Inti Artha Multifinance

Inti Artha Multifinance

Share

Inti Artha Multifinance adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa keuangan dengan memberikan

Photos 29/01/2016

PENSIUN DINI BAGIAN II

Umumnya sebelum Anda memasuki masa pra-pensiun, Anda sudah mendapatkan gambaran jumlah angka yang hampir pasti didapat saat pensiun. Jika Anda seorang karyawan, umumnya Anda akan mendapatkan paket pensiun yang terdiri dari saldo dana pensiun – apabila ada – , saldo Jaminan Hari Tua BPJS ketenagakerjaan (dahulu adalah JHT Jamsostek), uang jasa yang besaran bervariasi tergantung aturan perusahaan, dan sejumlah uang “emas”. Nah, paket tersebut kadang dikenal dengan istilah golden handshake. Sehingga wajar, jumlah keseluruhan paket bisa melebihi 6 bulan gaji seseorang selama bekerja.

Memang, jumlah ini akan terasa besar apabila diterima dalam satu waktu. Namun, pertanyaannya apakah dana tersebut akan cukup untuk menyokong hidup Anda di masa pensiun dengan gaya hidup yang dimiliki saat ini?

Salah satu misteri dalam kehidupan adalah Anda tidak tahu pasti kapan Anda akan meninggal dunia. Dengan demikian, Anda terpaksa melakukan estimasi harapan hidup sejak memulai pensiun dini usia 45 tahun misalnya hingga usia asumsi mortalita.

Misal, Budi adalah karyawan berusia 42 tahun. Dia berencana mengambil program pensiun dini dan akan mendapatkan paket pensiun sejumlah Rp. 1 milyar. Ditambah aset likuid dalam bentuk reksa dana saham yang nantinya berpotensi menjadi Rp. 500 juta di usia 45 tahun, maka jumlah aset yang dapat dikelola untuk masa pensiun adalah Rp. 1.5 milyar. Maka jika Budi memiliki kebutuhan biaya hidup Rp. 15 juta perbulan dengan asumsi tingkat inflasi rata-rata 10% per tahun dan potensi imbal hasil investasi di masa pensiun rata-rata 10% per tahun, maka aset pensiun Budi akan habis di usia 55 tahun. Ini tentu bukan berita yang baik.

Setidaknya ada dua alternatif yang masih dapat dipilih oleh Budi apabila gaya hidup ingin dipertahankan. Pertama, Budi harus bekerja lagi baik sebagai profesional atau sebagai tenaga lepas. Jika Budi berhasil mendapatkan pekerjaan baru di usia 45 tahun, maka solusi telah diperoleh. Namun, apabila bergantung pada tenaga lepas, Budi harus memperbesar porsi dana darurat keluarga untuk berjaga-jaga saat tidak memperoleh penghasilan. Kedua, Budi dapat melakukan pengelolaan aset agar akumulasinya dapat bertambah dan berikutnya dibelikan aset yang dapat memberi penghasilan pasif.

Budi bisa menempatkan dana sebagian dana di aset yang memberikan penghasilan pasif dan sebagian lagi tetap di aset investasi yang cukup agresif. Sebagai contoh, sebagian dari dana likuid dibelikan unit properti yang berpotensi memberi penghasilan sewa. Lalu, sebagian lagi tetap dikelola di produk keuangan seperti reksa dana untuk mengakumulasi potensi keuntungan. Cermati perkembangan investasi setiap tahun dan pastikan Anda memiliki dana darurat dalam jumlah yang ideal.

Alokasi aset investasi penting untuk dilakukan, terutama jika Anda punya aset-aset yang tidak diproduktif. Sebagian aset investasi yang akan digunakan sebagai sumber pendanaan biaya hidup, harus dikonversi menjadi tabungan atau deposito. Usahakan untuk menggunakan bagi hasil bulanan sebagai sumber penghasilan Anda.

Bagaimana, siap menyambut datangnya pensiun dini?

Inti Artha Multifinance (IAM) menawarkan solusi bagi Anda yang membutuhkan pinjaman atau pembiayaan kredit yang aman dan terpercaya. Dengan proses yang cepat, singkat, bunga murah dan transparan, di mana tenor kredit mencapai 5 tahun.
Untuk informasi lebih lanjut hubungi 021-2986 5829, atau email ke [email protected].
http://www.intiartha.co.id/

Photos 29/01/2016

PENSIUN DINI BAG. I

Apa yang ada di benak Anda saat mendengar istilah pensiun dini? Mungkin kondisi ini menjadi suatu hal yang tidak terbayang sebelumnya dalam hidup Anda. Namun, karena berbagai faktor, misal dari sisi eksternal seperti tempat bekerja yang tidak stabil, maupun internal seperti kebutuhan keluarga atau ingin memulai bisnis sendiri, Anda mungkin mulai memikirkan pensiun dini dengan serius sebagai satu tahapan kehidupan yang sebentar lagi akan Anda hadapi.

Setidaknya ada tiga faktor yang perlu Anda siapkan sebelum melakukan pensiun dini yakni aspek psikologis, aspek kesehatan, dan tentunya aspek finansial. Sudahkah Anda siap secara finansial untuk melakukan pensiun dini?

Masa persiapan pensiun umumnya dimulai 5 tahun menjelang pensiun, di mana peraturan mengenai dana pensiun menetapkan usia 45 tahun sebagai masa dapat dimulainya pensiun dini seseorang sebagai karyawan. Di masa inilah sangat penting bagi Anda untuk menghitung secara tepat kebutuhan biaya hidup di masa pensiun, dan sumber daya apa saja yang telah Anda miliki.

Banyak perusahaan yang peduli dengan kesejahteraan karyawannya lalu mengirimkan calon pensiunan ke pelatihan pra-pensiun, yang umumnya mengajak karyawan untuk memulai usaha. Padahal, tidak mudah bagi seseorang yang puluhan tahun menjadi karyawan untuk beralih menjadi seorang pebisnis.

Ada beberapa tahapan yang umumnya dilakukan sebelum seseorang melakukan pensiun dini, pertama, mulai menghitung jumlah aset dan kewajiban yang dimiliki. Apabila Anda masih punya saldo utang pinjaman perumahan atau utang kartu kredit, maka inilah prioritas utama yang harus Anda lunasi mulai dari sekarang. Usahakan memulai pensiun tanpa beban utang.

Kedua, lakukan pendataan jumlah tanggungan keluarga. Anda harus menghitung dengan pasti kebutuhan dana pendidikan untuk anak mau pun dana kesehatan untuk orang tua bilamana masih hidup.

Ketiga, buat anggaran untuk biaya hidup di masa pensiun. Perhatikan pos pengeluaran yang berpotensi meningkat di atas tingkat inflasi seperti pos transportasi, pos listrik, pos pajak, dan lainnya. Untuk pos pengeluaran lain, Anda bisa gunakan kenaikan inflasi normal. Jangan lupa juga tambahkan untuk pos biaya kesehatan yang umumnya akan meningkat kebutuhannya di masa pensiun.

Keempat, hitung sumber penghasilan Anda saat memasuki masa pensiun. Secara umum untuk karyawan, Anda akan mendapatkan saldo Jaminan Hari Tua, saldo dana pensiun, dan mungkin uang jasa dari pekerjaan sebelumnya. Di masa pra-pensiun, Anda mungkin dapat minta bantuan divisi personalia untuk memberikan angka kasar untuk jumlah pembayaran pensiun yang akan Anda terima. Nah, jumlah penghasilan ini akan ditambahkan dengan aset likuid yang sudah Anda miliki.

Inti Artha Multifinance (IAM) menawarkan solusi bagi Anda yang membutuhkan pinjaman atau pembiayaan kredit yang aman dan terpercaya. Dengan proses yang cepat, singkat, bunga murah dan transparan, di mana tenor kredit mencapai 5 tahun.
Untuk informasi lebih lanjut hubungi 021-2986 5829, atau email ke [email protected].
http://www.intiartha.co.id/

Photos 27/01/2016

BISAKAH MEMULAI USAHA DENGAN BERUTANG?

Modal mutlak diperlukan untuk memulai usaha, tak peduli jumlahnya besar atau kecil. Meski demikian, sebagian orang memulai usaha dengan modal nekat alias tidak memiliki uang sama sekali. Orang-orang semacam ini biasanya memperoleh modal dengan cara berutang.

Berbicara mengenai utang, kami yakin bahwa sebagian besar pengusaha juga mempunya utang baik operasional perusahaan maupun untuk meningkatkan kapasitas produksi. Pertanyaannya, apakah utang itu baik? Memang, idealnya hidup tanpa berutang. Tapi, terkadang kondisi mengharuskan kita untuk berutang, seperti untuk memulai usaha. Di mana utang sebenarnya bisa dikatakan baik asal digunakan untuk kegiatan yang produktif bukan konsumtif. Ya, diibaratkan sebagai mata pisau, jika salah digunakan bisa mencelakai kita. Namun jika digunakan dengan benar, hasilnya akan bermanfaat bagi kehidupan kita.

Lantas, bagaimana kita tahu apakah utang tersebut termasuk dalam utang konsumtif atau produktif ? Untuk mengetahuinya, teliti lebih dulu tujuan Anda berutang. Jika niat Anda berutang untuk sesuatu yang tidak menghasilkan uang, misal membeli mobil sport terbaru dengan alasan meng-up grade kepercayaan diri Anda, ini tentu tidak produktif. Lain halnya jika Anda membeli mobil operasional yang memang diperlukan untuk memperlancar usaha Anda.

Kemudian, teliti nilai keuntungan dari utang Anda secara langsung. Suatu utang dapat dikatakan dikatakan produktif atau tidak dapat dilihat dari bunganya. Misal, bunganya 18% per tahun. Jadi jika usaha anda di atas kertas untungnya lebih kecil dari 18% per tahun, berarti utang Anda tidak produktif karena hasilnya lebih kecil dari beban utang yang harus Anda tanggung.

Teliti manfaat tidak langsung dari utang Anda. Apakah ada manfaat utang tersebut untuk peningkatan usaha kita? Misal, utang untuk membelikan seragam karyawan, mungkin kelihatannya tidak menghasilkan namun jika ternyata itu membuat karyawan merasa ada nilai plus, pada akhirnya dapat meningkatkan produktifitas kerja meskipun tidak langsung. Last but not least, sesuaikan utang dengan kemampuan Anda.

Inti Artha Multifinance (IAM) menawarkan solusi bagi Anda yang membutuhkan pinjaman atau pembiayaan kredit yang aman dan terpercaya. Dengan proses yang cepat, singkat, bunga murah dan transparan, di mana tenor kredit mencapai 5 tahun.
Untuk informasi lebih lanjut hubungi 021-2986 5829, atau email ke [email protected].
http://www.intiartha.co.id/

Want your business to be the top-listed Finance Company in Jakarta?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Telephone

Address


Grand Slipi Tower Lantai 11 Jalan S. Parman Kavling 22-24
Jakarta
11480

Opening Hours

Monday 09:00 - 17:00
Tuesday 09:00 - 17:00
Wednesday 09:00 - 17:00
Thursday 09:00 - 17:00
Friday 09:00 - 17:00