WargaNet News
Berita dan Fakta Indonesia
07/08/2022
BAYI MENINGGAL SETELAH DI AJAK ORANG TUANYA NAIK MOTOR 13 JAM MALAM HARI DARI TEGAL KE SURABAYA.
Pasutri berinisial FJ dan RA berniat menonton bola di Surabaya. Ia berangkat membawa bayinya yang berusia 6 bulan dari Tegal menuju Surabaya.
Awalnya mereka ingin menyewa mobil, karena harga sewanya kisaran 2jt akhirnya mereka nekat naik motor dari Tegal ke Surabaya, berangkat mulai pukul 17.30 sore dan sampai di Surabaya kisaran jam 07.30 pagi, 13 jam perjalanan karena berhenti beberapa kali.
Sekitar jam 8.30 pagi setelah di mandikan, tiba-tiba bayinya tidak berhenti batuk dan terus terusan menangis, akhirnya mereka pergi ke RS Gunungsari.
Saat di Rumah Sakit, ia sempat ditanya pihak rumah sakit mengenai kartu keluarga. Pasutri tersebut menjelaskan jika dirinya di Surabaya hanya liburan dan akan menonton bola.
Pihak RS lalu memeriksa kondisi bayi tersebut, merasa kurangnya fasilitas untuk merawat gejala yang di alami bayi tersebut, pihak RS Gunungsari merujuk pasien tersebut ke RSAL, di perjalanan menuju RSAL istrinya menangis sambil mengatakan bayinya sudah tidak bergerak. Dan sesampainya di RSAL bayi tersebut dinyatakan meninggal dunia.
Sc Eris Riswandi
Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo minta maaf kepada institusi Polri dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga Brigadir Yosua.
Hal tersebut ia sampaikan saat memenuhi panggilan penyidik Bareskrim Polri, Kamis (4/8). Sambo juga meminta agar sejumlah pihak tidak berasumsi terkait peristiwa tersebut.
"Saya menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Brigadir Yosua semoga keluarga diberikan kekuatan, namun semua itu terlepas dari apa yang telah dilakukan saudara Yosua kepada istri dan keluarga saya," kata Sambo.
Sumber : https://www.instagram.com/fakta.indo
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Address
Batang