Socendev

Socendev

Share

social environmental development Social Environmental Development

Mendongkrak Kesejahteraan Masyarakat Sekitar Tambang Batubara Melalui CSR - Socendev 24/08/2021

Mendongkrak Kesejahteraan Masyarakat Sekitar Tambang Batubara Melalui CSR

Mendongkrak Kesejahteraan Masyarakat Sekitar Tambang Batubara Melalui CSR - Socendev Keberadan perusahaan tambang batu bara bukan hanya memiliki kontribusi yang besar kepada perekonomian negara. Namun juga, kehadiran perusahaan tambang telah memberikan manfaat bagi masyarakat yang ada di sekitar daerah pertambangan.Selama ini ada kesan perusahaan yang memanfaatkan sumberdaya alam, s...

17/06/2021

Kontribusi Batu Bara Masih Signifikan Bagi Negeri ini

Sebagai negara berkembang Indonesia masih terus berjuang untuk bisa mendongkrak pertumbuhan ekonominya. Apalagi di saat pandemi seperti saat ini, ekonomi tidak tumbuh alias negatif. Butuh banyak tenaga untuk mendorong ekonomi agar segara tumbuh positif kembali. Pertumbuhan ekonomi membutuhkan energi yang cukup besar. Oleh sebab itu, batu bara sebagai salah satu sumber pembangkit listrik masih akan tetap dibutuhkan.

Faktanya batu bara masih memiliki kontribusi signifikan bagi negeri ini. Itu bisa dilihat dari penyerapan tenaga kerja, pendapatan negara hingga devisa yang dihasilkan untuk Indonesia, masih sangat tinggi.

Pemerintah masih perlu memberi perhatian lebih pada pasokan batu bara. Salah satunya menyediakan fasilitas infrastruktur demi memperkuat kebutuhan distribusi batu bara untuk keperluan domestik maupun ekspor.

Namun saat ini, menurut Asosiasi Pemasok Energi dan Batu Bara Indonesia (Aspebindo), industri batu bara masih menghadapi kendala infrastruktur jalan dan pelabuhan yang membuat produksi bahan tambang itu tidak efisien.

Di Sumatera misalnya, sebagai salah satu pulau dengan potensi batu bara terbesar di Indonesia. Sumber daya batu bara di Sumatera, hingga kini belum tergarap optimal, karena hambatan infrastruktur sehingga menyebabkan biaya produksi menjadi cukup tinggi.

Sebagai ilustrasi, sebuah perusahaan pengelola batu bara di Sumatera Selatan membutuhkan waktu tiga hari untuk mengantarkan produknya ke pelabuhan. Maklum jarak yang harus ditempuh mencapai ratusan kilometer. Jalan yang harus dilalui terlalu sempit dan kondisinya sangat buruk. Tentunya bila hal ini tidak mendapat perhatian serius dari para pemangku kepentingan akan membuat batubara menjadi harta karun yang terbuang sia-sia.

Padahal jika infrastruktur dibenahi jarak tempuh yang dibutuhkan untuk mengantarkan batu bara maupun hasil bumi lainnnya, seperti kelapa sawit akan tuntas dalam hitungan jam. Jika pembangunan jalan terwujud, kapasitas pengiriman batu bara bisa meningkat tiga kali lipat dari kapasitas pengiriman saat ini. Dengan demikian permintaan dari negara eksportir seperti Cina dan India yang setiap tahun selalu meningkat lebih mudah terpenuhi.

Want your business to be the top-listed Jewelery/watch Store in Jakarta?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Telephone

Address


Jakarta