Radenmas Reza Multimedia

Radenmas Reza Multimedia

Share

Warga Bijak TaaT Pajak,, Warga Bijak BaYar Pajak.!

03/07/2026

Warga Bijak Taat Pajak, Warga Bijak Bayar Pajak.!

Menjadi warga negara yang baik bukan sekadar tentang membayar pajak tepat waktu, tetapi juga tentang menjaga rekam jejak diri agar tetap bersih, putih, dan taat pada aturan hukum yang berLaku.

AlhamduLiLLah, proses pengurusan berkas administratif Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) meLaLui sistem digital resmi berjaLan lancar dan taktis tanpa hambatan. Lembar pratinjau digital sudah keLuar dengan status cLear: bersih dari catatan kriminal apa pun.

Mengurus keLengkapan dokumen negara seperti ini adaLah bentuk kepatuhan normatif kita sebagai warga negara yang tertib administratif. Ketika semua sistemnya sudah tersertifikasi resmi oLeh institusi negara, meLangkah ke mana pun dan mengeLoLa urusan apa pun di lapangan jadi terasa jauh lebih mantap, aman, dan bertenaga.

Tetap tertib, tetap ikuti prosedur resmi, dan seLaLu jaga integritas diri di mana pun kita berada! JOSSS! 🦅🇮🇩

25/06/2026

MEMANG HALAL, TAPI APAKAH LAYAK.? YUK, PAHAMI BATAS AMAN KONSUMSI BANGKAI IKAN.! 🐟💡

Teman-teman semua, daLam syariat kita, ikan memiLiki keistimewaan yang sangat luar biasa. Ikan (bersama BeLaLang) adaLah satu-satunya bangkai di dunia ini yang hukum asaLnya HaLaL untuk dimakan tanpa perLu proses penyembeLihan. Ibaratnya, kita seperti punya "kuLkas hidup" di rumah; kaLau ada yang mati, secara hukum tidak langsung haram.

Tapi tunggu duLu.! Mentang-mentang hukumnya haLaL, bukan berarti semua bangkai ikan yang kita temukan bisa langsung main cempLung ke penggorengan ya. Kita tetap harus taktis dan cerdas meniLai indikator keLayakan konsumsinya demi kesehatan tubuh kita.

LaLu, bagaimana toLok ukur bahwa bangkai ikan tersebut masih aman dan layak kita konsumsi.? Yuk, kita bedah lewat 3 sensor taktis ini:

1. Cek Fisik Panca Indra (SOP Utama)

- Mata Ikan: Harus yang masih jernih, cembung (menonjol), dan pupiLnya hitam pekat. KaLau matanya sudah putih susu, keruh, atau ambLes ke daLam, itu tanda ikan sudah mati terLaLu lama.
- Insang: Begitu dibuka, warnanya wajib merah segar atau merah tua cerah. KaLau sudah berubah cokeLat tua, pucat, atau berLendir bau, langsung coret dari daftar menu.!
- Daging: Tekan bagian punggungnya. KaLau masih kenyal, padat, dan eLastis (kembaLi ke bentuk semuLa), berarti ototnya masih bagus. KaLau ditekan langsung ambLas dan lembek hancur, jangan diambil.
- Aroma: Harus bau amis khas air/ikan segar yang normal. Bukan bau busuk amoniak yang menyengat hidung.

2. SeLidiki Penyebab Kematiannya

- Layak Konsumsi: Jika ikan mati karena faktor fisik atau keceLakaan teknis. Contohnya, ikan gabus yang meLompat keLuar dari bak LaLu kehabisan oksigen di lantai (seLama beLum berjamur/dikerubuti semut), atau mati karena kaLah bertarung/kanibaLisme dengan sesamanya. Ini 100% aman dieksekusi.!
- TIDAK Layak Konsumsi: Jika ikan mati karena terserang penyakit parah (badannya penuh borok/jamur putih kapas) atau mati karena keracunan zat kimia (seperti air bak kecipratan sabun atau obat serangga). Bangkai seperti ini wajib dibuang karena racun atau bakterinya bisa membahayakan tubuh kita jika termakan.

3. Batas ToLeransi Waktu

Jika ikan mati di daLam air dan sudah mengambang terbaLik daLam waktu yang lama (misalnya mati semaLaman saat kita tidur) hingga perutnya membesar dan lembek, lebih baik jangan diambil risikonya. Suhu air yang hangat mempercepat bakteri pembusuk merusak kuaLitas daging dari daLam. IdeaLnya, eksekusi ikan yang matinya masih daLam hitungan beberapa jam saja (kondisi fisik masih kaku segar).

Memanfaatkan "kuLkas hidup" itu boLeh banget dan sangat hemat, tapi tetap harus mengutamakan prinsip kesehatan dan kebersihan ya!

Semoga edukasi singkat dari ruko ini bermanfaat untuk kita semua di seLuruh penjuru dunia. Yuk, share ke teman-teman yang lain agar makin banyak yang tahu.!

Bagaimana menurut teman-teman? Pernah punya pengaLaman mengoLah bangkai ikan yang tidak sengaja mati seperti ini? Cerita di koLom komentar ya.! 👇

Photos from Radenmas Reza Multimedia's post 23/06/2026

ALHAMDULILLAH, CAIR LAGI! GAJIAN DARI MARK ZUCKERBERG GURIH SYEKALI INI.! 💸🔥

Siapa biLang bikin konten di media sosial cuma buang-buang waktu dan kuota? KaLau tahu ceLah dan konsisten, Facebook justru bisa jadi ladang keran rezeki tambahan yang sangat potensial untuk menyokong operasional harian usaha kita.

Hari ini dapat kiriman manis lagi langsung dari Meta Platforms TechnoLogies, IreLand. Untuk nominal sengaja saya samarkan sedikit ya, biar pada penasaran dan termotivasi, he~he~he.! Yang jeLas niLainya sangat gurih, cukup untuk menambah amunisi operasional Ruko Istikomah SetiaBeLa ATM Mini BRILink dan sangu berburu stok pakan hidup pas**an monster kutes kutuk gabus di bak kompartemen 80 liter. 😉👍

Berdasarkan pengaLaman dan pengamatan dari banyak kreator sukses, kuncinya sebenarnya sederhana:

1. Konsisten Bergerak: Jangan maLas membagikan video atau informasi yang bermanfaat harian.
2. Murni & Autentik: Sajikan konten apa adanya yang riil di lapangan, karena audiens lebih s**a kejujuran proses daripada hasil akhir yang penuh drama.

Dari ruko kecil di peLosok, kita buktikan bahwa aset digital jika dikeLoLa dengan taktis bisa menghasiLkan cuan nyata dari rumah.

Buat teman-teman semua, tetap semangat membangun aset digital kaLian. Jangan cuma jadi penonton, yuk muLai keLoLa akunmu agar bisa menghasiLkan juga! 🚀💪

Ada yang penasaran bagaimana cara optimasi akun Facebook biar bisa menghasiLkan remitansi doLar seperti ini? Yuk, kita ngobrol santai di koLom komentar! 👇

Want your establishment to be the top-listed Arts & Entertainment in Batang?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Telephone

Address


Jalan WaLisongo RT 26 RW 2 Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang
Batang
51274