Physiocenter Mks Fisioterapi

Physiocenter Mks Fisioterapi

Share

Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Physiocenter Mks Fisioterapi, Physical therapist, Jalan Pengayoman kompleks Ruko Mirah depan grand toserba/hotel grand town, Makassar.

13/07/2021

Shin Splints
Shin splints atau Medial Tibial Stress Syndrome (MTSS) adalah kondisi nyeri akibat olahraga pada bagian di depan tungkai, dibagian dalam tulang tibia krena adanya inflamasi dikarenakan trauma berulang.

Penyebab
Shin splints dapat disebabkan oleh berbagai penyebab tapi biasanya karena aktivitas olahraga. Pemanasan yang tidak adekuat sebelum aktivitas olahraga/berlari atau peningkatan intensitas latihan secara mendadak dapat meningkatkan resiko shin splints, berjalan pada permukaan yang tidak rata atau keras, teknik yang buruk atau abnormalitas pada kaki yang menyebabkan terjadi stress pada tungkai.

Gejala
Pasien biasanya mengeluhkan nyeri tajam pada bagian sisi dalam tibia yang bertambah berat ketika memulai olahraga. Selain itu, gejala yang didapati yakni adanya swelling (bengkak). Pada awalnya pasien hanya merasakan nyeri di awal latihan, lalu hilang saat berolahraga, dan kembali lagi saat periode pendinginan. Ketika shin splints semakin parah, rasa sakitnya bisa tetap ada selama latihan dan juga bisa muncul selama berjam-jam dan berhari-hari setelah penghentian aktivitas pemicu.

Resiko dan komplikasi
Kondisi shin splints yang tidak mendapatkan penanganan dengan baik dapat membatasi pasien melakukan olahraga seperti berlari. Pada kasus yang lebih serius, dapat menyebabkan stress fraktur pada tibia.

Kapan pasien dapat pulih sepenuhnya?
Waktu yang dibutuhkan untuk pulih sepenuhnya dari kondisi ini sekitar 3-6 bulan. Penanganan yang lebih awal dan tepat menjadi salah faktor kesembuhan pasien.

๐Ÿ“šhttps://www.physio-pedia.com/Shin-splints

21/06/2021

|TEAR ROTATOR CUFF|

Tear pada rotator cuff dapat terjadi secara tiba-tiba pada gerakan lengan diatas kepala yang menyebabkan kerobekan pada otot dan tendon.
Penyebab tear rotator cuff sering terjadi pada olahraga yang melibatkan beberapa pergerakan lengan diatas kepala seperti volleyball, baseball, berenang, dan tenis. Olahraga tersebut dapat meningkatkan gerakan berat dan berlebihan yang cepat pada bahu. Hal ini dapat menyebabkan tear pada rotator cuff.

Gejala pada tear rotator cuff dapat berupa kerobekan tiba-tiba yang dapat dirasakan di daerah bahu, keterbatasan gerakan, nyeri hebat, dan kelemahan didaerah bahu, dan ketidakmampuan melakukan pergerakan pada lengan kearah luar. kondisi tersebut menyebabkan nyeri ketika baring pada sisi bahu yang bermasalah.

Fisioterapis akan melakukan pemeriksaan luas gerak sendi dan menyarankan pasien untuk X-Ray terlebih dahulu jika memungkinkan terkait kondisi lain yang dapat terjadi seperti fraktur atau bone spurs.

Cedera rotator cuff yang tidak mendapatkan penangan yang baik akan menignkatkan iflamasi dan juga nyeri, serta terjadi penurunan gerakan pada bahu, ketidakmampuan melakukan rotasi pada bahu. Resiko jangka panjang akan menyebabkan terjadinya bone spur.

Kapan pasien dapat pulih sepenuhnya?
Setidaknya pasien akan menghabiskan waktu rehabilitasi sekitar 3-6 bulan sebelum pasien dapat kembali berolahraga. Jika pasien mengalami tear rotator cuff yang cukup serius, biasanya akan disarankan untuk mendapatkan tindakan operasi ditambah dengan periode untuk recovery selama 18 bulan.

๐Ÿ“šJones Gareth, Ed Wilson. 2010. The Bma Guide to Sport Injuries. A CIP Catalongue Record for this Book from the British Library.

03/06/2021

APA SIH RUPTUR Tendon Achilles ?

Halo teman-teman๐Ÿ™‚, tentu saja anda sudah tidak asing lagi dengan kondisi ruptur yang terjadi pada tendon achilles. Nah, untuk lebih memahami lagi, terkait kondisi tersebut. Yuk kita simak informasi berikut ini

Seperti yang kita tahu, tendon achilles adalah tendon manusia yang paling kuat. Gangguan pada tendon Achilles sering terjadi pada atlet dan biasanya berhubungan dengan kegiatan olahraga, terutama yang melibatkan gerakan melompat, berlari, dan akselerasi mendadak, seperti pada olaharaga sepak bola, tenis, ataupun bola basket. Nah, Untuk penyebabnya sendiri multifactor, baik karena faktor intrinsik maupun ekstrinsik.
Dalam literature mengklasifikasikan trauma penyebab ruptur tendon Achilles menjadi 3 kategori, yakni
1. Kategori pertama, ketika berat badan bertumpu pada kaki depan saat lutut dalam keadaan ekstensi. Gerakan ini dapat dilihat saat posisi start sprinter dan saat melompat pada olahraga basket. Mekanisme seperti ini merupakan penyebab ruptur tendon Achilles sebanyak 53%.
2. Kategori kedua terjadi secara mendadak, yakni ketika dorsofleksi ankle, misalnya ketika kaki terpeleset ke dalam lubang atau ketika seseorang jatuh dari tangga. Mekanisme kedua menyebabkan ruptur Achilles sebanyak 17%.
3. Kategori ketiga merupakan dorsofleksi paksa saat kaki dalam keadaan plantar fleksi, misalnya ketika jatuh dari ketinggian. Mekanisme ini merupakan penyebab ruptur Achilles sebanyak 10%.

Keluhan utama pasien dapat berupa nyeri tajam mendadak di betis, seperti ditendang dari belakang saat berolahraga. Kadangkala keluhan dapat berupa nyeri berulang di tumit dengan riwayat trauma minor. Selain itu, pasien juga mengeluhkan sulit melakukan aktivitas sehari-hari seperti berjalan menanjak atau menaiki tangga. Pasien juga tidak mampu berjinjit dan perubahan gaya berjalan.
Nah, sekarang teman-teman sudah paham kan terkait rupture pada tendon Achilles. Semoga informasi ini dapat memberikan manfaat buat anda semua.

๐Ÿ“• Yousef, A. et all.2018. Achilles Tendon and Athletes, Update in Management of Foot and Ankle Disorders, Thanos Badekas, IntechOpen

Want your practice to be the top-listed Clinic in Makassar?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Telephone

Website

Address


Jalan Pengayoman Kompleks Ruko Mirah Depan Grand Toserba/hotel Grand Town
Makassar