Logios Depok
Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Logios Depok, Service Apartments, Jalan Margonda Raya/Jl. Pertamina Kemirimuka, Beji, Depok.
08/04/2019
TENTANG POHON
Hari ini cerita kita tentang pohon. Awalnya saya kira tidak ada sesuatu yang menarik untuk diceritakan mengenai pohon ini. Saudara juga pasti berpikir begitu. Tetapi tidak ada salahnya kalau saudara tetap membaca tulisan ini sampai habis. Insya Allah nanti ada manfaatnya juga.
Pohon dijadikan sebagai analogi oleh Allah dalam Surat Ibrahim ayat 24,
أَلَمْ تَرَ كَيْفَ ضَرَبَ اللَّهُ مَثَلًا كَلِمَةً طَيِّبَةً كَشَجَرَةٍ طَيِّبَةٍ أَصْلُهَا ثَابِتٌ وَفَرْعُهَا فِي السَّمَاءِ
"Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah membuat perumpamaan kalimat yang baik seperti pohon (kurma) yang baik, akarnya teguh dan cabangnya (menjulang) ke langit."
Kalimat yang baik, misalnya nasihat kepada sesama saudara muslim laksana pohon kurma. Pohonnya sendiri bermanfaat untuk bernaung, dan dari pohon itu muncul buah-buahan yang bermanfaat juga.
Pada ayat berikutnya juga digambarkan kalimat yang sia-sia bagaikan pohon yang akarnya rapuh dan berbuah pahit. Hanya menimbulkan kerugian diri sendiri dan orang lain.
Pohon juga digunakan dalam peribahasa orang-orang barat, misalnya yang sering kita dengar adalah:
If you don't like where you are, move! You are not tree.
(Jika engkau tidak menyukai tempatmu berada saat ini, jangan diam saja! Karena engkau bukan pohon)
Benar sekali. Hanya pohon yang tidak berdaya menerima segala ketidaknyamanan. Adapun manusia, pasti ia akan bergerak untuk mengatasinya. Karena manusia seharusnya tidak boleh banyak alasan. No excuse!
Tetapi jika kita mau membuka mata, bahkan beberapa pohon yang mengagumkan sanggup mengatasi segala keterbatasan yang menimpanya. Pohon-pohon ini sungguh tidak mau menyerah dengan alasan.
Pohon-pohon ini telah menjadi guru sejati bagi manusia seperti kita yang selalu mencari-cari alasan. Manusia seperti kita yang memilih untuk mengalah kepada keadaan. Mungkin peribahasa di atas perlu disempurnakan lagi.
Jika engkau tidak menyukai tempatmu berada saat ini, jangan diam saja! Bahkan pohon pun tidak pernah tinggal diam.
Salam Hijrah.
⏰ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita!
Hanna:
Mari sedikit kita bermain imajinasi dengan *Theory Jeruk Nipis*
Bayangkan ada sebuah Jeruk Nipis berwarna hijau agak ke kuning2an.
Lalu Jeruk tersebut anda potong jadi dua.
Kemudian pegang salah satunya dan peraslah...
Sampai air tetesan nya mengucurr...
Apa yang anda rasakan..? Asam bukan..?
Setiap tetesannya membuat anda menelan ludah.
Kalau imajinasi anda kuat sekarang anda sedang
Menelan air liur, saking asamnya betul..?
Padahal jeruknya tidak ada...
Tapi rasa asamnya terasa hingga anda harus menelan ludah.
Jika anda merasakan kejadian serupa itulah yang disebut
*TEORI JERUK NIPIS.*
Bahwa tubuh manusia dirancang untuk merespon apa yang dibayangkan.
Apa yang dipirkan itulah yang jadi kenyataan.
Sehingga jika kita sedang menghadapi masalah
Lalu kita berpikir yang aneh-aneh
Maka yang terjadi biasanya tubuh akan drop...
Kemungkinan jatuh sakit bahkan depresi...
Padahal semua kekhawatiran itu belum tentu terjadi.
Kita sebenarnya sedang “meneteskan Jeruk nipis” di kehidupan kita.
Semakin banyak tetesannya semakin berat masalahnya.
Kuncinya ada dalam pikiran.
Jika air liur saja bisa dipancing hanya dengan memikirkan sebuah jeruk.
Maka sebetulnya masalahpun bisa diatasi dengan permainan pikiran.
Maaf….
Coba anda perhatikan orang yang kelainan jiwa...
Secara fisik mereka sehat.
Namun mereka hidup di dunia yang berbeda.
Mereka menciptakan dunianya sendiri.
Jeruk Nipis yang mereka teteskan terlalu banyak.
Sehingga muncul lawan bicara yang begitu nyata.
Yang bisa diajak bicara.
Sekarang ubah *Mindset* anda
Jika didera masalah bertubi-tubi anggap itu “proses pondasi”
Bahwa Allah hendak membangun Hotel berlantai 100.
Bayangkan sebuah proyek Hotel dengan tinggi 100 lantai.
Pondasinya pasti dalam sekali dan kuat sekali.
Dan pengerjaannya pun pasti lama.
Jika pondasinya selesai dia akan mampu menopang beban
Hingga 100 lantai sekalipun...
Allah tidak iseng memberi kita masalah.
Dia ingin kita kuat bukan ingin kita sekarat.
Maka berhati-hatilah dengan pikiran anda...
Berbaik sangkalah maka kehidupan pun atas ijin Allah akan membaik.
Berfikir baik dan berbuat baik terhadap orang lain menjadikan kita awet muda.
_Usia hanya angka....yang penting jiwa tetap semangat muda sehingga untuk tetap istiqomah dalam beribadah pun selalu menggelora ..._
*KEEP POSITIVE TO GAIN BAROKAH....*
*_Barokallohu fiikum_*
Yuk, Sedekahin Aja
Tahun 2006 saya dikontrak sebuah bank syariah, dibayar 2 Milyar. Bayar hutang 1,4 Milyar, sisanya semua disedekahin.
Habis itu, tahun 2007 dapet kontrak 9 Milyar. Hati saya dan istri berdegup keras, jika disedekahin lagi total? Hmmm … Jannah, surga, Jebret!!! Ga pake mikir, sedekah lagi. Semua. Sampe akhirnya saya merasakan sedikiiiit yang dirasa Abu Bakar… yang penting dicukupkan Allah saja. Selebihnya, memang harta Allah kok.
Tahun 2007, dah ngalir aja cash in dan cash out. Bener-bener ngalir. Allah Maha Kaya. Allah kasih saya anak 5, bisa ibadah, bisa dakwah, bisa usaha/dagang.
Saya kalo lihat kawan-kawan, saudara-saudara yang ada duit, pengeeeeennn ngasih tau, “sedekah dah… jangan pake mikir… biar Allah yang ngurus semua keperluan.”
Tahun 2008, kembali ada simpanan 200 ribu dollar. Waktu itu mau berhenti jadi ustadz, he he. Ini duit hasil usaha. Eh eh eh, di enolin lagi. Sisa 30 juta. Begitu sisa 30 juta, eh eh eh. Malah dikontrak lagi sama satu perusahaan, dengan bayaran 500 ribu dollar! Subhanallaah, manalah saya ga percaya sama Allah…
Cuma emang, perjalanan riyadhah dulu, sampe selesai masalah. 7 tahun. Jangan merasa lelah, jangan merasa capek. Terus aja berjalan. Perjalanan sedekah saya, ga ada apa-apanya dibanding mereka-mereka yang berjihad dengan darah dan air matanya. Bahkan dengan para guru. Ga ada apa-apanya.
Doa saya dikabul Allah… pengen sedekah yang GEDEEEEEEE… Alhamdulillah. Sekarang jika saya mengajak orang sedekah, bukan karena saya pengen duitnya, tapi kepengen agar orang merasakan bahwa janji Allah itu BENAR… juga biar menikmati rangkaian amal shaleh yang ditawarkan.
Tahun 2008 atas izin Allah, kami tinggalkan rumah kami, lalu kami ngontrak. 2 mobil pun diberikan untuk Allah. Entahlah… ada perasaan bahagia bisa ngasih Allah.
***
Kalo inget perjalanan sedekah di awal, untuk bisa sedekah, kudu puasa. Supaya bisa ngasih orang lain jatah yang mestinya dimakan.
Ngajar di salah satu madrasah, honor 45 ribu. Saya bilang ke kawan, “Yuk, kita sedekahin aja…”
Alhamdulillah, banyak yang geleng kepala.
Kata mereka, “Ini aja jauh dari cukup.”
Saya yakinkan, “Makanya yuk sedekahin aja… Biar jadi 5 juta!”.
Kawan-kawan malah minta saya duluan sedekah. Ya bismillaah aja. Itu di tahun 1999 kejadiannya. Habis sedekah 45 ribu, alhamdulillah, ga hasil. He he he… saya santai aja.
Eh eh, kawan-kawan yang malah ngomongin. “Dapet Suf 5 jutanya?”
Saya nyengir… Saya jawab, “Ga dapet…”
Seorang kawan, ini cerita ya, mudah-mudahan bukan riya nih, aamiin … seorang kawan bilang, “Kirain sedekah 45 ribu beneran dapet 5 juta…”, setengah ngeledek.
Tapi saya sambung, “ga dapet 5 juta. Sebab dapetnya lebih dari 50 juta…” .
Kaget dah kawan-kawan… Kok bisa?
Ya bisa.
Tapi tetep aja ga diikutin tuh bersedekah.
Ah, kalo ngajar tentang amal saleh, emang cenderung kayak riya. Udah dulu dah.
Salam
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Telephone
Website
Address
Jalan Margonda Raya/Jl. Pertamina Kemirimuka, Beji
Depok