TOBA TV

TOBA TV

Share

Media Informasi & Hiburan

29/08/2025

Puncak Festival Andaliman 2025 sukses digelar di Gurgur Nature, Tampahan, dengan peluncuran resmi skincare Euteria berbahan andaliman oleh PT Morita. Produk unggulan seperti body wash, lotion, cream, dan sunscreen menandai transformasi andaliman dari bumbu tradisional menjadi inovasi kosmetik modern. Acara dihadiri pejabat daerah, dengan penyerahan apresiasi kepada tokoh pelestari budaya Batak, pembagian bibit andaliman untuk petani, bazar UMKM, serta hiburan dari artis lokal. Festival ini diharapkan mendorong pengembangan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal Batak ke pasar internasional.

28/08/2025

Dalam rangka Festival Andaliman 2025, SMA Negeri 1 Tampahan mengadakan Workshop Aksara Batak pada 26 Agustus 2025 yang disambut antusias oleh para siswa. Kegiatan ini menghidupkan kembali minat terhadap warisan budaya Batak, termasuk Aksara Batak dan Turi-turian (cerita rakyat). Kepala sekolah menyampaikan apresiasi atas keterlibatan Batak Center dalam kegiatan ini.

Festival juga dimeriahkan oleh pelaku UMKM, seniman, dan tokoh masyarakat, termasuk artis Batak Tongam Sirait. Produk andaliman inovatif turut ditampilkan, seperti Bandrek Andaliman dan Piltik Coffee. Sebagai penutup, akan diluncurkan produk skincare berbasis andaliman oleh PT Morita pada 27 Agustus.

Festival ini bertujuan melestarikan budaya Batak sekaligus mendorong ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal ke kancah global.

26/08/2025

Festival Andaliman 2025: Tanaman Lokal Hingga Produk Skincare Global

Siborong-borong, 25 Agustus 2025 – Festival Andaliman 2025 resmi dibuka dengan seminar “Persiapan Produk Berstandar Nasional dan Global” di SMA Negeri 1 Siborong-borong. Kepala sekolah Herbin Togatorop membuka acara yang menghadirkan narasumber utama sekaligus alumni, Drs. Maruap Siahaan, MBA, bersama Prof. Dr. Parsaoran Siahaan dan Mardi Siahaan. Seminar diikuti para guru, siswa, serta tamu undangan dengan antusiasme tinggi.

Dalam pemaparannya, Maruap Siahaan menyinggung kembali penelitian yang ia lakukan di ITB pada tahun 1991, ketika pertama kali memperkenalkan nama latin andaliman dalam literasi ilmiah, yakni Zanthoxylum Acanthopodium DC. Penelitian ini melibatkan sains dan teknologi dengan menghasilkan Andaliman Oil dalam ukuran nano melalui isolasi berteknologi tinggi dan lintas disiplin ilmu. Hasil riset menunjukkan produk krim andaliman efektif membunuh bakteri Cutibacterium acnes, penyebab utama jerawat.

Festival Andaliman 2025 yang berlangsung pada 25–27 Agustus 2025 juga menghadirkan pameran UMKM dengan produk turunan andaliman sebagai unggulan Toba. Para pelaku usaha menyampaikan rasa syukur dapat terlibat dalam ajang ini, yang tidak hanya mempromosikan kekayaan lokal, tetapi juga membuka peluang andaliman menjadi produk bernilai ekonomi tinggi di pasar nasional maupun global.

Sebagai puncak acara, 27 Agustus 2025 akan digelar Grand Opening Skincare Euterria with Andaliman Oil oleh PT Morita. Produk yang akan diluncurkan meliputi Euterria Zantholeum Body Wash, Body Lotion, Moisturizing Cream, dan Sunscreen Cream. Kehadiran rangkaian skincare ini diharapkan menjadi tonggak baru yang mengangkat andaliman dari bumbu tradisional khas Toba menjadi inovasi modern berstandar internasional.

12/08/2025

Batak Center menggelar seminar di Toba untuk mendorong standarisasi dan inovasi produk turunan andaliman, rempah khas Danau Toba. Acara yang dihadiri oleh petani, UMKM, dan pejabat daerah ini membahas peluang andaliman sebagai bumbu berstandar, bahan kosmetik, dan obat herbal. Narasumber utama, Maruap Siahaan dan Mardi Sinaga, menekankan pentingnya standar mutu pascapanen dan inovasi produk. Produk kosmetik Euteria berbahan andaliman turut diperkenalkan sebagai terobosan baru. Batak Center berkomitmen menjadikan andaliman sebagai produk unggulan berdaya saing nasional dan global.

03/08/2025

“BWF 2025: Dari Festival Menuju Ekosistem Literasi yang Berkelanjutan”
Effendi Napitupulu Pemerintah Kabupaten Toba Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Toba Ita Siregar Kementerian Kebudayaan RI Jejetobing Sumuntul
Ekosistem sastra di Balige tumbuh sebagai denyut baru yang memperkaya budaya lokal. Dipelopori oleh Ita dan komunitas sejiwa, Festival Sastra Balige (BWF) telah berlangsung sejak pasca pandemi dan kini memasuki tahun keempat (31 Juli–3 Agustus 2025). Festival ini lahir dari semangat literasi dan pencarian sejarah yang menegaskan Balige sebagai ruang hidup bagi ide dan kata, yang menyatu erat dengan identitas Batak. Dukungan pemerintah melalui kehadiran Annisa Rengganis menunjukkan adanya jembatan nyata antara komunitas dan negara. Membangun literasi adalah kerja kolektif dan berjangka panjang—sebuah upaya menumbuhkan harapan dan memperluas suara dari daerah.

Pembangunan

Want your business to be the top-listed Media Company in Balige?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Category

Telephone

Website

Address


Jalan Washinton Hinalang Bagasan
Balige
22316