Jannah

Jannah

Share

Hamba Allah 🤗

06/08/2021

26
Part nangis!

***

POV Akbar,
Akbar mengurung diri di ruang kerja dengan setumpuk berkah dan belasan email di komputer. Setelah kedatangan Rina kerumah Allia belum menampakkan diri. Hal itu membuat Akbar khwatir.
'Allia tidak menghampiriku, biasanya ia akan datang ke ruangan ini hanya sekedar membawakan aku segelas kopi. Kali ini ia seperti memberi jarak antara aku dengan nya' batin Akbar.
"Aku harus segera menemui Allia, dan menjelaskan semua agar ia tidak salah paham," ucap Akbar sembari menelpon seseorang.
Tut! Panggilan terhubung.
"Mana file yang aku minta? Segera datang kerumah waktu 10 menit. Berkas itu harus ada di tangan ku?!" ucap Akbar kepada orang di sebrang sana.
"......." Tut! di akhiri sepihak, oleh Akbar.
"Ch menyebalkan! Allia aku akan membahagiakan mu dengan caraku sendiri. Tanpa menyakiti perasaanmu atau pun orang lain," ucapnya sembari menatap keluar jendela. [ Pikirannya kalut sedang galau. ]
15 menit berlalu,
Tok, tok, tok !
"Masuk!" Ceklek !
"Maaf Tuan. Tuan Alka sudah datang, ia menunggu di ruang tamu," ucap maid
"Suruh ia masuk ke mari,"
"Baik Tuan," ucapnya berlalu menutup kembali pintu.
Ceklek !
"Ada apa? Ada masalah? Rumah ini begitu sepi? Kemana peliharaan an mu, Bar?" tanya Alka berjalan menghampiri Akbar menyerahkan file yang ia mau.
"Ini semua identitas dari Allia?"
"Lo kenapa bar? Muka masam, kusut kayak enggak di setrika aja," menepuk pundak Akbar agar berbalik menghadapnya.
"Lo tahu Rina sudah balik ke indo Ka?"
"Hah, oh iya tau gua. Malem nanti dia ngajak kita kumpul? lo bakalan gabung juga kan?"
"Gua tidak enak hati dengan Allia setelah kepulangan Rina ka," ucap Akbar dengan raut wajah sulit diartikan.
"Lo lagi galau bro, gua turut perihatin ya? mau minta bantuan apa nih? Mumpung gua berbaik hati mau membantu lo?!" tawar Alka.
"Gua mau lo, ajak Allia pergi Ka! Bantu gua wujudkan harapan mimpinya Allia,"
"Lo bisa?!" tanya akbar.
"Gua akan lakuin semampu gua, buat bantuin lo. Ini bentuk balas jasa gua ke lo Bar?" ucap alka merangkul Akbar agar kembali tegar.
POV Allia,
Ia sekarang sedang terburu buru merapihkan pakaian dan barang barang seperlunya yang akan ia bawa pergi. Iya pergi minggat dari rumah Akbar? Kenapa? Iya tidak nyaman, ia menyalahkan kehadirannya akan membawa bencana dalam hubungan Akbar dan Rina notabennya sudah bertunangan.
'Aku harus cepat cepat pergi, sebelum Akbar menyadari ketidak hadiran ku' batin Allia setelah mempersiapkan semua.

"Aku pamit Bar!__

Hayo Allia, pergi😭

05/08/2021

22

Sedih susah susah ngetik gak di ACC😭

Skip malam hari
Akbar duduk menatap layar komputer mengecek email dan berkas. Karena seharian ini ia menemani Allia belanja, atas keinginannya.
Tok, tok, tok!
"Masuk!" Ceklek! Allia mengantarkan kopi.
"Maaf tuan, kedatangan saya menggangu. Saya hanya ingin mengantarkan kopi. Agar tuan semangat" ucap Allia - Akbar tersenyum sangat manis.
"Terima kasih," ucapnya sambil menyeruput.
"Sama - sama tuan, saya permi-,"
"Jangan pergi, tetap disinih aku bertambah semangat dan senang dengan kehadiranmu," ucapnya sambil menarik Allia duduk di pangkuannya. Posisi Uwu banget!
"Baiklah," Allia menurut, menolak pun tetap akan di paksa.
Di lihatnya jam dinding menunjukkan pukul 11 malam. Allia sudah tidak tahan menahan ngantuk, ia tertidur di pangkuan Akbar bersandar di pundak kokoh, mengalungkan kedua lengan di leher Akbar. Melihat hal tersebut Akbar hanya mengulum senyum 'akhirnya tidak begitu sulit untuk meluluhkan mu' batin Akbar sembari merapikan hijab yang dikenakan Allia.
Pukul 2 dini hari Akbar baru menyelesaikan pekerjaan nya, iya pun sudah kelelahan. Mendengar dengkuran halus dari Allia ia urungkan niat pindah ke kamar, mereka berdua tertidur posisi intim Allia di pangkuan Akbar duduk bersandar di kursi serta, pelukan saling menghangatkan.

Notifikasi berlogo hijau mengusik pendengaran Akbar. Ia terbangun sejenak dan melihat pesan apa yang masuk. Kedua mata Akbar membola kaget.
"Halo sayang Akbar ku💕😘," from Rani 🖤
"Sayang❤️,"
"Masih belum bangun? Udah agak siang. Sayang!❤️"
"Kamu gak lupakan?, kalo aku hari ini udah balik ke indo?!,"
"Sayang aku udah mendarat di bandara Suekarno hatta - Masih belum bangun, tadinya pengen di jemput kamu?🥺"
"Kamu habis bergadang ya, Oh iya aku udah di jemput Bang Ryan. Nanti sore aku boleh yah main ke rumahmu💕😘"
Rentetan pesan yang masuk dari 4 jam yang lalu, sekarang menunjukan pukul 9 pagi. Akbar menatap Allia khawatir ia tidak ingin menyakiti gadisnya.
❤️❤

Want your business to be the top-listed Media Company in Cimahi?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Category

Telephone

Website

Address


Cisangkan Hilir. RT 05 RW 04 Cimahi Tengah
Cimahi