Rindu Rasulullah

Rindu Rasulullah

Share

Mengemban Misi Merindukan Nabi

Photos 12/07/2020

اللهم صل على المصطفى حبيبنا محمد عليه السلام

27/12/2017

SHOLAWAT IBROHIMIYAH
Sholawat ini adalah paling sempurnanya shighot sholawat atas Nabi Muhammad Saw sesuai hadits shohih yang telah diriwayatkan oleh Imam Malik dalam kitab Muwatho’, Imam Bukhori, Imam Muslim dalam kedua kitab shohihnya, Imam Abu Dawud, Imam Tirmidzi dan Imam Nasa’i. Berkata al-Hafidz al-Iroqi dan al-Hafidz as-Sakhowi dalam kitab Dala’il al-Khoirot, “Hadits ini muttafaq ‘alaih.”.
Adapun dalam lafadz shighot sholawatnya ada banyak riwayat yang berbeda-beda. Dan ini adalah riwayatnya Imam al-Baihaqi dan beberapa ulama’ lain yang tertulis dalam syarah kitab Dalail. Dalam hadits tersebut tidak ada lafadz siyadah (sayyidina) akan tetapi menurut Imam as-Syams ar-Ramli dalam syarah kitab Minhaj menuturkan bahwa memberi kata sayyidina lebih diutamakan.
Imam Bukhori dalam kitab shohihnya meriwayatkan bahwa Rasulullah Saw bersabda,
“Barang siapa membaca sholawat ini, aku akan bersaksi pada hari kiamat untuknya dengan kesaksian dan akan aku beri dia syafaat.”. Sebagian ulama’ juga menuturkan bahwa membaca sholawat ibrohimiyah seribu kali mewajibkan –bagi pembacanya- untuk bermimpi Nabi Muhammad Saw. Barang siapa yang bernadzar mengucapkan sholawat yang paling utama, maka hendaknya ia membaca sholawat ini, demikian menurut Imam Nawawi, karena sholawat ini adalah paling utama-utamanya cara bersholawat kepada Rasulullah Saw.
اللّهمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ وَباَرِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ فِيْ الْعَالَمِيْنَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ
(Fadloilus Sholawat S:58)

26/12/2017

Imam as-Sya’roni berkata: Rasulullah Saw bersabda,
“Barang siapa yang mengucapkan (sholawat) dengan cara ini, maka ia akan melihat ku di dalam mimpinya. Dan siapa yang melihat ku dalam mimpinya, maka ia akan melihat ku di hari kiamat. Dan siapa yang melihat ku di hari kiamat, akan aku beri syafa’at untuknya. Dan siapa yang memperoleh syafaat ku, ia akan minum telaga ku dan Allah mengharamkan jasadnya atas neraka.”.
Saya (mushonnif) berkata,
“Saya telah mencoba (membaca) sholawat ini sebelum akan tidur sampai saya tertidur. Saya melihat wajah mulia Rasulullah Saw di dalam rembulan dan saya pun berucap kepada beliau sehingga kemudian hilang wajah beliau dalam rembulan. Dan saya berharap kepada Allah dengan keagungan Nabi Muhammad Saw agar hasil kepada ku segala nikmat yang telah beliau janjikan dalam hadits mulia ini.”.
Ini shighot sholawatnya:
اللَّهمَّ صَلِّ عَلَى رُوْحِ مُحَمَّدٍ فِيْ الْأَرْوَاحِ وَعَلَى جَسَدِهِ فِيْ الأَجْسَادِ وَعَلَى قَبْرِهِ فِيْ الْقُبُوْرِ
Allahumma sholli ala ruhi Muhammad fil arwah wa ala jasadihi fil ajsad wa ala qobrihi fil qubur
(Fadloilus Sholawat, S:62)

24/12/2017

RINDUNYA SANG PELAYAN RASULULLAH SAW

Pada suatu hari salah seorang sahabat yang bernama Tsauban Ra. datang menghadap Rasulullah Saw. Dia datang dengan raut muka yang kusut, tubuh yang kurus dan terlihat sekali kesedihan di wajahnya.
Melihat perubahan pada diri pelayannya itu, Rasulullah Saw. bertanya kepadanya,
“Wahai Tsauban, apa yang terjadi pada dirimu?”
Tsauban pun menjawab,
“Wahai Rasulullah, sebenarnya aku tidak menderita penyakit apapun. Hanya saja, jika aku tidak melihat mu maka aku sangat merindukan mu dan merasakan kesepian tiada tara yang tidak ada obatnya selain pertemuan dengan mu. Ketika teringat kehidupan akhirat, aku hawatir tidak bisa melihat mu di sana. Sebab aku tahu, seandainya masuk surge pun, tempat ku pasti berbeda jauh dengan tempat mu. Dan jika aku tidak masuk surge maka untuk selama-lamanya aku tidak dapat memandang wajah mu.”.
Sesaat setelah sahabat yang bernama Tsauban ini menyampaikan keluh kesahnya, Allah Swt. menurunkan wahyu kepada Rasulullah Saw. Allah mewahyukan:
وَمَنْ يُطِعِ اللهَ وَالرّسُوْلَ فَأُولئِكَ مَعَ الّذِيْنَ أَنْعَمَ اللهُ عَليْهِمْ مِنَ النَّبِيِّيْنَ وَالصّدِّيْقِيْنَ وَالشُّهَدآءِ وَالصَّالِحِيْنَ وَحَسُنَ اُولئِك رَفِيْقاً
Dan siapa yang mentaati Allah dan Rasul(Nya), mereka itu akan bersam-sama dengan orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah, yaitu para Nabi, para shiddiqin, para syuhada, dan orang-orang saleh. Dan mereka itulah teman yang sebaik-baiknya. (QS An-Nisaa, 4:69)

Want your school to be the top-listed School/college in Lamongan?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Website

Address


Lamongan