POS PI GBI Sp.POS
Pelayanan Gereja Lokal, Konseling Keluarga dan Orang Muda dengan berpusat kepada Kristus
5 Dimensi Pertumbuhan Gereja, Setiap gereja perlu :
1. Bertambah akrab dgn sesama angota melalui persekutuan.
2. Bertambah sungguh-sungguh melalui pemuridan.
3. Bertambah kuat melalui ibadah.
4. Bertambah besar melalui pelayanan.
5. Bertambah luas melalui penginjilan.
Kelima segi pertumbuhan ini digambarkan dlm gereja mula-mula di Yerusalem (Kis 2:42-47)
Dan akibatnya, ayat 47 berbunyi " Dan tiap-tiap hari Tuhan menambah jumlah mereka..."
Ada 2 hal dari ayat ini :
1. Tuhan menambahkan pertumbuhan (bagian-Nya) ketika gereja melakukan bagiannya.
2. Pertumbuhan terjadi tiap hari, yg berarti, sedikitnya gereja yg sehat memperoleh 365 petobat baru dlm setahun.
Pertumbuhan gereja merupakan akibat wajar dari gereja yg sehat.
Selamat Hari Minggu, selamat beribadah, dan salam sejahtera.
Sebab Tuhan adalah adil dan ia mengasihi keadilan. Orang yang tulus akan memandang wajahNya. [ Mazmur 11:7 ]
26/11/2022
Morning Blessing, 26 Nov'22
" Tenanglah !! "
Matius 14:27
Tetapi segera Yesus berkata kepada mereka: "Tenanglah! Aku ini, jangan takut!"
Sering sekali dalam menghadapi badai hidup, yg rasanya kita gk punya kekuatan utk menghadapinya, kita cenderung jadi gelisah, terburu-buru mengambil keputusan, bahkan tidak jarang akhirnya kita mengambil jalan pintas.
Tetapi kita lupa, Yesus pernah berkata kepada murid2 nya yg sdg menghadapi badai angin sakal ...."Tenanglah !! Aku ini, jangan takut!"
Saat kita gelisah, tidak bisa tenang, kehadiran Yesus bagi kitapun bisa kita anggap sbg "hantu" yg menakutkan. Mknya Yesus mengingatkan kita supaya tetap tenang, dan pandang Yesus dan jangan takut !!
Tenanglah kini hatiku
Tuhan memimpin langkah hidupku
Di saat bimbang dan ragu
Kurasa tangan-Nya
Yesus membimbingku
Tanganku dipegang-Nya
Hatiku berserah pada semua janji-Nya
Jadilah TENANG !!!
16/11/2022
Morning Blessing, 16 Nov'22
"Mengapa Tidak Berubah"
"Mengapa kami berpuasa dan Engkau tidak memperhatikannya juga? Mengapa kami merendahkan diri dan Engkau tidak mengindahkannya juga?”
(Yesaya 58:3)
Setelah tiga bulan membeli sebuah treadmill, seorang pemuda mengembalikannya ke toko. Marah-marah ia berkata, “Tidak ada yang berubah! Berat badan saya tidak juga turun!” “Maaf,” si pegawai menyela, “Bagaimana dengan pola makan Anda?” “Tetap banyak seperti biasanya,” jawab pemuda itu malu-malu.
Kita kerap mempertanyakan keheranan serupa. Dalam mengiring Yesus, kita menambahkan doa, puasa dan pelayanan, namun tidak mengalami perubahan apa-apa. Jangankan melihat terobosan, kesembuhan, pemulihan atau berbagai mukjizat lainnya, keintiman dalam hadirat Tuhan pun tidak kita rasakan. Dalam hati kita bertanya-tanya, “Mengapa semua yang aku lakukan tidak Kau indahkan, ya Tuhan?” Faktanya, bukan Tuhan tidak mengindahkan tetapi kitalah yang belum mau meninggalkan dosa!
Bangsa Israel pernah memprotes keadilan Tuhan. Mereka berkata, “Mengapa kami berpuasa dan Engkau tidak memperhatikannya juga? Mengapa kami merendahkan diri dan Engkau tidak mengindahkannya juga?” Kepada mereka Tuhan menyingkapkan kebenarannya. Bukan Dia tidak memperhatikan atau mengindahkan perbuatan mereka, namun ketika melakukannya, mereka tidak juga meninggalkan kebiasaan-kebiasaan lama yang tidak berkenan di hadapan-Nya. Hati jauh dari belas kasihan, lalu tangan yang seharusnya terulur memberikan bantuan digunakan untuk menekan sesama.
Kita tidak dapat mengasihi Tuhan tanpa meninggalkan dosa. Kita juga tidak dapat mengasihi Tuhan tanpa memedulikan sesama. Apabila kita rindu mengalami perubahan di kehidupan ini, maka selaraskan saja iman dengan perbuatan!
KETIKA HAL BAIK YANG KITA TAMBAHKAN DALAM KEHIDUPAN INI TIDAK MEMBERI
DAMPAK, ARTINYA MASIH ADA HAL BURUK YANG PERLU KITA TINGGALKAN
God Bless You 🙏🙏
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Website
Address
Jalan Parang I No. 34
Medan