Cinerepark-view
komplek asri dan harmoni
21/07/2024
Kajian subuh MBR
Ustadz Ali Muntaha
Kitab Nashihul Ibad.
Pelajaran 15
Dari Abu Bakar Ash-Shiddiq RA. Menafsiri firman Allah Ta’ala, “Sungguh telah nyatalah kerusakan baik di daratan maupun di lautan, maka beliau memberikan tafsirannya
(Yang dimaksud Al-Barr/daratan adalah lisan. Sedangkan yang dimaksud Al-Bahr / lautan adalah hati).
Apabila lisan telah rusak dikarenakan mengumpat misalnya, maka akan menangislah diri seseorang / anak cucu adam.
Akan tetapi apabila hati yang rusak disebabkan karena riya’ misalnya, maka akan menangislah malaikat.
Dan diperumpamakan hati/qolbu dengan lautan adalah dikarenkan sangat dalamnya hati itu.
Dalam kehidupan kita, bila kita tidak bisa berkata baik, maka lebih baik kita diam. Untuk orang beriman, menjaga lisan sangatlah penting.
Lisan kita harus dijaga karena kita diberikan lisan ini kita gunakan untuk menyebut asma Allah SWT, untuk mengaji, untuk bersholawat, maka tidak selayaknya atau tidak pantas bila kita juga menggunakan lisan kita untuk berkata buruk, mencela, memaki dsb.
Semoga kita diberikan petunjuk dan pengingat dari Allah SWT untuk senantiasa menjaga lisan dan hati kita untuk kebaikan.
والله اعلم بالصواب
20/05/2023
Kajian MBR
Ustadz Riki Lesmana
Kitab Riyadhus Solihin
BAB 62 Mengutamakan orang lain
Allah Ta'ala berfirman;
"Mereka - orang-orang yang beriman - itu sama mengutamakan orang lain lebih dari dirinya sendiri, meskipun mereka itu sebenarnya adalah dalam kemiskinan." (al-Hasyr: 9)
Allah Ta'ala berfirman p**a:
"Mereka - orang-orang yang baik - itu sama memberikan makanan dengan kasih-sayangnya kepada orang miskin, anak yatim serta orang yang tertawan," sampai akhirnya beberapa ayat. (al-lnsan: 8)
562. Dari Abu Hurairah r.a., katanya: "Ada seorang lelaki datang kepada Nabi s.a.w. lalu berkata: "Sesungguhnya saya ini adalah seorang yang sedang dalam kesengsaraan." Beliau s.a.w. menyuruh ke tempat sebahagian isteri-isterinya - untuk meminta sesuatu yang hendak disedekahkan, lalu isteri-isterinya itu berkata: "Demi Zat yang mengutus Tuan dengan benar, saya tidak mempunyai sesuatu melainkan air." Kemudian beliau s.a.w. menyuruh lagi ke tempat isterinya yang lain, maka yang ini pun mengatakan sebagaimana di atas itu. Jadi mereka itu semuanya mengatakan seperti itu p**a, iaitu: "Tidak ada, demi Zat yang mengutus Tuan dengan benar, saya tidak mempunyai sesuatu melainkan air." Beliau s.a.w. lalu bersabda: - kepada sahabat-sahabatnya: "Siapakah yang akan membawa orang ini sebagai tamunya pada malam ini?" Seorang lelaki dari golongan Anshar berkata: "Saya, ya Rasulullah." Orang itu berangkat dengan tamunya ke tempat kediamannya, lalu berkata kepada isterinya: "Muliakanlah tamu Rasulullah s.a.w. ini."
Dalam riwayat lain disebutkan: "Orang itu berkata kepada isterinya: "Apakah engkau mempunyai sesuatu jamuan?" Isterinya menjawab: "Tidak ada, kecuali makanan untuk anak-anakku." Lelaki itu berkata p**a: "Buatlah sesuatu sebab kepada anak-anak itu dengan sesuatu - sehingga terlupa dari makan malamnya. Jadi kalau sudah waktunya mereka makan malam, maka tidurkanlah mereka. Jikalau tamu kita telah masuk rumah, lalu padamkanlah lampunya dan perhatikanlah padanya bahwa kita juga makan. Demikianlah lalu mereka duduk-duduk - yakni tuan rumah dengan tamunya, tamu itupun makan dan keduanya- lelaki dan isterinya -semalam itu dalam keadaan perut kosong.
Ketika menjelang pagi harinya, orang itu - yang menjadi tuan rumah - pergi kepada Nabi s.a.w. - untuk menerangkan peristiwa malam harinya - lalu beliau s.a.w. bersabda:
"Benar-benar Allah menjadi heran dari kelakuanmu berdua -suami-isteri - terhadap tamumu tadi malam itu." (Muttafaq 'alaih)
563. Dari Abu Hurairah r.a. p**a, katanya: "Rasulullah s.a.w. bersabda:
"Makanan untuk dua orang itu cukup untuk tiga orang dan makanan tiga orang itu cukup untuk empat orang." (Muttafaq 'alaih)
Dalam riwayat Imam Muslim dari Jabir r.a. dari Nabi s.a.w., sabdanya:
"Makanan seorang itu cukup untuk dua orang dan makanan dua orang itu cukup untuk empat orang, sedang makanan empat orang itu cukup untuk delapan orang."
Mengutamakan orang lain merupakan sesuatu yang sangat baik dan mulia.
Pun begitu dalam hidup bermasyarakat, dengan upaya kita bersama marilah kita wujudkan kebaikan untuk bersama.
و الله اعلم بالصواب
Click here to claim your Sponsored Listing.
Contact the place of worship
Website
Address
Depok
16533