TML Coaching Center

TML Coaching Center

Share

Program pelatihan yang ditujukan untuk mengembangkan potensi pikiran individu semaksimal mungkin, gu

23/03/2026

7 Pesan dari TML Biar Hidup Kamu Selalu Lebih Baik dari Kemarin..

1. Tahu Tujuanmu.

Kalau nggak tahu mau ke mana, gampang nyasar. Tentuin dulu apa yang benar-benar kamu inginkan dalam hidup, jangan cuma ikut-ikutan orang.

2. Hargai Dirimu Sendiri.

Waktu dan dirimu itu mahal. Kalau kamu nggak hargai diri sendiri, jangan harap orang lain bakal serius sama kamu. Disiplin itu kunci.

3. Belajar dan Berkembang Saat Sendirian.

Apa yang kamu lakukan diam-diam, tanpa ada yang lihat, itu yang paling menentukan pertumbuhanmu. Jangan remehkan momen-momen kecil yang nggak terlihat orang.

4. Kenali Diri Sendiri (Self Mastery).

Tahu kekuatan, kelemahan, dan nilai-nilai pribadi. Percaya diri itu diciptakan sendiri, bukan ditungguin orang lain.

5. Pencapaian Terjadi Dua Kali.

Pertama di pikiranmu, kedua di dunia nyata. Bayangkan dulu, yakini dulu, baru wujudkan.

6. Keyakinan Menentukan Sumber Daya dan Hasil.

80% kesuksesan ada di bawah sadar. Keyakinan positif membuka peluang, keyakinan negatif bikin jalanmu tersendat.

7. Fokus pada Alasan, Bukan Aksi Saja.

Kalau gagal, jangan cuma bilang “aku harus lebih rajin”. Cari tahu kenapa kamu harus bertindak, itu yang bikin aksi kamu efektif.

22/03/2026

Pernahkah Anda lebih mudah mengingat momen tertentu daripada sekadar menghafal kata-kata?

Misalnya, Anda tidak peduli dengan merk mobil, tapi seseorang yang menyenangkan atau menyakiti hati Anda selalu menggunakan merk mobil X.

Tanpa sadar, Anda jadi hafal merk tersebut dan bisa membedakannya dari mobil lain.

Mengapa? Pengalaman yang melibatkan emosi seperti ini lebih melekat dan terasa hidup saat diingat kembali.

Inilah bedanya menghafal dengan mengingat..

Menghafal biasanya dilakukan dengan pengulangan teks secara kaku. Mengingat, sebaliknya, lebih alami, tahan lama, dan melibatkan indera serta perasaan.

Kelebihan mengingat dibanding menghafal:
• Tahan lama: Kenangan emosional lebih mudah melekat.
• Proses sederhana: Tidak perlu mengulang teks berkali-kali.
• Melibatkan indera dan emosi: Aroma, foto, atau perasaan memperkuat ingatan.
• Asosiasi alami: Hal-hal sehari-hari bisa mengingatkan pada pengalaman penting.

Dengan melibatkan emosi saat belajar atau membentuk ingatan, proses mengingat jadi lebih efektif dan alami, berbeda dengan menghafal yang sering terasa melelahkan.

20/03/2026

Monozukuri secara harfiah artinya “making things”, tapi di Jepang filosofi ini lebih dari sekadar membuat produk.

Monozukuri adalah semangat menciptakan sesuatu dengan hati, keterampilan, dan kualitas terbaik. Bukan cuma asal jadi, tapi penuh perhatian pada detail, efisiensi, dan keindahan hasil kerja.

Sejarahnya, Monozukuri muncul dari budaya kerajinan Jepang tradisional sejak berabad-abad lalu, mulai dari tembikar, pedang samurai, hingga tekstil.

Setelah era industrialisasi dan pasca-Perang Dunia II, filosofi ini merambah ke manufaktur modern, sehingga Jepang dikenal dengan produk industri berkualitas tinggi di dunia.

✅️ Dalam praktik industri:

- Semua proses produksi dipikirkan matang-matang

- Setiap langkah dicek kualitasnya

- Orang yang terlibat merasa bangga dengan apa yang dibuat

- Inovasi dan perbaikan terus-menerus selalu dilakukan

Intinya, Monozukuri mengajarkan kualitas dan dedikasi harus menjadi budaya, bukan sekadar target angka. Produk yang dibuat bukan cuma “ada”, tapi bernilai, tahan lama, dan memuaskan pengguna.

💚

Want your university to be the top-listed University in Jakarta?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Address


Jalan Adiyaksa VII/3M Lebak Bulus
Jakarta