Hunian Islami Modern

Hunian Islami Modern

Share

Dapatkan Informasi Seputar Hunian Islami dan Asri Murni Syariah tanpa Denda, Sita, dan Akad Bermasalah.

Photos 14/03/2017

7 ALASAN MENGAPA KAVLING SYARIAH MENJADI PILIHAN INVESTASI TERBAIK

“Di mana Bumi dipijak, di situ tanah dikavling”
(Putu Putrayasa – Pengusaha)

Pernyataan dari Putu Putrayasa di atas merupakan suatu hal yang cukup relevan di masa sekarang. Kita bisa lihat sendiri di berbagai daerah sudah begitu banyak tanah yang dikavling atau dipetak-petakan dan kemudian dijual. Ini tak hanya terjadi di daerah perkotaan, tetapi juga merambah hingga ke pelosok desa yang terkadang sangat jauh dari pemukiman penduduk. Biasanya, kavling tersebut dibeli untuk kepentingan investasi oleh sang pembelinya.

Lalu akan muncul pertanyaan, “Mengapa kavling menjadi pilihan investasi hingga semakin banyak digandrungi orang?” Jawaban umumnya adalah karena investasi kavling merupakan bentuk investasi properti yang hingga saat ini menjadi salah satu pilihan terbaik di antara berbagai jenis investasi lainnya. Hal ini desebabkan karena investasi properti mempunyai resiko yang cenderung rendah dan keuntungan yang lebih tinggi, bahkan, kadang kala bisa berlipat-lipat dari modal.

Secara khusus, ternyata investasi properti dalam bentuk kavling memiliki kelebihan daripada bentuk investasi properti lainnya. Ditambah lagi jika kavling tersebut merupakan kavling yang bersistem syariah. Tentunya menjadi nilai tambah bagi yang membelinya. Berikut ini kami paparkan 7 Alasan Mengapa Kavling Syariah Menjadi Pilihan Investasi Terbaik.

1. Harga Lebih Murah
Investasi properti yang paling murah. Hal ini pantas disematkan oleh properti yang berbentuk lahan atau tanah. Begitu p**a kavling yang juga merupakan sebutan petak tanah yang umumnya sudah diukur sehingga jelas batas-batasnya.

Jika dibandingkan dengan properti dalam bentuk bangunan jadi, seperti rumah atau ruko, bisa dipastikan harganya akan berbeda cukup jauh. Misalnya di lokasi yang sama ada penjualan unit kavling dan juga unit rumah dengan luas petak tanah yang sama. Kalau harga kavlingnya untuk tipe luas 72 m2 hanya 100 jutaan, harga kavling plus rumahnya bisa sampai 300 jutaan untuk tipe bangunan dengan luas 36 m2. Padahal bisa jadi biaya pembuatan rumahnya kurang dari 100 juta.

2. Capital Gain Tinggi
Siapapun tahu bahwa harga tanah selalu mengalami kenaikan. Persentasenya bisa mencapai 20 sampai 25% tiap tahunnya, bahkan dua kali lipat setelah 5 tahun ke depan. Inilah nilai plus yang menjadikan investasi tanah cocok bagi siapa saja yang ingin berinvestasi dan memiliki keuntungan yang besar.

Properti yang memiliki return dan capital gain tinggi seperti tanah atau kavling, sebaiknya jangan dijual dalam waktu singkat. Tunggu dulu hingga harganya naik signifikan. Biasanya, kenaikan nilai properti akan sangat terasa setelah lima tahun.

Terlebih, persediaan tanah tidak akan bertumbuh dan bertambah, sedangkan permintaan akan semakin bertambah seiring pertumbuhan penduduk yang membutuhkan lahan tinggal. Menurut prinsip ekonomi, di mana semakin banyak permintaan maka akan semakin tinggi juga penawarannya. Bisa dibayangkan ketika kavling tersebut berada di daerah yang mulai ramai dan banyak perumahan ataupun pusat bisnis, maka tak perlu ragu penawarannya semakin tinggi dan cocok menjadi pilihan investasi.

3. Perencanaan Sesuka Hati
Ketika mempunyai kavling, berarti sang pemilik bebas mau mengapakannya. Apakah mau dibiarkan saja untuk investasi hingga harganya naik, dipakai untuk berkebun, ataupun dibuat bangunan/rumah di atasnya. Perlu diingat, khusus untuk perencanaan pendirian rumah, zonasi peruntukan wilayahnya apakah untuk pemukiman atau bukan harus diperhatikan.

Selain itu, jika pemilik kavling membeli kavling yang berada di kawasan perumahan, ia memiliki waktu dan perencanaan yang lebih fleksibel terkait pembangunan rumahnya. Ia bisa menentukan kapan waktu yang tepat untuk membangun dan seperti apa desain berikut spesifikasi rumah idamannya. Jadi tidak harus selalu terikat oleh pihak developer yang menjual kavling di perumahan tersebut.

4. Minim Biaya
Perawatan kavling yang berupa tanah kosong memang tak memerlukan biaya besar dan menyulitkan. Berbeda dengan properti berupa bangunan, seperti rumah, apartemen, ruko, kantor, atau kios, yang harus terus dipelihara sehingga kerap merogoh kocek setiap tahun. Bahkan, cukup dengan “membiarkannya” saja punkeuntungan dari kenaikan harganya di masa depan akan tetap diperoleh.

5. Punya Nilai Tambah ( Added Value )
Keuntungan dari kavling bisa bertambah ketika tanahnya dikembangkan. Banyak ditemukan pengembangan perumahan dalam skala kecil yang dikemas dalam bentuk cluster. Bahkan, jika lahan tergolong strategis, kavling tersebut malah dapat dijadikan ruko.

Selain itu, terdapat juga kavling yang berada di kawasan perumahan yang di dalamnya sudah tersedia atau akan dibangun berbagai fasilitas umum maupun fasilitas sosial. Fasilitas-fasilitas itu akan menjadi nilai tambah pada harga kavling tersebut. Terlebih, jika di atas kavling didirikan bangunan di atasnya. Maka, harganya akan semakin tinggi.

6. Bisa Dialokasikan untuk Bisnis
Bisa dijadikan sarana berbisnis adalah keuntungan lain yang bisa didapat dengan berinvestasi tanah atau kavling. Sambil menunggu masa lima tahun hingga harga tanah naik dua kali lipat, kavling bisa dimanfaatkan untuk ruang berbisnis tambahan. Misalnya, kebun sayur, lahan parkir, atau taman untuk acara pesta pernikahan.

7. Berkah di Dunia dan Akhirat
Ada beberapa kelebihan yang dimiliki oleh kavling syariah yang tidak dimiliki kavling lain pada umumnya. Pertama, perihal sistem pembiayaannya yang memakai sistem syariah sehingga tanpa ada unsur riba. Tidak memakai pembiayaan bank dan akad-akadnya dijaga agar tak ada yang bermasalah secara hukum syariah.

Kedua, pihak pengembang yang menjual kavling syariah biasanya membuat fasilitas dan konsep yang mendukung terwujudnya lingkungan islami pada kawasan kavling syariahnya. Ketiga, orang-orang yang berminat dan membeli kavling syariah umumnya mempunyai kecenderungan peduli terhadap Islam dan syariah. Hal-hal tersebut tentunya membuat kawasan di mana kavling syariah berada mempunyai potensi membentuk lingkungan yang nyaman dan mudah-mudahan membawa keberkahan.

Itulah 7 Alasan Mengapa Kavling Syariah Menjadi Pilihan Investasi Terbaik yang sebaiknya diketahui oleh Anda jika ingin berinvestasi di bidang properti. Selain itu, ketika nanti Anda sudah memutuskan untuk berinvestasi dalam bentuk kavling syariah maka pertimbangkanlah potensi kawasan di mana kavling tersebut berada. Kavling yang berada di kawasan perumahan syariah adalah salah satu opsi yang layak Anda pertimbangkan.

Photos 29/01/2017

Rumahku adalah Surgaku.

Rumah yang kita tempati bersama keluarga bukan sekedar tempat kita meneduh dari panasnya terik Matahari, bukan juga hanya sekedar melindungi kita dari dinginya malam, namun lebih dari itu, rumah yang Islami ialah rumah yang dibangun semata-mata dalam rangka untuk beribadah kepada Allah Azza wa Jalla. Inilah biasa yang kita sebut dengan istilah BAITI JANNATI atau Rumahku adalah surgaku.

Berikut langkah menjadikan rumah menjadi ladang ibadah kepada Allah SWT:

 Memuliakan Tamu
Jika ada tamu yang mengucapkan salam di depan pintu rumah, maka hendaknya pemilik rumah menjawabnya. Menjawab salam sesama Muslim berarti menunaikan hak sesama Muslim.
“Ketika mereka masuk dan memberi salam, maka Ibrahim menyambut dengan salam juga kepada orang-orang yang belum dikenal itu.” (QS Adz-Dzariyat [51]: 25)
Agar tamu segera merasakan sikap yang ramah dari tuan rumah, maka segeralah menyuguhkan hidangan. Hal itu dijelaskan dalam al-Qur`an ketika Nabi Ibrahim Alaihissalam menyuguhkan hidangan kepada tamunya. “Kemudian Ibrahim menghidangkan pada mereka.” (QS: Adz-Dzariyat [51]: 27)
Bahkan di antara tanda keimanan yang sempurna di dada seseorang ialah dimilikinya akhlakul karimah dalam perbuatan maupun ucapan. “Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari Akhir maka hendaklah ia menghormati tamunya…” (Riwayat Bukhari dan Muslim)

 Berbuat Baik Terhadap Tetangga

Ajaran Islam sangat menganjurkan hubungan yang baik dengan tetangga.
Dari Ibnu Umar dan Aisyah. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wassallam bersabda, “Jibril selalu berpesan kepadaku agar berbuat baik terhadap tetangga sehingga aku mengira kalau-kalau mereka akan diberi hak waris.” (Riwayat Bukhari dan Muslim)
Pilihlah rumah di antara tetangga yang baik. Sebab jika tetangga dan lingkungannya baik, maka hidup akan merasa nyaman. Bila memungkinkan lokasinya dekat dengan masjid, sehingga bisa menunaikan shalat berjamaah, dan anak-anak terbiasa dengan suasana ibadah.
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wassallam menghubungkan berbuat baik kepada tetangga dengan keimanan seseorang. Perhatikan sabdanya, “Siapa yang beriman kepada Allah dan hari Akhir, maka janganlah mengganggu tetangganya.” (Riwayat Bukhari dan Muslim)

 Lingkungan yang Baik

Peduli dengan lingkungan yang sehat akan menciptakan kehidupan yang sehat p**a. Adapun hal yang pertama harus diperhatikan untuk membangun atau memilih lokasi rumah adalah lingkungan (bi’ah) yang baik. Sebab, lingkungan sangat berpengaruh terhadap kepribadian, perilaku, dan pola pikir seseorang.
Hindari lingkungan yang tidak kondusif dalam menumbuhkan nilai-nilai kebaikan, dan ketaatan pada agama. Misalnya, di lingkungan yang terjadi penyimpangan aqidah, senang berjudi, dan minum minuman keras.
Secara eksplisit, al-Qur`an menyatakan bahwa segala jenis kerusakan yang terjadi di permukaan bumi ini merupakan akibat ulah tangan yang dilakukan oleh manusia dalam berinteraksi terhadap lingkungan hidupnya;
“Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).” (QS: Ar-Rum [30]: 41).

 Rumah yang Bersih
Jika rumah kita bersih, maka akan membantu kita untuk tetap sehat dan bugar. Suasana rumah yang sehat tidak hanya membantu kita untuk bebas dari stres, tetapi juga membantu untuk meningkatkan produktivitas ibadah dan kerja kita.
Islam adalah agama yang cinta kebersihan. Kita diingatkan oleh Nabi Shallallu ‘alaihi Wassallam jika hendak memelihara hewan seperti anjing karena berkaitan dengan hal najis. Bahkan Islam melarang memelihara anjing kecuali untuk kepentingan penjagaan keamanan atau pertanian.
Simak sabda Rasulullah Shallallu ‘alaihi Wassallam ini, “Malaikat tidak akan memasuki rumah yang di dalamnya terdapat anjing dan juga tidak memasuki rumah yang di dalamnya terdapat gambar (patung).” (Riwayat Ahmad, Bukhari, Muslim, Tirmidzi, Nasa’i dan Ibnu Majah)

 Senantiasa Bersyukur

Sungguh, suatu rahmat yang luar biasa jika kita diberi keluasan, dan kelapangan rezeki, sehingga dapat membangun sebuah rumah. Padahal, betapa banyak saudara kita yang kurang beruntung sehingga tidak memiliki kemampuan untuk memiliki rumah. Masih banyak orang yang kedinginan, kehujanan karena tak punya tempat berteduh. Jadi, sudah sepantasnya kita bersyukur atas rahmat dan rezeki yang telah diberikan Allah kepada kita.
Allah Ta’ala sama sekali tidak mendapat keuntungan apapun dari sikap syukur hambanya. Sebaliknya, kesyukuran manusia itu, manfaatnya kembali kepada mereka sendiri.
Allah Ta’ala menyatakan;
”Barangsiapa yang bersyukur, maka hal itu adalah untuk (kebaikan) dirinya sendiri. Barangsiapa yang ingkar, sesungguhnya Tuhan itu Maha Kaya dan Maha Mulia.” (QS: An-Naml [27]: 40)
Bersyukur karena ia merupakan kunci peningkatan rezeki. Menurut Ibn Qayyim al-Jauziyah, syukur merupakan pujian dan pengakuan hamba terhadap nikmat Allah yang disertai rasa cinta dan ketaatan kepada-Nya.
Allah Ta’ala berfirman, “Jika kamu bersyukur, maka Aku akan menambah (nikmat) itu kepadamu, dan jika kamu ingkar maka sesungguhnya siksa-Ku sangat pedih. (Ibrahim [14]: 7). Wallahu a’lam.
Share jika bermanfaat

Want your business to be the top-listed Realtor/realty Service in Banten?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Category

Telephone

Website

Address


Komplek Bukit Indah Blok H4 No 6 Serua Ciputat
Banten