ABCD Community

ABCD Community

Share

bebas unik asiiik kolamuhammadun ilaakhir . . . .

30/12/2013

Larangan Meniup Terompet di
Malam Tahun Baru Masehi
Jika orang-orang Nasrani
membunyikan lonceng sebagai
syimbol dalam event ibadah
mereka, meski lonceng orang-
orang Nasrani adalah buatan
mereka sendiri dan bukan
ajaran Nabi Isa ‘alaihis salam,
dan orang-orang Yahudi
menggunakan terompet sebagai
symbol untuk merayakan hari
kudus mereka, maka Islam
memiliki syimbol khusus untuk
mengumpulkan orang-orang
ketika hendak beribadah
kepada Allah, seruan yang
dapat membuat hati menjadi
tenang dan setan-setan lari
terbirit-birit ketika
mendengarkannya.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi
wasallam tidak menyukai
terompet karena menyerupai
Yahudi dan lonceng yang
menyerupai Nasrani, beliau
beralasan karena itu adalah
perilaku orang-orang Yahudi
dan Nasrani. Motif hukum ini
menunjukkan bahwa Rasulullah
shallallahu ‘alaihi wasallam
melarang syimbol-syimbol yang
menjadi ciri khas orang-orang
Yahudi dan Nasrani. Sedangkan
syimbol agama ini adalah suara
adzan yang mengandung
pemberitahuan dengan bacaan-
bacaan dzikir kepada Allah.
Hadits ini juga di antara sekian
banyak hadits yang
menunjukkan bahwa
menyerupai orang kafir
(tasyabbuh) adalah terlarang,
barangkali inilah dampak yang
paling berbahaya yang secara
langsung bersentuhan dengan
aqidah seorang muslim.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi
wasallam bersabda:
“Barangsiapa bertasyabuh
(menyerupai) dengan suatu
kaum, maka ia bagian dari
mereka.”
Dalam riwayat lain, Rasulullah
shallallahu ‘alaihi wasallam
menerangkan bahwa diakhir
zaman nanti, ummat ini akan
meniru dan mengikuti jejak
orang-orang Yahudi dan
Nashrani sejengkal demi
sejengkal, Mungkin inilah
zaman yang pernah disebutkan
oleh Rasulullah shallallahu
‘alaihi wasallam, dimana Kaum
muslimin terlihat jelas telah
mulai mengikuti mereka baik
dalam berpakaian atau pun
tradisi.
Dari Abu Sa’id Al Khudzri dari
Nabi shallallahu ‘alaihi
wasallam, beliau bersabda:
“Sungguh, kamu akan
mengikuti tradisi orang-orang
sebelum kalian, sehasta demi
sehasta, sejengkal demi
sejengkal, hingga kalaulah
mereka masuk liang biawak,
niscaya kalian mengikuti
mereka.” Kami bertanya,
“Wahai Rasulullah, Yahudi dan
Nasranikah?” Beliau
menjawab: “Siapa lagi kalau
bukan mereka?”
Ibnu Taimiyyah menegaskan,
katanya; “(ternyata) Syimbol
agama Yahudi dan Nasrani ini
telah dipakai oleh banyak umat
Islam, baik yang menjadi
penguasa ataupun yang
bukan.”

Want your establishment to be the top-listed Arts & Entertainment in Kuningan Timur?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Telephone

Website

Address


Kuningan
Kuningan Timur
45511