Balai Besar KIPM Makassar
Laman resmi Balai Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan Makassar
15/04/2025
REMOTE INSPECTION SURVEILAN PENERAPAN GMP/SSOP DAN HACCP DI UPI/UPRL
BPPMHKP Makassar sebagai salah satu Unit Pelaksana Teknis Kementerian Kelautan dan Perikanan yang berperan dalam pengendalian sistem jaminan mutu dan keamanan hasil perikanan melakukan surveilan penerapan HACCP di Unit Pengolahan Ikan (UPI)/ Unit Pengolahan Rumput Laut (UPRL) di Sulawesi Selatan. Surveilan HACCP merupakan kegiatan pengawasan sistem pengendalian mutu dan keamanan hasil perikanan di UPI/UPRL yang dilaksanakan secara rutin dengan frekuensi sesuai dengan grade sertifikat HACCP yang dimiliki.
Pada tanggal 15 April 2025, Inspektur mutu BPPMHKP Makassar telah melaksanakan surveilan penerapan HACCP di 2 UPI/UPRL dengan 3 ruang lingkup HACCP yaitu Dried Seaweed, Frozen Demersal Fish, dan Frozen Pelagic Fish. Surveilan penerapan HACCP merupakan salah satu persyaratan penerbitan Sertifikat Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan untuk tujuan ekspor dan dilaksanakan dengan melakukan pengamatan pada proses produksi dan rekaman di Unit Pengolahan Ikan. Selain itu, dilakukan p**a pengambilan sampel untuk pengujian laboratorium dalam rangka official control untuk memastikan keamanan pangan produk perikanan yang dihasilkan.
Dengan surveilan penerapan HACCP, UPI/UPRL dapat mengakses Sertifikat Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan untuk tujuan ekspor dan dapat memenuhi persyaratan regulasi internasional sehingga meningkatkan keberterimaan ekspor hasil perikanan di seluruh dunia.
15/04/2025
SOSIALISASI PENINGKATAN KEPATUHAN PELAKU USAHA DALAM PENERAPAN APLIKASI SIAP MUTU
Dalam rangka menciptakan pemerintahan yang bersih dan berwibawa, salah satu indikator yang digunakan adalah tingkat kepatuhan. Setiap UPT BPPMHKP memiliki fungsi pelayanan dalam pengendalian dan pengawasan mutu dan keamanan hasil perikanan yang terkait langsung dengan pelaku usaha bidang kelautan dan perikanan. Pelaku usaha tersebut antara lain pelaku usaha yang bergerak dibidang eksportasi produk perikanan. Pengukuran tingkat kepatuhan berdasarkan pada tingkat ketaatan dalam mengikuti ketentuan administrasi dan teknis berdasarkan peraturan/regulasi yang telah ditetapkan.
Setiap UPT BPPMHKP harus mampu mengukur tingkat kepatuhan pelaku usaha yang berada di wilayah masing-masing. Diharapkan dari hasil pengukuran akan didapatkan nilai kepatuhan dari masing-masing pelaku usaha. Penilaian kepatuhan pelaku usaha mengandung dua instrumen yaitu temuan administrasi dan temuan teknis. Temuan administrasi adalah temuan yang bersifat administrasi dan proses pelayanan tetap dilanjutkan tanpa adanya internal suspend. Adapun temuan teknis/regulatif adalah temuan yg sifatnya melanggar unsur teknis dan regulatif serta tindakan yang dilakukan adalah dapat berdampak pada pelanggaran hukum.
Badan Mutu KKP Makassar melaksanakan Sosialisasi Peningkatan Kepatuhan Pelaku Usaha Dalam Penerapan Aplikasi SIAP MUTU yang diikuti oleh pelaku usaha ekspor di Sulawesi Selatan, inspektur mutu, petugas pelayanan serta unsur manajemen Badan Mutu KKP Makassar pada tanggal 15 April 2025 secara daring. Plt. Kepala Badan Mutu KKP Makassar menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada pelaku usaha yang memiliki tingkat kepatuhan tinggi dalam pelaksanaan penjaminan mutu dan keamanan hasil perikanan. Disampaikan bahwa saat ini telah dilaunching platform SIAP MUTU sebagai tools dalam pelayanan sertifikasi ekspor. Beberapa potensi masalah yg terjadi dalam pelayanan antara lain masih relatif tingginya permohonan revisi SMKHP.
Diharapkan dengan adanya kegiatan tersebut, dapat meningkatkan reputasi kepatuhan pelaku usaha dan meminimalisir terjadinya pelanggaran administrasi dan pelanggaran teknis oleh pelaku usaha.
15/04/2025
BADAN MUTU KKP MAKASSAR MENDUKUNG EKSPOR KOMODITI PERIKANAN DARI KABUPATEN BANTAENG
Ditengah ketidakpastian ekonomi dunia, sektor kelautan dan perikanan Sulawesi Selatan terus bergerak. Hal ini dibuktikan dengan terlaksananya ekspor perdana 24 ton gurita beku milik PT. Celebes Ocean Fisheries untuk di ekspor ke Mexico senin pagi, 14 April 2025 di Kab. Bantaeng Sulawesi Selatan. Ekspor perdana ini dilepas oleh Bupati Bantaeng, Fathul Fauzy Nurdin dengan melakukan penyegelan kontainer dan prosesi pemecahan kendi.
Plt. Badan Mutu KKP Makassar, Sri Rahayu Setyaningsih pada pelepasan ekspor ini mendukung penuh kelancaran ekspor dengan menyerahkan Sertifikat Kelayakan Pengolahan (SKP), Sertifikat Hazard Analysis and Critical Control Points (HACCP), dan Sertifikat Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (SMKHP) sebagai sebagai wujud komitmen dalam penerapan jaminan mutu dan keamanan hasil perikanan yang akan di ekspor.
Potensi ekspor Gurita ke Mexico cukup menjanjikan. Pada tahun 2024 Badan Mutu KKP Makassar melakukan sertifikasi produk gurita ke Mexico sebanyak 449 ton dengan nilai Rp. 33,3 Milyar. Selain Mexico, gurita dari Sulawesi Selatan juga diminati di Amerika Serikat, Rusia, Italia, Jepang, China, dan puluhan negara lainnya.
Komisaris Utama PT. Celebes Ocean Fisheries, Nurdin Abdullah menyatakan apresiasi atas dukungan berbagai pihak dalam ekspor perdana ini. Kedepannya PT. Celebes Ocean Fisheries juga akan memperluas pasar ekspor ke negara-negara lainnya. Badan Mutu KKP Makassar siap berkolaborasi dengan pemda dan instansi lainnya dalam meningkatkan perekonomian Sulawesi Selatan di sektor Kelautan dan Perikanan.
14/04/2025
Posted • Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy lepas eskpor perdana komoditi Gurita sebanyak 24 ton. Pelepasan eskpor tujuan Negara Meksiko ini, disaksikan oleh para unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah di Kantor PT. Global Fishery Product, Pa'jukukang, Kabupaten Bantaeng, Senin, 14 April 2025.
Kepala daerah yang akrab disapa Uji Nurdin ini mengaku bangga dan terharu. Mengingat dari sekian lama, Bantaeng kini mengekspor komoditas baru.
Kepala daerah termuda di Sulsel ini berharap, dengan adanya ekspor perdana ini, menjadi pemicu pelaku-pelaku usaha lainnya turut menyasar pelbagai negara untuk memasarkan produknya.
Lebih lanjut ditambahkan bahwa Bantaeng memiliki kawasan industri yang sudah ditetapkan bapak Presiden seluas 3.300 hektare. Sekarang sudah terpakai 400 hektare. Jadi masih banyak lahan kosong. Ini bisa menjadi salah satu opsi untuk perusahaan perikanan untuk masuk kawasan tersebut.
Sementara Komisari Utama PT. Celebes Ocean Fisheries, Nurdin Abdullah (NA) mengungkapkan, perairan Sulsel dikelilingi sumber laut yang melimpah. Sehingga, tantangan pemerintah ke depan adalah bagaimana membantu para nelayan agar memiliki peralatan yang modern.
Plt. Kepala Badan Mutu KKP Makassar, Sri Rahayu Setyaningsih membeberkan, pihaknya telah melakukan inspeksi pada Maret lalu. Hasilnya, PT Celebes Ocean Fisheries layak mendapatkan Sertifikat Kelayakan Pengolahan (SKP), dan Sertifikat HACCP (Hazard Analysis and Critical Control Point).
Hadir pada kesempatan itu Kepala Kejaksaan Negeri Bantaeng, Satria Abdi, mewakili Dandim 1410 Bantaeng, Letkol Inf. Andi Usman, mewakili Kapolres Bantaeng, Kompol Mas'ud, para Pimpinan OPD terkait dan para stakeholder.
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Contact the hotel
Telephone
Website
Address
Jalan Dakota No. 24
Makassar
90242
Opening Hours
| Monday | 06:00 - 20:00 |
| Tuesday | 06:00 - 20:00 |
| Wednesday | 06:00 - 20:00 |
| Thursday | 06:00 - 20:00 |
| Friday | 06:00 - 20:00 |
| Saturday | 06:00 - 20:00 |
| Sunday | 06:00 - 20:00 |