Lingkar Kebumen

Lingkar Kebumen

Share

Update berita terbaru seputar kebumen dan sekitarnya

06/06/2022

Pemerintah Kabupaten Kebumen bakal menggelar acara Kebumen International Expo (KIE) yang akan berlangsung pada 25 Juni sampai dengan 2 Juli 2022 di Alun-alun Kebumen. Event ini mengangkat tema “Napak Kabumian Nggayuh Kayangan”

Tema ini diartikan sebagai upaya Pemerintah Kabupaten Kebumen untuk mengeksplorasi seluruh potensi daerah dalam rangka mewujudkan Kebumen yang Sejahtera Mandiri Berakhlak Bersama Rakyat.

Hal itu disampaikan Bupati pada acara Soft Launching Kebumen International Expo (KIE) di Pendopo Kabumian Rumah Dinas Bupati Kebumen, Jumat, 3 Juni 2022. Peluncuran KIE itu ditandai dengan pelepasan balon udara oleh Bupati Kebumen Arif Sugiyanto diiring tembakan confetti. Tutu hadir Bupati Demak Eisti’anah, Wakil Bupati Kulonprogo Fajar Gegana, serta perwakilan dari kabupaten lain.

Bupati menyatakan, KIE bakal menjadi event terbesar yang belum pernah ada di Kebumen. Tujuannya tidak lain, untuk mendongkrak ekonomi masyarakat Kebumen, dan memperkenalkan secara luas.

“Kegiatan ini tidak lain dan tidak bukan tujuanya agar bagaimana ekonomi masyarakat Kebumen bisa meningkat. Di sana nanti lebih dari 400 booth pameran kita siapkan dengan berbagai katagori, VIP, Medium, Small, serta lapak untuk para pedagang kaki lima,” ujar Bupati.

Menurut Bupati, secara umum kegiatan KIE dibagi menjadi tiga bagian, yakni trade, tourism, investment dan business yang dikemas berbeda sehingga memiliki nilai tambah. Untuk inventasi, Bupati menargetkan Rp100 miliar dari adanya kegiatan ini.

“Target investasinya Rp100 miliar masuk me Kebumen,” terangnya.

Adapun kegiatan yang diadakan itu meliputi, festival anak, festival batik, festival kuliner, festival budaya, festival Kebumen Beriman, Kebumen sugih, Geo bike, Pesona Wisata Kebumen, Closing Ceremony, dan competition yang diisi berbagai lomba. sumber : https://kebumen24.com/resmi-diluncurkan-napak-kabumian-nggayuh-kayangan-jadi-tema-kebumen-international-expo/

04/06/2022

Komitmen Bupati Kebumen Arif Sugiyanto mempromosikan semua potensi Kebumen pada pasar nasional maupun internasional, bakal diwujudkan melalui ajang Kebumen International Expo (KIE) 2022, 25 Juni hingga 2 Juli 2022. Arif memastikan, KIE dengan konsep trade tourism investment and bussiness ini, tidak membebani anggaran Pemkab Kebumen.

KIE 2022 digadang akan membangkitkan perekonomian Kabupaten Kebumen pasca pandemi Covid-19. Bupati menyebut ada 500 peserta yang ikut dalam ajang tersebut, dari instansi pemerintahan baik provinsi maupun kabupaten/kota, BUMN/BUMD, asosiasi industri, perdagangan, pariwisata, perbankan, lembaga keuangan dan pembiayaan, pelaku UMKM, pelaku seni, dan lainnya.

Menurut Bupati, pasca pandemi ini, memang perlu terobosan yang kuat untuk mendongkrak perekonomian masyarakat. “KIE akan menggerakan roda perekonomian Kebumen. Anggarannya dari mana?, dari masyarakat untuk masyarakat, dari masyarakat untuk semua,” tegas Arif.

KIE tidak dicover anggaran Pemkab Kebumen karena anggaran sudah direfocusing Rp 250 miliar untuk penanganan dan pemulihan Covid-19. “Meski anggaran Pemkab terbatas, bukan berarti tidak bisa berbuat apa-apa. Justru kita harus punya lompatan untuk membangkitkan ekonomi masyarakat. KIE salah satunya, ajang ini untuk mengenalkan Kebumen dengan segala isi, potensi, dan kearifan lokal kepada masyarakat luas,” jelasnya.

Sebagai pemantik pengunjung, KIE bakal menghadirkan musisi papan atas, seperti Kerispatih, Dmasiv, Padi, Gigi, Rhoma Irama, Kotak, dan Slank. Targetnya, KIE dikunjungi 120.000 pengunjung.

04/06/2022

Nasib tak bisa diraba. Pun dengan ajal. Ketika tiba, tak ada satupun makhluk yang bisa menghelanya.

Ini seperti yang terjadi di Kebumen, Jawa Tengah. Seorang santri Ponpes Al Istiqomah, Desa Karangsari, Kecamatan Kebumen, inisial YS, dilaporkan meninggal dunia di saluran irigasi induk Kedungsamak, Desa Kemangguan, Kecamatan Alian.

Bocah laki-laki 11 tahun asal Desa Sitibentar Kecamatan Ambal itu, dilaporkan meninggal pada hari Rabu (1/6) sekitar pukul 14.30 WIB.

Kapolres Kebumen AKBP Burhaanuddin melalui Kasubsi Penmas Aiptu S Catur Nugraha, mengatakan peristiwa nahas bermula ketika santri cilik itu mandi di sungai bersama dengan teman lainnya sesama santri Ponpes Al Istiqomah.

"Jika kita amati, saluran irigasi itu airnya cukup deras. Saat itu korban tidak bisa menguasai derasnya air dan masuk ke gorong-gorong," Aiptu Catur menjelaskan kronologi kejadian.

Mengetahui korban masuk ke gorong-gorong, teman-temannya berusaha menolong dengan cara menutup pintu air. Sayang, saat ditemukan YS sudah meninggal dunia.

"Korban ditemukan kurang lebih 20 meter dari titik awal hilang. Namun saat ditemukan sudah meninggal dunia," ucap Catur.

Saat ini jenazah telah dibawa ke ponpes dan akan diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan.
Sumber
https://jateng.liputan6.com/read/4976274/tragedi-saluran-irigasi-maut-di-kebumen-santri-cilik-tewas-tersedot-pintu-air

04/06/2022

KEBUMEN INTERNATIONAL EXPO LUR LUR AJA LALI

Want your business to be the top-listed Media Company in Kebumen?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Category

Website

Address


Kebumen