Inikepri.com

Inikepri.com

Share

25/05/2026

Pemerintah Kabupaten Natuna masih menghadapi tekanan fiskal yang cukup berat akibat menurunnya pendapatan daerah dalam lebih dari satu tahun terakhir. Kondisi tersebut berdampak terhadap kemampuan daerah dalam menjalankan pembangunan dan pembiayaan berbagai program.

Berkurangnya alokasi Dana Bagi Hasil (DBH) minyak dan gas dari pemerintah pusat, ditambah penundaan penyaluran dana kurang bayar DBH, menjadi salah satu penyebab utama melemahnya kondisi keuangan daerah.

Bupati Cen Sui Lan mengatakan situasi tersebut memang menjadi tantangan besar bagi pemerintah daerah. Namun, ia menegaskan bahwa kondisi sulit tidak boleh membuat pemerintah kehilangan semangat dalam bekerja melayani masyarakat.

“Kita memang sedang berada dalam situasi yang tidak mudah. Pendapatan daerah turun, sementara kebutuhan masyarakat tetap harus dipenuhi. Tapi saya selalu percaya, daerah ini tidak boleh berhenti hanya karena keadaan sedang sulit. Pemerintah harus tetap berdiri di depan, mencari jalan keluar dan memastikan pelayanan dasar masyarakat tetap berjalan,” kata Cen Sui Lan.

Ia menuturkan, ketergantungan Natuna terhadap sektor migas membuat daerah sangat terdampak ketika terjadi pengurangan dana transfer dari pusat. Karena itu, pemerintah daerah kini berupaya membuka peluang lain agar aktivitas ekonomi masyarakat tetap bergerak.

Menurutnya, salah satu langkah yang dilakukan adalah mendorong lebih banyak program pembangunan pusat masuk ke Natuna agar dapat memberikan dampak ekonomi langsung kepada masyarakat.

Baca selengkapnya klik link dibawah ini

https://www.inikepri.com/2026/05/25/natuna-dilanda-tekanan-fiskal-begini-strategi-cen-sui-lan-menghadapinya/

Want your business to be the top-listed Media Company in Batam?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Telephone

Address


Townhouse Cluster Avante Blok A5 Nomor 6
Batam
29444