Yayasan Riset Visual Matawaktu

Yayasan Riset Visual Matawaktu

Share

organisasi nirlaba berfokus pd
penelitian, pengarsipan & publikasi
seni visual (khususnya fotografi)

Photos from Yayasan Riset Visual Matawaktu's post 19/05/2026

Catatan visual "Huru Hara H**e Blok M". Terima kasih telah turut serta, tunggu tanggal hunting berikutnya, dan jangan sampai terlewat 📷✨

Photos from Yayasan Riset Visual Matawaktu's post 11/05/2026

1 Table, 10 Minds :
(Hari 3) TrilogiLakon - Yang Fana adalah Waktu. Kita Abadi

Ruang diskusi yang diinisiasi oleh aRRRah bersama Teater Garasi ini menghadirkan perbincangan lintas disiplin yang mengangkat tiga naskah lakon dalam buku terbitan "Trilogi Lakon Penciptaan Bersama Teater Garasi: Je.ja.l.an (2008), Tubuh Ketiga: Pada Perayaan yang Berada di Antara (2010), dan Yang Fana adalah Waktu. Kita Abadi (YFaWKA, 2015)".

Ketiga naskah tersebut dikatakan sebagai trilogi bukan tanpa alasan. Pertama, ketiganya menjelajahi tema yang saling berkelindan dan berkembang secara berlapis. Kedua, proses penciptaannya berangkat dari metode yang sama, sebuah cara menulis yang merayakan keragaman, yang tumbuh dari praktik teater itu sendiri.

Karya ketiga, Yang Fana adalah Waktu. Kita Abadi (YFaWKA), mulai dikembangkan sejak 2013 dan dipentaskan pertama kali pada 2015. Judulnya meminjam larik puisi karya Sapardi Djoko Damono, meskipun pertunjukan ini tidak secara langsung berangkat dari puisi tersebut. Dalam prosesnya, Yudi menemukan bahwa ironi halus dalam frasa itu merepresentasikan refleksi utama karya ini: tentang sejarah keangkuhan dan kebodohan “kita”, sebuah siklus berulang yang terus menghadirkan kegagalan dalam rupa-rupa baru, tanpa benar-benar belajar darinya.

Diskusi dapat dinikmati lebih lengkap di YouTube mataWaktu. Subscribe untuk mengetahui postingan-postingan selanjutnya.

link youtube : https://bit.ly/1Table10MindsKitaAbadi

Photos from Yayasan Riset Visual Matawaktu's post 30/04/2026

Record Store Day (RSD) merupakan perayaan internasional tahunan yang diadakan setiap Sabtu ketiga bulan April. Pada tahun ini , jatuh pada tanggal 18 April. Tujuannya yaitu merayakan budaya rekaman independen. Acara ini diharapkan dapat menyatukan seluruh elemen yang ada di industri musik untuk mendukung rilisan fisik seperti vinyl, kaset, dan CD.

Membawa semangat itu p**a, mataWaktu merayakan RSD. Tahun ini merupakan kedua kalinya. Pertama kali, mataWaktu menyelenggarakannya di tahun 2024. RSD mataWaktu: No Music, NO!SE tahun ini memiliki program baru, yaitu Groove Story. Program yang akan menjadikan musik sebagai gerbang untuk mengungkapkan perjalanan hidup tak hanya musikus atau komponis, namun siapapun yang mencintai musik sekaligus sebagai gerbang lini masa perjalanan hidupnya.

Terima kasih kepada para penampil , , , , , ; para pendukung acara .records, , , , , .id, , , serta seluruh sahabat mataWaktu yang telah hadir, berpartisipasi, dan memberikan dukungan penuh dalam perayaan ini.

Kehadiran dan antusiasme sahabat sekalian menjadi energi yang tak ternilai, serta alasan utama bagi kami untuk terus melangkah. Sampai jumpa kegiatan mataWaktu selanjutnya.

Photos from Yayasan Riset Visual Matawaktu's post 24/04/2026

10 Minds, 1 Table : TrilogiLakon

Ruang diskusi yang diinisiasi oleh aRRRah bersama Teater Garasi ini menghadirkan perbincangan lintas disiplin yang mengangkat tiga naskah lakon dalam buku terbitan "Trilogi Lakon Penciptaan Bersama Teater Garasi: Je.ja.l.an (2008), Tubuh Ketiga: Pada Perayaan yang Berada di Antara (2010), dan Yang Fana adalah Waktu. Kita Abadi (YFaWKA, 2015)".

Ketiga naskah tersebut dikatakan sebagai trilogi bukan tanpa alasan. Pertama, ketiganya menjelajahi tema yang saling berkelindan dan berkembang secara berlapis. Kedua, proses penciptaannya berangkat dari metode yang sama, sebuah cara menulis yang merayakan keragaman, yang tumbuh dari praktik teater itu sendiri.

Je.ja.l.an lahir dari proyek pertunjukan Teater Garasi yang dimulai pada akhir 2007 dan pertama kali dipentaskan pada Mei 2008. Setelah sebelumnya menelusuri isu-isu abstrak dalam proyek Waktu Batu (2001–2006) : waktu, transisi, dan identitas. Kolektif Teater Garasi ingin masuk dan menelisik ihwal kenyataan-kenyataan yang tergelar dalam realitas sehari-hari dan memaparkan “teater keseharian” (theatre of everyday life) yang hidup di ruang-ruang urban.

Diskusi dapat dinikmati lebih lengkap di YouTube mataWaktu. Subscribe untuk mengetahui postingan-postingan selanjutnya.

link youtube : https://bit.ly/1Table10MindsJejalan

Want your school to be the top-listed School/college in Jakarta?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Address


Ruko ITC Fatmawati Blok F No. 16, Kebayoran Baru
Jakarta
12150

Opening Hours

Tuesday 11:00 - 19:00
Wednesday 11:00 - 19:00
Thursday 11:00 - 19:00
Friday 11:00 - 19:00
Saturday 11:00 - 19:00
Sunday 11:00 - 19:00