Financial Intelligence

Financial Intelligence

Share

Financial literacy with Mr. Elvyn G. Masassya

Photos from Financial Intelligence's post 19/11/2020

Sekarang, coba kita lihat potensi keuntungan dari investasi obligasi. Keuntungan utama dari investasi obligasi adalah memperoleh pembayaran kupon (bunga) secara berkala. Baik setiap tiga bulan, atau enam bulan sekali atau setahun sekali. Kupon tersebut terbagi menjadi dua, yaitu kupon fixed (tetap) dan kupon floating atau variabel (mengambang/tidak tetap). Jadi bagi anda yang mengharapkan investasi yang memberikan keuntungan regular setiap periodic maka investasi obligasi layak untuk dipertimbangkan.

Potensi keuntungan kedua adalah adanya apresiasi harga atau capital gain saat menjual obligasi kepada investor di pasar sekunder. Inilah potensi keuntungan yang tidak ada pada deposito perbankan. Kelebihan ini dimiliki oleh obligasi karena dapat diperdagangkan (tradable). Capital gain adalah keuntungan yang akan anda dapatkan, dihitung dari selisih harga jual dikurangi dengan harga beli suatu obligasi.

With Mr. Elvyn G. Masassya [ ]
Mari kita sama-sama telaah, apakah perilaku kita dapat mengendalikan uang kita atau kita yang dikendalikan oleh uang karena perilaku kita?
Ikuti kami di:
Youtube & Spotifyegm

13/11/2020

Apa sih bedanya pasar modal dengan pasar tradisional?
Sebenarnya, yang namanya pasar, ya sama saja, yakni tempat pertemuan antara penjual dan pembeli. Hanya saja, produk yang dijual relatif berbeda.

Jika pasar tradisional memperdagangkan sayur-sayuran, binatang ternak, beras, roti atau pakaian, maka pasar modal merupakan tempat perdagangan surat berharga, yakni saham, obligasi dan surat berharga lainnya.

With Mr. Elvyn G. Masassya [ ]
Mari kita sama-sama telaah, apakah perilaku kita dapat mengendalikan uang kita atau kita yang dikendalikan oleh uang karena perilaku kita?
Ikuti kami di:
Youtube & Spotifyegm

09/11/2020

asset tidak produktif. Rumah yang anda tempati, kendaraan yang anda gunakan dan barang-barang yang ada di rumah anda sesungguhnya tidak masuk dalam golongan asset produktif.

Asset-asset tersebut sekedar sarana dalam menopang kehidupan anda, tetapi tidak memberikan manfaat finansial. Asset tersebut disebut juga sebagai asset konsumtif atau asset yang anda gunakan untuk diri sendiri.

.egm

22/10/2020

Banyak kalangan tatkala berbelanja ke super market terjebak pada situasi “lapar mata” alias tertarik untuk membeli barang-barang yang mungkin sedang discount. Padahal barang tersebut tidak dibutuhkan sama sekali.

Dan setelah dibeli, bisa jadi barang-barang tersebut tidak digunakan. Oleh karena itu agar tidak terjebak pada “lapar mata”, ada baiknya setiap hendak berbelanja bulanan, siapkan catatan barang-barang apa yang hendak dibeli dan disiplin dalam menerapkannya.

.egm

Want your business to be the top-listed Finance Company in Jakarta?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Website

Address


Jakarta