PapaResa

PapaResa

Share

EDUKASI ✅
TRENDING TOPIK✅
MOTIVASI✅
REACTION✅

29/04/2026

SIKAP KETIKA DIRENDAHKAN ORANG LAIN.

Sakit sih.., ketika ada yg berkomentar miring, menghakimi kita, saat kita mengutarakan pendapat kita di media sosial.

Apakah kalian pernah mengalaminya?
Lantas bagaimana menyikapinya?

Ada sebuah postingan yg lewat diberandaku, yg bikin aku tertawa geli.

Dia justru membalaskan sakit hatinya, dengan memamerkan keberhasilan anak²nya diberbagai Perguruan Tinggi Negri, dan sudah bekerja diberbagai perusahaan besar.
Dia sakit hati, karena dikatain "guoblock" oleh netizen, ketika memberi penilaian atas publik figur.

Tanpa sadar, photo yg diunggahnya, bisa terdeteksi oleh publik figur yg dinilainya.

Bukan bermaksud menakut nakuti loh, gimana nanti, kalau karir anaknya tiba tiba mandek, karena ulah orangtuanya yg tak bertanggung jawab.

Tentang mendidik anak.., diatas langit, tentu ada langit.
Tentang berkonten(posting dimedsos), tentu ada pro dan kontra, yg mesti disikapi dengan bijak.

Bila, caranya membalas dengan memamerkan keberhasilan, itu membuktikan bahwa dia ingin diakui(benar), dan anti kritik.

Tentu hal ini tidaklah sehat(secara jiwa).

Silahkan posting apa pun itu, jauhkan diri dari segala sakit hati.

Atau.. Stop posting, kalau tak mau dikomentari.

Ingat... Sebaik apa pun postinganmu, tidak akan mampu menyenangkan semua pihak.

Justru, berterimakasihlah dan ambillah pelajaran atas hinaan yg kita Terima.

19/04/2026

Terimakasih untuk semua pihak🙏

Kasus penggelapan dana di BNI KCP Aek Nabara, Labuhanbatu, Sumatera Utara.

Sosok Pelaku & Modus

​Tersangka utamanya adalah Andi Hakim Febriansyah (AHF), mantan Kepala Kantor Kas BNI Aek Nabara. Modusnya adalah menawarkan produk investasi palsu bernama "Deposito Investment" sejak tahun 2019.

​Janji Manis: Bunga tinggi sekitar 8% per tahun (padahal bunga bank resmi jauh di bawah itu).
​Dokumen Palsu.

Dia memalsukan bilyet deposito dan tanda tangan nasabah agar terlihat resmi, padahal uangnya tidak masuk ke sistem bank tapi masuk ke rekening pribadi dan keluarganya.

​Korban & Total Kerugian

​Korbannya adalah jemaat Gereja Katolik Paroki Aek Nabara melalui unit Credit Union (CU) mereka. Total uang yang digelapkan mencapai Rp28,5 Miliar. Kabar sedihnya, uang ini adalah tabungan yang dikumpulkan umat selama sekitar 45 tahun.

​Pelarian ke Australia

​Setelah aksinya mulai tercium pada awal 2026, Andi sempat mengajukan pensiun dini dan kabur ke Australia. Namun, berkat kerja sama Polda Sumut dengan Interpol dan pihak Australia, dia akhirnya berhasil ditangkap di Bandara Kualanamu pada 30 Maret 2026 saat mencoba kembali ke Indonesia.

​Status Pengembalian Dana (Update 19 April 2026)
​Baru saja per hari ini, pihak BNI memberikan pernyataan resmi:
​Rp7 Miliar sudah ditalangi/dikembalikan oleh BNI ke pihak gereja sebagai tahap awal.

​Sisanya (sekitar Rp21,5 Miliar) dijanjikan akan diselesaikan atau dibayar dalam minggu-minggu ini melalui mekanisme perjanjian hukum yang transparan.

​Pihak gereja, terutama Suster Natalia Situmorang yang mengelola CU tersebut, kabarnya sempat sangat tertekan karena beban moral kepada ribuan jemaat sebelum akhirnya ada kejelasan soal pengembalian dana ini.

01/04/2026

Mulai hari ini, nikmatilah

29/03/2026

Sinaga 02 banyak bacot⁉️
Tampung sitikkam sembat.

Want your business to be the top-listed Media Company in Batam?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Category

Address


Batam