Imam Bukhari Store
Toko Buku & Herbal IMAM BUKHARI
Menyediakan Buku-buku Islam Dewasa atau anak,
Herbal:Madu,Herbal Pria dan Wanita
BUsana Muslim Dewasa dan Anak-anak
CATATAN:
○●○●○●○
🔰 Renungan Pagi 🔰
——————————————————
🔘 KONDISI PENGHUNI JAHANNAM DI HARI KIAMAT.
——————————————————
🎓 Fadhilatus syaikh Ibnu Al-'Utsaimin rahimahullah:
📖 Allah Ta'ala berfirman:
(وَقَالَ الَّذِينَ فِي النَّارِ لِخَزَنَةِ جَهَنَّمَ ادْعُوا رَبَّكُمْ يُخَفِّفْ عَنَّا يَوْمًا مِنَ الْعَذَابِ) [سورة غافر 49]
"Dan orang-orang yang berada dalam neraka berkata kepada penjaga-penjaga neraka Jahannam: "Mohonkanlah kepada Rabbmu supaya Dia meringankan azab dari kami barang sehari".
▪ Berkata Syaikh rahimahullah:
❝ Perhatikan ayat ini dari beberapa sisi:
❶ Pertama: mereka tidak bisa meminta kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala, namun mereka meminta kepada penjaga neraka Jahannam agar berdoa untuk mereka, karena Allah berfirman:
(قَالَ اخْسَئُوا فِيهَا وَلَا تُكَلِّمُونِ) [سورة المؤمنون 108]
Allah berfirman: "Tinggallah dengan hina di dalamnya, dan janganlah kamu berbicara dengan Aku." [Qs. Al-Mu'minun: 108]
👉 Maka mereka melihat kepada diri-diri mereka bahwa mereka bukanlah orang yang berhak untuk meminta kepada Allah sehingga mereka bisa berdoa dengan diri-diri mereka (secara langsung) bahkan mereka tidaklah dapat meminta (berdoa) kepada-Nya kecuali dengan sebuah perantara.
( ادْعُوا رَبَّكُمْ يُخَفِّفْ عَنَّا يَوْمًا مِنَ الْعَذَابِ) [سورة غافر 49]
"Mohonkanlah kepada Rabbmu supaya Dia meringankan azab dari kami barang sehari".
❷ Kedua: bahwasanya mereka mengatakan:
"Mohonkanlah kepada Rabbmu"
❌ Dan mereka tidak mengatakan:
"Mohonkanlah kepada Rabb kami"
☝ Karena wajah-wajah mereka dan hati-hati mereka tidak kuasa untuk mengatakan atau berbicara dengan menyandarkan Rububiyyah Allah bagi mereka, yakni (mereka tidak sanggup) untuk mengatakan Rabb kami, karena pada mereka ada cacat dan kehinaan yang mereka nilai bahwa mereka bukanlah orang yang pantas untuk menyandarkan Rububiyyah Allah kepada mereka, akan tetapi mereka mengatakan "Rabbmu".
❸ Ketiga: mereka tidak (kuasa) mengatakan:
"mengangkat siksaan dari kami"
👋 Akan tetapi mereka mengatakan: "Meringankan" karena mereka -na'udzubillah- telah putus asa dari diangkatnya (siksaan) dari mereka.
❹ Keempat: mereka tidak mengatakan:
"meringankan dari kami siksaan selamanya"
👋 akan tetapi mereka mengatakan: "barang sehari (saja) dari azab" satu hari.
☝ Dengan ini menjadi jelaslah apa yang mereka rasakan dari siksaan dan kehinaan serta kerendahan
(وَتَرَاهُمْ يُعْرَضُونَ عَلَيْهَا خَاشِعِينَ مِنَ الذُّلِّ يَنْظُرُونَ مِنْ طَرْفٍ خَفِيٍّ ۗ ) [سورة الشورى 45]
"Dan kamu akan melihat mereka dihadapkan ke neraka dalam keadaan tunduk karena (merasa) hina, mereka melihat dengan pandangan yang lesu." [Qs. As-Syuraa: 45]
Semoga Allah melindungi kita dari siksa neraka. ❞
——○●※●○——
📚 Tafsir Juz 'Amma (1/33).
——————————————————
❍ من روائع الشيخ ابن العثيمين رحمه الله تعالى ❍
قال الله تعالى : ﴿ وَقَالَ الَّذِينَ فِي النَّارِ لِخَزَنَةِ جَهَنَّمَ ادْعُوا رَبَّكُمْ يُخَفِّفْ عَنَّا يَوْمًا مِنَ الْعَذَابِ ﴾ [غافر: ٤٩]
قال الشيخ رحمه الله :- تأمل هذهِ الآية من عدةِ وجوه :
•.@.أولاً : أنهم لم يسألوا الله سبحانه وتعالى , وإنما طلبوا من خزنة جهنم أن يدعوا لهم ، لأن الله قال لهم : ﴿ اخْسَئُوا فِيهَا وَلَا تُكَلِّمُونِ ﴾ [المؤمنون: ١٠٨]
فرأوا أنفسهم أنهم ليسوا أهلا لأن يسألوا الله ويدعوه بأنفسهم بل لا يدعونه إلاّ بواسطة .
( ادْعُوا رَبَّكُمْ يُخَفَّفْ عَنَّا يَوْماً مِنَ الْعَذَابِ )
•.@.ثانياً : أنهم قالوا ( ادعوا ربكم ) ولم يقولوا : ادعوا ربّنا
لأن وجوههم وقلوبهم لا تستطيع أن تتحدث أو أن تتكلم بإضافة ربوبية الله لهم , أي بأن يقولوا ربنا , فعندهم من العار والخزي مايرون أنهم ليسوا أهلا لأن تضاف ربوبية الله إليهم بل قالوا ( ربكم ) .
•.@.ثالثاً : لم يقولوا يرفع عنا العذاب بل قالوا ( يُخفّف ) لأنهم نعوذ بالله آيسون من أن يرفع عنهم .
•.@.رابعاً : أنهم لم يقولوا يخفف عنا العذاب دائما بل قالوا ( يوما من العذاب ) يوما واحدا .
بهذا يتبين ما هم عليه من العذاب والهوان والذل
﴿ وَتَرَاهُمْ يُعْرَضُونَ عَلَيْهَا خَاشِعِينَ مِنَ الذُّلِّ يَنْظُرُونَ مِنْ طَرْفٍ خَفِيٍّ ﴾ [الشورى: ٤٥]
أعاذنا الله منها .
من كتاب تفسير جزء عمّ للشيخ : ابن عثيمين - رحمه الله - ( ج ١ ص ٣٣ )
----------------------
💌 MAAFKAN AKU, WAHAI IBU & BAPAKKU
Imam Dzahabi didalam kitab Al Kabair (hal :34) berkata:
Renungkanlah serta amalkan nasehat emas ulama kita ini…
“Ibu mu telah mengandungmu di dalam perutnya selama 9 bulan seolah-olah dia telah mengandungnya 9 tahun lamanya.
Dia bersusah payah ketika akan melahirkanmu!!
Yang hampir saja menghilangkan nyawanya…
Dan dia telah menyusuimu dari payudaranya dan ia hilangkan rasa kantuknya karena menjaga dirimu!!!
Dan dia cuci kotoranmu dengan tangan kanannya, dan dia selalu mengutamakan dirimu atas dirinya serta atas makanannya.
Dia telah memberikan semua kebaikan padamu dan apabila kamu sakit atau mengeluhkan sesuatu tentang dirimu, maka tampak dari wajah ibumu kesusahan yang luar biasa dan kesedihan yang berkepanjangan, dan dia keluarkan harta untuk membiaya dokter dan rumah sakit utk mengobati dirimu. Dan seandainya dipilih antara hidupmu dan kematiannya (kematian ibunya) , maka IBU mu akan memilih/ meminta supaya KAMU tetap hidup dengan suara yg sgt keras!!!
Betapa banyak kebaikan dan jasa seorang ibu….
Sedangkan engkau balas dengan akhlak yg kurang baik padanya…
IBUmu selalu mendoakanmu dengan taufik, baik secara sembunyi maupun terang-terangan.
Tatkala IBUmu sekarang sangat membutuhkanmu disaat dia sudah tua renta, engkau jadikan dia sebagai barang yang tidak berharga disisimu lagi..
ENGKAU KENYANG! dalam keadaan IBUMU KELAPARAN…
ENGKAU PUAS! dalam keadaan IBUMU KEKURANGAN…
Dan ENGKAU lebih mendahulukan berbuat baik kepada istrimu dan anakmu dari pada kepada IBUmu sendiri…
Dan ENGKAU Lupakan semua kebaikan yg pernah dia buat kepadamu..
Dan ENGKAU merasa berat! apabila ENGKAU merawatnya padahal yg demikian adalah sangat mudah bagimu….
Dan ENGKAU mengira bahwa ibumu akan berumur panjang padahal umurnya sangat singkat.
ENGKAU tinggalkan dia! Padahal dia tdk penolong selain dirimu…
Padahal ALLAH telah melarangmu berkata “ah” dan ALLAH mencelamu dgn celaan yang sangat lembut.
Dan ENGkAU akan disiksa didunia ini dg siksaan yg pedih dg sebab ENGKAU durhaka kepada IBUMU!
Dan ALLAH akan membalas diakhirat dgn dijauhkan dari ALLAH Rabbul ‘aalamin.
( Akhir perkataan Imam Dzahabi -rahimahullah- )
Wahai saudara-saudariku…
Lihatlah keadaan orang tuamu saat ini…
Perhatikanlah raut wajahnya yang sudah mulai berkeriput…
Yang sudah mulai melemah..
Bersegeralah berbuat baik, raihlah syurga dg berbuat baik padanya…
Tanyakanlah kabar tentang mereka…
Berikanlah kabar yang menyenangkan hati mereka dan jangan memberikan kabar yang buat hatinya sedih…
Serta doakanlah mereka diatas kebaikan…
Sayangilah mereka, dan jangan engkau kasari mereka…
Dan jangan sekali-kali engkau membuat dia menangis dengan sebab perilaku kasar engkau kepadanya…
Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wa Sallam yang mulia pernah bersabda dari jalan abdullah bin amr: “seseorang mendatangi rasulullah dan lalu berkata: “aku mendatangimu untuk berbaiat utk hijrah dan aku tinggalkan ke dua orang tuaku dalam keadaan menangis “Rasulullah bersabda: “kembalilah kamu kepada keduanya, dan buatlah mereka tertawa sebagaimana membuatnya menangis. (Hadits Riwayat Imam an-nasai , Imam abu dawud 2166 & Imam ibnu majah 2772)
Semoga memberikan manfaat...
📝 Oleh Ustadz Ahmad Ferry Nasution, Lc حفظه الله تعالى
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Telephone
Website
Address
Jalan Raya Cikarang-Cibarusah Kel. Ciantra Kec. Cikarang Selatan
Jawa
17550
Opening Hours
| Monday | 09:00 - 21:00 |
| Tuesday | 09:00 - 21:00 |
| Wednesday | 09:00 - 21:00 |
| Thursday | 09:00 - 21:00 |
| Friday | 09:00 - 21:00 |
| Saturday | 09:00 - 21:00 |
| Sunday | 09:00 - 21:00 |