Ghurob Therapy
Therapi Lintah Medicine
08/07/2020
Bismillah
Murrayae Paniculatae Folium
(Daun kemuning)
----------------------------
Spesies: Murraya paniculata (L.) Jack.
Deskripsi
----------------
Tanaman berupa semak rendah dengan daun menyebar, majemuk menyirip gasal, anak daun 2-8 kebanyakan 4-7, remasan tidak berbau busuk, anak daun bentuk elips memanjang atau bulat telur terbalik, ujung meruncing pendek, pangkal runcing, miring, tepi rata atau beringgit tidak jelas, 3-10 x 1,5-5 cm.
Habitat
------------
Tumbuh liar di Jawa Tengah dan Jawa Timur pada ketinggian 400m dpi.
Nama daerah
----------------------
Kemuning, kamuning, kamunieng, kajeni, kemoning, kahabar, karizi, kayu gading, kayu haring, kamuni, ki garing, waring, garing, kayu charing, dinggota, kayu pondo, sukik.
Kandungan kimia
----------------------------
Flavonoid eksotisim, senyawa kumarin panikuiin, kumurin dan febalosin, minyak atsiri, alkaloid yuehchuken.
Efek farmakologi
----------------------------
Pemberian infusa daun pada tikus menunjukkan efek analgesik pada metode hot plate (Kristanti, 11>91). Ekstrak etanol dosis 64.8 mg per mencit juga menunjukkan efek analgesik. Fraksi etil asetat infusa daun kemuning memiliki efek anti inflamasi pada udema kaki tikus yang
diinduksi karagenin (Hayati, 1995). Infusa daun dengan dosis 540 mg per 200 g tikus juga dilaporkan memiliki efek anti inflamasi pada tikus (Rosrini, 1993).
Indikasi
-------------
Analgesik
Kontraindikasi Belum diketahui.
Peringatan Belum diketahui.
Efek yang tidak diinginkan Belum di&tahuk
Interaksi Belum diketahui
Daftar Pustaka
1. Sulaksana, J., Jayusman D.I., 2005, Kemuning Jati Belanda Budi Daya Dan Pemanfaatan Untuk Obat, Cetakan I, Penebar Swadaya, Jakarta, 10-12.
2. 2. Kardono,L.B.S.etall,2003,SelectedIndonesianMdicinalPlants Monogrphs and Descriptions, Vol. I, Grasindo, Jakarta, 377-379.
3. 3. Dalimartha. S., 2005, Kemuning, Tiruan Melati Yang Tidak Sekedar Wangi, Atlas Tumbuhan Obat Indonesia, Jilid I, Trubus Agriwidya, (online), (http://mediasehat.com/tanaman02.php. diakses 2 Agustus 2005)
4. Departemen Kesehatan RI, 1989, Vademekum Bahan Obat Alam, Jakarta
07/07/2020
Bismillah
Anacardium Occidentale Folium
(Daun jambu mede)
----------------------------------------------------
Spesies: Anacardium occidentale
Deskripsi
--------------‐
Pohon perdu, tinggi 8-12 m. daun tunggal bertangkai, helaian bulat telur terbalik, pangkal runcing, ujung membulat, melekuk kedalam. gundul, panjang 3-22 cm. lebar 5-13 cm.
Habitat
------------
Tanaman berasa! dari daerah Amerika tropik, tersebar di Meksiko sampai Peru. Brazilia. India dan Mozambik di Afrika timur, dari India meluas ke daerah lainnya termasuk Indonesia. Tanaman ini tumbuh pada ketinggian 1-1200 m dpl, paling cocok tumbuh di dataran rendah dan daerah perbukitan dengan ketinggian 800 ml dpl.
Sinonim
---------------
Acajuba occidentalis Gaertn. , Anacardium subcordatum Presl, Semenocarpus anacardium L
Nama daerah
Jambu erang, gaju, jambu mede, jambu mete, jambu monyet, jambu jipang, buah monyet, jambu dipa, jambu dare, kanoke
Nama asing
--------------------
Cashew (Inggris). East Indian almod (Inggris), C 'ajuil (Spanyol), Cajueiro( Portugis), Acajubaum(Jerman),
Kandungan kimia
----------------------------
Daun mengandung: lanin-galal, llavanol, asam anacardiol, asam eiagat, senyawa fenol, kardol dan metilkardol.
Efek farmakologi
----------------------------
1. lnfusa daun memiliki efek sebagai penenang dan mengurangi rasa nyeri pada mencit
2. lnfusa daun muda mempunyai pengaruh analgesik yang sama kuat dongan parasetamol pada kasus priodontitis akut.
3. Infusum 10% daun jambu mede menunjukkan:
a. Efek seperti yang ditimbulkan morfin dan tenotia/in pada tikus albino.
b. Efek perpanjangan waktu reaksi pada mencit pada dosis 30 ml/kg.bb.
Indikasi
-------------
Analgesik (penghilang rasa nyeri). misalnya nyeri sendi derajat sedang.
Kontraindikasi Belum diketahui
Peringatan Belum diketahui
Efek yang tidak diinginkan
Penderita yang sensitif, dapat menimbulkan mual dan pusing.
Interaksi
Belum diketahui
Toksisitas belum diketahui
Penyiapan dan dosis
----------------------------------
Uji klinik awal ekstrak daun jambu mede dengan dosis 4 g 3 kali sehari selama 7 hari bermanfaat untuk pengobatan nyeri sendi derajat sedang, meskipun tidak sampai menyembuhkan.
Daftar pustaka
1. Departemen Kesehatan RI. 1989. Vademekum Bahan Obat Alam Ditjen PDM Jakarta
2. Heyne, K. 1987. Tumbuhan Berguna Indonesia, Badan Litbang Kehutanan, Depart.Kehutanan, Yayasan Sarana Wanajaya, Jakarta
3. Sastroamijoyo, Seno. 1988. Obat Asli Indonesia. Dian rakyat, Jakarta
4. Sudarsono, Gunawan D, Wahyuono S, DonatusJA, Pumomo.2002. Tumbuhan Obat II. Hasil Penelitian Sifat-sifat dan Penggunaan Pusat Studi Obat Tradisional UGM
5. Wesite: www.gougle.co.id/Anacardium occidentale (Akses Sept 2005)
6. Departemen Kesehatan RI, 1989, Vademekum Bahan Obat Alam, Jakarta
05/07/2020
Amaranthi Folium (Daun bayam duri)
Spesies: Amaranthus spinosus L.
Deskripsi
---------------
Herba dengan tinggi 0,4-1,5 m. batang berbentuk bulat, bercabang, tidak berkayu, berduri, berwarna hijau. Daun tunggal, tersebar, berbentuk bulat telur memanjang atau lanset dengan ujung dan pangkal runcing serta bertepi rata. Bagian berkhasiat obat: Semua bagian tanaman.Tulang daun menyirip, wama daun hijau. Bunga majemuk, berbentuk bulir, tumbuh di ketiak daun atau di ujung
batang. Kelopak bunga berwarna hijau muda berbentuk corong.
Buah berbentuk bulat panjang dengan wama hijau. Biji bulat kecil berwarna hitam.
Habitat
-------------
Di Jawa, Madura dengan ketinggian 1-1400m dpi, ditanam di tepi jalan dandikebun.
Nama daerah
----------------------
Hayum kerui, baju baduri (Sumatera), senggang cucuk, bayem eri, teruyak lakek (Jawa), bayem kikihan (Bali), kerug pasih (Nusa tenggara), kedawa mewu, sinau katinting, podo maduri (Sulawesi), mainjanga ma ho koru loda (Maluku).
Kandungan kimia
-----------------------------
Flavonoid, saponin, polifenol, tannin.
Efek Farmakologi
----------------------------
Memberikan efek penghilang rasa sakit pada mencit jantan galur swiss Webster dengan metode Siegmund pada penggunaan dosis 140 mg/kg bb (ekstrak etanol) yang efeknya setara dengan setosal 75 mg/kg bb.
Indikasi
-------------
Analgesik
Kontraindikasi Belum diketahui
Peringatan Belum diketahui
Efek yang tidak diinginkan Belum diketahui
Interaksi Belum diketahui
Toksisitas Belum diketahui
Penyiapan dan dosis (masih untuk hewan percobaan)
-------------------
Analgesik: dosis 140 mg/kg bb (ekstrak etanol).
Daftar pustaka
1. Anonymus, 1989, Materia Medika Indonesia, Ed. V, Dep. Kes RI, Ditjen POM, Jakarta, 24
2. Lusiana, Ellis, 1992, Daun Bayam Duri (Amaranthus spinosus L.) Sebagai Pelindung Kulit Terhadap Sinar Surya Serta Sebagai Antimikroba, Departemen Farmasi, Fakultas Matematika dan Ilmu
Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung, Bandung
3. Pery, Lily. M., 1980, Medieinal Plantof Lastand Southeast Asia,The MIT Press, London, Inggris, 10
4. Rahayu, Lita, 2001, Uji Efek Analgetik Daun Amaranthus spinosus L., Daun Cymbopogon eitratus (DC.) Stall., Dan Daun Pluehea indiea Less. Dengan Metode Siegmund Pada Mencit Jantan Swiss
Webster, Departemen Farmasi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung.
5. Kasahara, shin (ed), 1986, Medieinal Herb Index Indonesia, PT Eisai Indonesia, Jakarta
23/06/2020
Bismillah
Psoriasis eritroderma (eritrodermik)
----------------------------------------------------------
adalah jenis psoriasis yang menyebabkan lesi mirip luka bakar pada kulit, yaitu kulit yang memerah mengelupas dan terasa sangat menyakitkan. Peradangan kulit yang terjadi akibat eritroderma bisa merusak 75% area kulit tubuh dalam waktu bersamaan.
Penyebab peradangan kulit akibat psoriasis eritroderma masih belum bisa dijelaskan secara menyeluruh. Akan tetapi, diduga ada kaitan antara gangguan kerja sistem imun (autoimun) dengan kemunculan gejala penyakit ini. Beberapa faktor risiko juga berperan dalam memicu peradangan kulit.
Psoriasis eritrodermik adalah jenis yang paling parah dan bisa mengancam nyawa. Butuh pertolongan medis darurat sebagai bentuk penanganan yang tepat.
Tanda-tanda dan gejala
-------------------------------------
Apa saja tanda-tanda dan gejala psoriasis eritroderma?
Meskipun jarang terjadi, namun kondisi psoriasis eritroderma bisa sangat berbahaya. Oleh karena itu, amat penting bagi Anda untuk mengenali setiap gejalanya.
Lesi kulit yang memerah seperti terbakar, mengerak, dan tertutup oleh permukaan kulit yang mengelupas merupakan ciri-ciri utama dari eritroderma. Kondisi ini dapat menimbulkan rasa gatal yang tidak tertahankan sekaligus terasa perih.
Dalam beberapa kasus eritroderma, pustula atau bintil-bintil kulit pada psoriasis pustulosa yang berisi nanah juga bisa muncul pada bagian kulit yang meradang.
Gejala bisa bertambah parah secara perlahan, tapi peradangan bisa terjadi hampir semua bagian kulit tubuh (75-90%) dalam waktu yang bersamaan.
Selain mengalami tanda-tanda seperti di atas, Anda juga bisa merasakan gangguan klinis lainnya seperti:
- Naik-turunnya temperatur tubuh dengan cepat
- Demam
- Nyeri sendi (psoriasis arthritis)
- Peningkatan detak jantung
- Bengkak pada kaki
22/06/2020
Bismillah
Paru paru basah
---------------------------
Seluruh kondisi dimana terjadi penumpukan cairan diselaput antara paru paru dengan rongga dada, paru paru basah sendiri secara medis dianggap sebagai gejala suatu penyakit, jadi penderita paru paru basah biasanya mengidap penyakit lain pemicunya.
Penyakit yg memicu adanya paru paru basah antara lain:
- infeksi paru paru ( pneumoni )/ tbc, kanker paru paru dll.
- gagal jantung
- sirosis hati
- emboli paru ( penyumbatan arteri paru )
- gagal ginjal akut
- auto imun
- gejala umum yg terjadi antara lain :
• batuk kering berkepanjangan
• sesak nafas terutama saat berbaring
• demam
• nyeri dada
Herbal paru paru basah
-------------------------------------
- 3 lembar sirih merah
- 5 siung bawang dayak
- 1 genggam meniran
- 10 iris temu lawak
- 2 ruas jahe merah
- 1 buah mengkudu
- 5 batang akar alang alang
Rebus semua bahan dalam 5 gelas air sampai sisa 3 gelas, minimum 3x 1 gelas
21/06/2020
Bismillah
*Kolesititis /radang empedu*
----------------------------------------------
adalah peradangan yg terjadi pd kantong empedu.kolesititis terjadi akibat tersumbatnya saluran empedu sehingga cairan empedu terperangkap dlm kantong empedu.(cairan empedu berperan dlm pembakaran lemak dan menetralisir toxin dlm tubuh), penyumbatan ini dipicu beberapa hal spt;-
-adanya tumor di saluran empedu
-penyempitan saluran empedu
-malnutrisi berat
-penderita penyakit tertentu seperti Aids,Diabet dll.
Penyumbatan ini menimbulkan iritasi dan infeksi pd kantong empedu.
Gejala umum pd kolesititis antara lain;
-nyeri akut pd perut kanan atas
-nyeri bertambah parah setelah mengkonsumsi makanan berlemak, berminyak
-mual,muntah
-kram perut kanan
-demam & berkeringat
-kulit dan mata berubah kuning
-dll
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Telephone
Website
Address
Ciledug
15155
Opening Hours
| Monday | 09:00 - 17:00 |
| Tuesday | 09:00 - 17:00 |
| Wednesday | 09:00 - 17:00 |
| Thursday | 09:00 - 17:00 |
| Friday | 09:00 - 17:00 |
| Saturday | 09:00 - 17:00 |
| Sunday | 09:00 - 17:00 |