Kata Batam

Kata Batam

Share

𝑲𝒂𝒃𝒂𝒓 𝑩𝒂𝒊𝒌 𝑩𝒂𝒕𝒂𝒎

Photos from Kata Batam's post 07/07/2026

::: KABAR MTQH: Firmansyah Hadir di Sela Lomba, Kobarkan Motivasi Peserta KTIQ Batam

TANJUNGPINANG, KataBatam– Suasana haru dan semangat, membara kala Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Batam, yang juga Sekretaris Daerah Kota Batam Firmansyah, mengunjungi para peserta Karya Tulis Ilmiah Alquran (KTIQ) di Hotel Aston Tanjungpinang, Selasa (7/7/2026).

Dengan penuh antusiasme, Sekda secara langsung memberikan semangat dan dukungan kepada delegasi Kafilah Kota Batam yang berhasil melaju ke babak final.

Kedatangannya bak menyuntikkan “amunisi” baru bagi para pelajar yang harus bertarung selama 8 jam menulis naskah ilmiah berbasis Alquran.

“Terus semangat dan tetap mengalir dalam menulis naskah. Optimis berikan penampilan yang terbaik untuk Kota Batam, insya Allah menuju nasional,” ujarnya, yang langsung disambut sorak-sorai semangat para peserta.

Kedua peserta Kafilah Kota Batam berhasil menembus babak final setelah melewati babak penyisihan pada Minggu (5/7/2026) dengan tema "Kerukunan Umat Beragama".

Di babak final hari ini, mereka menghadapi tantangan baru dengan tema "Kelestarian Lingkungan" — isu krusial yang mengajak generasi muda untuk berpikir solutif menghadapi tantangan keberlanjutan alam demi generasi mendatang.

Kegiatan ini tak sekadar kompetisi menulis, melainkan wadah pembentukan karakter generasi Qur’ani yang cerdas, peduli lingkungan, serta mampu menjawab isu-isu kontemporer dengan nilai-nilai keislaman.

Dukungan penuh dari pemerintah kota ini diharapkan dapat menjadi motivasi tambahan bagi para peserta untuk membawa pulang prestasi terbaik bagi Batam di tingkat nasional.

Semangat juang mereka menjadi bukti nyata bahwa generasi muda Batam siap bersaing sekaligus berkontribusi untuk masa depan Batam yang lebih baik.

Semoga sukses, para calon juara! (ski)

06/07/2026

::: INSPIRASI PAGI: Filosofi Jalan Kaki

DALAM buku "The Walker: On Losing and Finding Yourself in the Modern City (2020)", Matthew Beaumont, menyoroti bagaimana berjalan kaki (walking) bukan sekadar aktivitas fisik biasa, melainkan sebuah tindakan yang memiliki dimensi filosofis, sosial, politik, dan kritis—terutama di era modern/kapitalis.

Sejak Revolusi Industri, berjalan kaki mulai “ditinggalkan” karena ada kereta, trem, mobil. Orang kaya naik kendaraan, pejalan kaki sering dikaitkan dengan kelas bawah. Bahkan berjalan kaki tanpa tujuan jelas (bukan untuk bekerja atau berbelanja), dianggap melawan arus, hingga dicap radikal. Mengapa?

Pasalnya, berjalan kaki "memperlambat ritme hidup", karena memaksa orang hadir di ruang dan waktu. Beda dengan kehidupan modern (kerja kantor, transportasi cepat, konsumsi) yang membuat masyarakat buta terhadap lingkungan.

Dengan berjalan kaki, orang sering melihat detail kecil: retak di trotoar, ekspresi wajah orang, iklan, arsitektur, sampah dan lain-lain. Kota berubah dari “mesin produksi & konsumsi” menjadi ruang kontemplasi dan imajinasi.

Karena itulah, orang yang “hanya jalan-jalan” dilihat sebagai pemalas, penganggur, atau bahkan ancaman, karena mereka punya waktu luang untuk mengamati dan mempertanyakan sistem yang ada. Lama kelamaan, berjalan kaki menjadi bentuk perlawanan pasif.

Di Paris, Prancis abad ke-19, dikenal istilah "Flâneur" (dari kata flâner = berkeliaran). Mereka adalah “pengamat kota” yang kritis. Mereka mengamati masyarakat, mode, arsitektur, dan kehidupan kota tanpa terlibat langsung.

Bagaimana dengan saat ini? Di era smartphone, GPS, dan hustle culture, berjalan tanpa tujuan semakin langka. Memang nanyak orang sekarang “jalan”, tapi hanya untuk exercise atau step counter, bukan untuk mengamati.

Padahal, di dunia yang serba cepat dan transaksional, berjalan kaki adalah salah satu cara paling efektif untuk memahami masyarakat secara mendalam, mengembangkan pemikiran kritis, hingga menemukan diri sendiri di tengah hiruk-pikuk kota.

Bagaimana menurut Anda? (riza)

06/07/2026

::: Erlita Jadikan Hari Anak 2026 Edukatif & Super Meriah: Anak Batam Harus Bahagia!

BATAMCENTER, KataBatam– Ketua Tim Penggerak PKK Kota Batam Hj Erlita Sari Amsakar, memimpin langsung rapat persiapan Peringatan Hari Anak Tingkat Kota Batam, yang akan digelar pada 8 Agustus 2026 di Dataran Engku Putri, Senin (6/7/2026).

Kegiatan tersebut akan diselenggarakan oleh TP-PKK Kota Batam, bekerja sama dengan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Batam, sebagai bentuk komitmen dalam menghadirkan ruang yang menyenangkan, edukatif dan inspiratif bagi anak-anak.

Dalam arahannya, Erlita mengajak seluruh OPD untuk berkolaborasi dan memberikan dukungan penuh agar peringatan Hari Anak dapat berlangsung meriah serta memberikan pengalaman yang berkesan bagi anak-anak Batam.

“Saya ingin anak-anak di Kota Batam bisa memperingati hari mereka. Saya ingin membahagiakan mereka,” ujarnya.

Ia berharap peringatan Hari Anak bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi momentum bagi anak-anak untuk menikmati hari istimewa yang dipersembahkan khusus bagi mereka.

Istri Wali Kota Batam H Amsakar Achmad ini, juga menekankan pentingnya sinergi seluruh perangkat daerah agar kegiatan tersebut benar-benar hidup dan memberikan dampak positif bagi anak-anak.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Batam, Yusfa Hendri, menjelaskan bahwa peringatan Hari Anak tahun ini mengusung tema “Harmonisasi Anak Batam Bahagia (HAMBA)”.

Menurutnya, berbagai rangkaian kegiatan telah disiapkan dengan melibatkan langsung anak-anak dan remaja sebagai pelaku utama acara. Di antaranya penampilan Forum Anak Kota Batam, fashion show Batik Batam, hingga berbagai aktivitas edukatif dan kreatif.

“Kemudian juga akan ada kuis dan doorprize menarik untuk menambah semarak acara,” ujar Yusfa. (ski)

06/07/2026

::: Bukti Kepedulian Erlita, 30 Kursi Roda Ukir Senyum & Nyalakan Harapan Warga Disabilitas

BATAMCENTER, KataBatam– Ketua Tim Penggerak PKK Kota Batam Hj Erlita Sari Amsakar, menyerahkan bantuan sebanyak 30 unit kursi roda kepada penyandang disabilitas di Kota Batam, Senin (6/7/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja TP-PKK Kota Batam sekaligus rangkaian peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Tahun 2026 tingkat Kota Batam.

Penyerahan bantuan berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan menjadi bentuk nyata kepedulian TP-PKK Kota Batam, terhadap penyandang disabilitas agar memperoleh kemudahan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Dalam kesempatan tersebut, Erlita berharap bantuan alat bantu mobilitas ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi para penerima.

“Semoga alat bantu ini dapat memudahkan aktivitas bapak dan ibu semua,” ujar istri Wali Kota Batam H Amsakar Achmad ini.

Ia menegaskan bahwa perhatian terhadap penyandang disabilitas merupakan bagian dari upaya mewujudkan masyarakat yang inklusif, di mana setiap warga memiliki kesempatan yang sama untuk menjalani kehidupan secara lebih baik.

Program pemberian alat bantu kursi roda ini merupakan bagian dari Layanan Rehabilitasi Sosial bagi Penyandang Disabilitas yang bertujuan meningkatkan aksesibilitas, mobilitas, serta kualitas hidup penyandang disabilitas di Kota Batam.

Melalui kegiatan sosial tersebut, TP-PKK Kota Batam berharap dapat terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kota Batam dalam menghadirkan program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, khususnya kelompok rentan, sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat. (ski)

Want your business to be the top-listed Media Company in Batam?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Category

Address


Batam