserta para dosen dan undangan yang lain. Kegiatan ini diadakan untuk menyegarkan kepada para dosen di lingkungan Fakultas Pertanian terkait Rencana Pembelajaran Semester (RPS) berbasis Team Based Project (TBP) dan Case Method (CM), sekaligus dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Fakultas Pertanian ke – 57 serta Dies Natalis Universitas Udayana ke – 62.

Dekan Fakultas Pertanian menyampaikan dalam sambutannya, pengump**an RPS salah satu Indikator Kinerja Utama (IKU) Fakultas yang juga mendukung IKU Universitas Udayana sehingga pengump**an RPS penting untuk menaikkan IKU Universitas Udayana. Target Pencapaian IKU 7 Fakultas Pertanian Universitas Udayana adalah 40%. Setelah dilakukan penyegaran RPS pada workshop hari ini diharapkan mampu mencapai target 40%.

Narasumber pada sesi I hari ini, I Putu Sudiarta, SP., M.Si., Ph.D., memaparkan materi mengenai RPS dan Kebijakan Fakultas Pertanian. Narasumber kedua yaitu I Ketut Sardiana memaparkan materi mengenai Penyusunan RPS untuk Praktisi Mengajar. Selanjutnya Sesi II dilanjutkan dengan materi Kebijakan dan Praktik Baik Penerapan RPS TBP dan CM di masing – masing Program Studi yang dibawakan oleh Koordinator Progam Studi Agribisnis, Agroekoteknologi, dan Arsitektur Lanskap.

Adapun Team Based Project (TBP) merupakan metode pembelajaran aktif melalui penggunaan kelompok kecil baik di dalam kelas maupun luar kelas. Metode TBP dapat menghasilkan luaran seperti poster, produk, video pembelajaran, logbook, dan dokumentasi lainnya. Sedangkan Case Method (CM) merupakan metode pembelajaran untuk memecahkan kasus atau masalah. Penerapan metode Case Method akan membantu mahasiswa mengasah dan meningkatkan keterampilan berpikir kritis untuk memecahkan masalah, kemampuan berkomunikasi, berkolaborasi dan kreativitas.

08/08/2024

Civitas Akademika Fakultas Pertanian Universitas Udayana mengucapkan Turut Berduka Cita atas berp**angnya Prof. Dr. Ir. I Nyoman Gde Antara, M. Eng., IPU.
Rektor Universitas Udayana periode 2021-2023.

08/08/2024

Civitas Akademika Fakultas Pertanian Universitas Udayana mengucapkan Turut Berduka Cita atas berp**angnya Prof. Dr. Ir. I Nyoman Sutawan, M.Sc.
Rektor Universitas Udayana periode 1993-1997.

Want your school to be the top-listed School/college in Badung?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Address


Jalan Kampus Bukit Jimbaran
Badung
80361

Opening Hours

Monday 08:00 - 16:00
Tuesday 08:00 - 16:00
Wednesday 08:00 - 16:00
Thursday 08:00 - 16:00
Friday 08:00 - 16:00