Matapadi
"Sejarah adalah saksi zaman"
Orang Biasa dalam Sejarah Luarbiasa.
19/11/2020
Sebagai sosok panglima besar militer, Soedirman bukanlah sosok yang memiliki fisik seperti yang kita bayangkan tentang seorang pemimpin militer yang biasanya tinggi besar, gagah, lengkap dengan atribut maskulinitas lainnya. Soedirman hanyalah sosok sederhana berpostur kurus, lusuh, sakit-sakitan, bahkan saat menjalani perang gerilya beliau harus ditandu untuk naik turun gunung. Namun, keteguhan hatinya, ketabahannya, kebulatan tekadnya, dan kegigihannya niscaya mampu membuat gentar siapa pun yang berhadapan dengannya.
Kharisma Soedirman juga menciptakan efek lain yang membuat setiap orang yang berada di sekitarnya merasakan kewibawaan dan jatuh hati padanya. Dari sinilah kita bisa memahami mengapa banyak orang yang bersedia mengikuti dan bahkan mengusungnya dengan tandu masuk dan keluar hutan, menaiki dan menuruni gunung dan lembah, selama berbulan-bulan tanpa pernah melanggar perintahnya. Lebih dari sekedar perasaan takut, kepatuhan yang ditunjukkan para anak buahnya tampaknya berasal dari kepribadian Soedirman yang begitu menarik ini.
Baca kisah perjuangan sang panglima besar dalam buku "Soedirman: Bapak Tentara Indonesia", dapatkan hanya di toko Shopee MATAPADISTORE.
17/11/2020
Sejak awal, Pangkalan Udara Maguwo telah menjadi bagian penting dari sejarah militer dan perjuangan Indonesia. lebih dari sekadar sebuah tempat, Maguwo telah menjadi salah satu simbol dari kedaulatan militer. Di tempat inilah, para penerbang pertama Indonesia dilahirkan dan menjadi cikal bakal dari Angkatan Udara. Perananya yang sangat penting dan strategis, membuat Maguwo menjadi sasaran penting dalam pendudukan militer baik oleh Jepang maupun Belanda. di tempat ini, para prajurit berguguran untuk mempertahankan dan merebutnya.
Beberapa tokoh penting dan peristiwa bersejarah menyangkut Maguwo dan aksi Angkatan Udara selama masa revolusi diungkap dalam buku ini. Termasuk juga tentang keberadaan pesawat-pesawat yang saat itu menjadi aktor dalam sejarah awal dirgantara Indonesia. dengan segala keterbatasannya, Maguwo dan Angkatan Udara berhasil menuliskan cerita perlawanan yang menjadi bagian tak terpisahkan dari perjuangan Indonesia.
Dapatkan buku “Palagan Maguwo: Dalam Mempertahankan Kemerdekaan Republik Indonesia (1945-1949)”. Kunjungi Shopee MATAPADISTORE untuk pemesanan buku.
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Contact the business
Website
Address
Minggiran MJ II/1378, RT 63/17 Suryodiningratan, Mantrijeron
Bantul
55141
Opening Hours
| Monday | 08:00 - 16:00 |
| Tuesday | 08:00 - 16:00 |
| Wednesday | 08:00 - 16:00 |
| Thursday | 08:00 - 16:00 |
| Friday | 08:00 - 16:00 |
| Saturday | 08:00 - 16:00 |