Pak Maidi
Walikota Madiun 2019 - 2024
Walikota Madiun 2025 - 2030
Jalan jalan ke Kediri Kota
Kulinernya pecel tumpang dan
tahu takwa
Terimakasih warga kota Kediri gus qowim dan juga mbak .pw
Atas sambutanya yang ramah luar biasa 🙏🏻🙏🏻🙏🏻
Seperti biasa, saya isi waktu pagi dengan gowes keliling kota. Tapi, kali ini saya bersama Mbak Wali .pw keliling di Kota Kediri.
Melihat-lihat penataan kota, saya rasa Kota Kediri punya banyak potensi. Khususnya potensi wisata.
Di Wisata Alam Sumber Jiput, misalnya. Destinasi wisata ini bisa jadi wisata unggulan Kota Kediri. Lokasi yang sejuk, air jernih, dan pepohonan rindang patut dikembangkan menjadi ekowisata berkelanjutan. Wisatanya dapat ekonomi masyarakat lokal juga dapat.
Dengan semangat bersama membangun kota dan mensejahterakan masyarakat.
Bismillah, Kota Madiun dan Kota Kediri akan berkolaborasi serta bersinergi.
Perubahan terjadi setiap waktu,
Siapa tidak beradaptasi niscaya akan jadi korban perubahan itu. Pemerintah tidak bisa berkaselerasi jika hanya bekerja sendiri.
Maka kolaborasi yang sinergi adalah kunci. Kota Madiun dan Kediri sepaham tentang hal ini.
Saya bersama mbak .pw berkomitmen untuk bekerjasama membangun Kota. Kota Kediri akan mengadopsi hal-hal positif dari Kota Madiun utamanya bidang pariwisata dan ekonomi begitu juga sebaliknya. Semoga kerjasama inj akan memberikan dampak positif bagi kedua pemerintah untuk mewujudkan satu tujuan yaitu memajukan Kota dan menyejahterakan Masyarakat.
Pembangunan objek wisata di Kota Madiun semakin merata. Jika sebelumnya Kampung Korea di Kelurahan Kanigoro, Kecamatan Kartoharjo, kali ini kota kita punya Kampung Jepang di Kelurahan Banjarejo, Kecamatan Taman.
Ke depan, akan ada kampung-kampung replika dunia lainnya di beberapa kelurahan. Seperti Kampung Arab dan Kampung Jawa di wilayah Kecamatan Manguharjo.
Insya Allah, keberadaan kampung-kampung tematik ini memperpanjang daftar objek wisata di Kota Madiun. Pun menggeliatkan sektor wisata maupun ekonomi lebih luas hingga tingkat kelurahan. Lebih dari itu, tiap kampung juga dikonsep sebagai kawasan pertanian program swasembada ketahanan pangan.
Di Kampung Jepang ini, misalnya. Pembangunan memang belum sepenuhnya selesai. Tapi, saya silakan kepada masyarakat yang ingin datang ke Kampung Jepang. Mau berswafoto silakan. Mau menggelar hajat pernikahan atau acara lainnya juga boleh.
Kalau semua sudah sempurna, tiap kampung, termasuk Kampung Jepang, akan kita jadikan objek wisata terintegrasi. Kita sediakan bus Heritage Express bagi wisatawan bersafari di objek-objek wisata di Kota Madiun.
2027 wajib zero sampah di Kota Madiun. Tidak boleh ada alasan. Semua kantor, semua aktivitas ekonomi harus ada tong sampahnya. Tidak cukup hanya itu. Sampah harus terkelola dengan baik. Dipilah sesuai jenisnya. Tidak boleh lagi sembarangan membuang sampah meski sudah pada tempatnya.
Sampah yang akhirnya dibuang ke TPS adalah sampah yang sudah tidak bisa diolah atau dimanfaatkan sama sekali. Kita harus pintar dan bijak. Sampah yang bernilai ekonomis, silahkan dijual. Nanti akan ada banyak bank-bank sampah. Termasuk yang dikelola Koperasi Kelurahan Merah Putih.
Sampah sisa makanan, sayur, dan lainnya, bisa dimanfaatkan untuk pakan ternak. Makanya, saya juga menganjurkan kantor-kantor kelurahan, kecamatan, dapat memanfaatkan lahannya untuk ternak. Pakannya, dari sisa-sisa makanan tadi.
Sampah harus benar-benar terkelola dengan baik dari tingkat bawah. Dari tingkat masyarakat. Sampah rumah tangga juga harus begitu dengan dikoordinir kelurahan. Kelurahan terbaik saya siapkan reward Rp 500 juta. Sebaliknya, yang membandel akan kita semprit. Akan kita beri sanksi. Akan saya cek langsung dengan sering turun keliling ke bawah. Ini demi kota kita yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Website
Address
Madiun