Esperoida
#kegiatan sehari hari bersama siswa di sekolah dan bersama anak anak di rumah
#konten masak masak
#konten jalan jalan
#konten makanan
Saat ini mereka masih menikmati dengan penuh rasa syukur 🙏
14/06/2026
Semoga 0.01 kelak menjadi 10$ bahkan 100$.
Sampai saat ini masih tetap bertahan,anggap saja sebagai hiburan agar tidak menjadi beban
Selamat beristirahat malam besti srmoga sehat selalu 🥰 🙏
14/06/2026
Cerita Kegiatan Bu Guru di hari Minggu 🥰
Tak ada hari libur,yang ada istirahat sejenak jika sudah mulai lelah karena tubuh memiliki batas kemampuan untuk melakukan aktivitas.
Seperti biasa hari hari Bu guru selaluu repot 🥰baik hari kerja maupun hari libur bahkan lebih repot di hari libur karena sudah tersusun apik semua agenda. Pagi ini di awali di perdapuran untuk menyiapkan sarapan,tapi namanya aja sarapan menu yang sama juga nanti untuk makan siang 😄😄😄, ada yang sama nggk beb?
Ceritanya anak bungsu bu guru masih ujian Sumatif, agar pertanyaan," Emak,...soal ini gimana,yang ini gimana dan blablablabla... di sela sela suara wajan dan aroma masakan maka emak mengambil keputusan untuk mendampinginya belajar sambil memasak. Beginilah akhirnya... Ikutlah meja belajar dan buku buku ke dapur emak 😆 nggk apa apalah ya nak yang penting semua soal bisa dijawab🥰
Menjadi ibu guru sekaligus ibu rumah tangga memang seperti menjalani dua profesi dalam satu waktu. Pagi hingga sore mendampingi murid-murid belajar, lalu p**ang masih berganti peran menjadi guru terbaik untuk anak sendiri. Hari libur pun sering kali hanya berbeda nama, karena tugas dan tanggung jawab tetap berjalan seperti biasa.
Lelah memang ada, tetapi setiap halaman yang berhasil dipahami, setiap soal yang berhasil dikerjakan, dan setiap senyum anak menjadi penghapus rasa penat. Karena bagi seorang ibu, pendidikan dan keluarga selalu menjadi prioritas yang tak pernah mengenal hari libur.
Semoga usaha kecil hari ini menjadi bekal besar untuk masa depanmu nanti, Nak. ❤️❤️
13/06/2026
Cerita Kegiatan Bu Guru 🥰
Temanku yang paling setia menanti kehadiranku setiap hari 🥰
Yuk kita bergabung 🏃🏃🏃🏃
"Teman Setia yang Tak Pernah Absen"
Pagi belum sepenuhnya terang, tapi aktivitas sudah dimulai. Di sudut dapur yang sederhana ini, ada satu teman setia yang selalu hadir menemani setiap langkah seorang ibu rumah tangga. Bukan manusia, bukan p**a sahabat yang bisa diajak berbincang, melainkan dapur yang setiap hari menjadi saksi perjuangan tanpa jeda.
Di sinilah cerita dimulai. Dari menyiapkan sarapan, mencuci piring yang seolah tak pernah habis, hingga meracik masakan penuh cinta untuk keluarga tercinta. Kadang lelah datang tanpa diundang, namun tugas tetap berjalan karena ada senyum keluarga yang menjadi penyemangat.
Dapur adalah teman setia yang tidak pernah absen. Ia menyimpan aroma masakan, cerita sederhana, dan pengorbanan yang sering kali tak terlihat. Setiap panci, wajan, dan tumpukan piring menjadi bagian dari perjalanan seorang ibu yang bekerja tanpa mengenal jam kerja dan tanpa hari libur.
Hari ini, seperti hari-hari sebelumnya, aku kembali berdiri di sini. Menyiapkan hidangan terbaik dengan penuh kasih. Karena kebahagiaan keluarga sering kali berawal dari dapur, tempat cinta diolah menjadi rasa yang tak tergantikan.
"Menjadi ibu rumah tangga mungkin tak selalu mudah, tetapi bersama teman setia bernama dapur, setiap lelah terasa berarti ketika melihat keluarga menikmati hasilnya dengan bahag
Tentu setiap orang akan merasa puas jika semua pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik. Begitu juga dengan kami ya beb, hari ini merasa lega karena tugas semester ini hampir tiba di finish . Yuk kumpulkan kembali semangat untuk mengawali tugas yang baru. Selamat bertugas para cekgu di manapun berada, salam sehat selalu 🥰
13/06/2026
Cerita Bu Guru kemarin siang 🥰 ini bukti bahwa kami benar-benar serius dan bertanggung jawab 🥰. Pekerjaan yang dilakukan dengan penuh tanggung jawab tentu akan memberikan hasil yang memuaskan 👍.
Jadi ceritanya hari ini kami sedang mengisi e-rapot,sedang mode serius☺️jangan diganggu dulu ya 🥰 karena kami sedang melaksanakan salah satu tugas pokoknya yaitu memberikan penilaian dan mengolah nilai selanjuttnya melaporkan hasil belajar kepada orang tua. Sebenarnya tugas pokok Bapak/Ibu guru itu banyak loh...👇
- Mendidik: Meneruskan, menanamkan, dan mengembangkan nilai-nilai hidup serta karakter kepada peserta didik.Mengajar: Menyampaikan, meneruskan, dan mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi kepada peserta didik.
- Membimbing: Memberikan tuntunan kepada siswa dalam memecahkan masalah yang dihadapinya selama proses belajar.
- Mengarahkan: Memandu peserta didik agar tetap berada di jalur yang tepat dalam mencapai tujuan pembelajaran dan perkembangan pribadi mereka.
- Melatih: Mengembangkan keterampilan, kecakapan, dan psikomotorik peserta didik.
- Menilai: Melakukan proses pengump**an dan pengolahan informasi untuk mengukur pencapaian hasil belajar peserta didik.
- Mengevaluasi: Menilai tingkat keberhasilan proses pembelajaran dan pencapaian kompetensi siswa secara keseluruhan.
13/06/2026
Kegiatan Bu guru pagi Ini 🥰
Terlihat jelas ada kelegaan yang tergambar dari wajah wajah Bu guru hari ini🥰 karena hari ini rapat kerja yang terakhir semester genap Tahun Ajaran 2025 /2026 itu artinya tugas untuk tahun ajaran ini sudah selesai,waktunya untuk bersantai mengumpulkan energi tahun ajaran baru nanti ☺️☺️☺️☺️
Di ruangan sederhana ini, kami menutup semester dengan senyum yang berbeda. Senyum yang lahir dari perjalanan panjang, tumpukan tugas, revisi yang tak terhitung, serta berbagai tanggung jawab yang akhirnya berhasil diselesaikan dengan baik. Ada rasa lega yang sulit diungkapkan ketika satu per satu target telah tercapai dan semua usaha terbayar. Hari ini bukan hanya tentang rapat atau pertemuan, tetapi tentang merayakan proses yang telah kami lalui bersama. Kini, setelah semua kewajiban semester ini tertunaikan, saatnya memberi ruang untuk diri sendiri, menikmati jeda, mengumpulkan kembali energi, dan menyambut hari-hari yang lebih santai. Karena setelah bekerja keras, waktu untuk beristirahat akhirnya tiba."
Di tengah kesibukan Bu guru 🥰
Menunggu waktu yang panjang untuk bisa berlibur sudah dipastikan tak pernah bisa karena Bu guru dan paksu beda profesi sehingga beda jam tayangnya. Saat Bu guru dan anak anak libur paksu malah sibuk tak karuan. Jadi kita curi start untuk tetap bisa bersama keluarga tercinta ❤️❤️
12/06/2026
Cerita Bu Guru siang Ini 🥰
Makanan sehat itu nggk harus mahal🥰
Tidak ada hidangan mewah, tidak ada dekorasi yang berlebihan, dan tidak ada makanan yang sedang viral. Hanya seporsi nasi putih, sedikit lauk, sambal atau kuah sederhana, camilan tradisional, serta sebutir jeruk yang tumbuh dari alam sekitar. Pokoknya alami dan masih jauh dari kata mewah 😄
Bagi sebagian orang, makanan sehat sering kali identik dengan makanan mahal, restoran eksklusif, atau bahan-bahan impor yang sulit dijangkau. Padahal, kesehatan tidak selalu datang dari kemewahan. Kesehatan hadir dari keseimbangan, kesederhanaan, dan rasa syukur atas apa yang tersedia di sekitar kita.
Nasi memberikan energi untuk menjalani aktivitas sehari-hari. Lauk menjadi sumber protein yang membantu menjaga dan memperbaiki jaringan tubuh. Jeruk menyumbangkan vitamin dan kesegaran alami yang dibutuhkan tubuh. Semua tersaji dalam porsi yang cukup, tidak berlebihan, dan tetap memenuhi kebutuhan gizi dasar.
Inilah definisi makanan sehat yang sering terlupakan: makanan yang mampu memenuhi kebutuhan tubuh, aman dikonsumsi, bergizi seimbang, serta berasal dari bahan yang baik dan alami. Sehat bukan tentang harga yang mahal, melainkan tentang bagaimana makanan tersebut memberikan manfaat bagi tubuh dan dikonsumsi dengan pola yang tepat.
Kita hidup di lingkungan yang kaya akan sumber pangan lokal. Sayuran dari kebun, buah dari pekarangan, ikan dari sungai atau laut, umbi-umbian, kacang-kacangan, hingga berbagai hasil pertanian lokal adalah anugerah yang dapat menjadi sumber makanan sehat setiap hari. Tidak perlu menunggu memiliki makanan yang mewah untuk mulai hidup sehat. Justru dari makanan sederhana yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, tubuh dapat memperoleh nutrisi yang dibutuhkan.
Makanan sehat adalah tentang menghargai hasil alam, memilih bahan yang segar, mengolahnya dengan bijak, dan menikmatinya dengan rasa syukur. Karena pada akhirnya, kesehatan tidak diukur dari seberapa mahal makanan yang kita makan, tetapi dari seberapa baik makanan tersebut menjaga tubuh, memberi energi, dan mendukung kualitas hidup kita.
Mari belajar bahwa hidup sehat bisa dimulai dari meja makan yang sederhana. Sebab kesederhanaan yang penuh gizi sering kali lebih bermakna daripada kemewahan yang hanya memanjakan mata.
"Jadi makanan sehat adalah makanan yang mengandung zat gizi yang dibutuhkan tubuh seperti karbohidrat, protein, vitamin, mineral, serat, dan air dalam jumlah yang seimbang. Makanan sehat tidak harus mahal atau mewah. Berbagai bahan pangan lokal yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar seperti nasi, sayuran, buah-buahan, ikan, telur, tempe, tahu, dan umbi-umbian juga dapat menjadi pilihan makanan sehat. Yang terpenting adalah kebersihan, keseimbangan gizi, variasi makanan, serta pengolahan yang baik sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh tubuh"
Mari bersantap siang besti 🥰
11/06/2026
Cerita Bu Guru tentang kebersihan 🥰
Di balik senyum yang terekam dalam foto ini, ada kisah panjang tentang perjuangan, kesabaran, pengorbanan, dan cinta yang tidak selalu terlihat oleh mata. Hari pelepasan dan perpisahan bukan sekadar seremoni berakhirnya masa belajar di sekolah. Lebih dari itu, hari ini adalah saksi bahwa setiap langkah kecil yang pernah dibimbing, setiap nasihat yang pernah disampaikan, dan setiap doa yang pernah dipanjatkan oleh seorang guru telah tumbuh menjadi bekal bagi anak-anak untuk melangkah menuju masa depan.
Banyak orang mengira keberhasilan seorang guru diukur dari tingginya nilai rapor, banyaknya piala yang diraih, atau prestasi yang terpajang di dinding sekolah. Padahal, keberhasilan seorang guru jauh lebih dalam dari itu. Keberhasilan seorang guru adalah ketika anak yang dulunya tidak percaya diri berani tampil di depan umum. Ketika siswa yang pernah sulit diatur mulai memahami arti tanggung jawab. Ketika anak-anak yang datang dengan berbagai karakter dan latar belakang mampu tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik dari hari ke hari.
Menjadi guru bukanlah pekerjaan yang mudah. Ada saat-saat ketika usaha yang diberikan tidak mendapat penghargaan. Ada waktu ketika nasihat yang disampaikan dianggap angin lalu. Bahkan tidak jarang guru harus menghadapi perbedaan pandangan dengan orang tua dalam mendidik anak. Guru berusaha menanamkan disiplin, sementara di luar sekolah anak mendapatkan kebebasan tanpa batas. Guru mengingatkan demi masa depan, namun terkadang justru disalahpahami. Meski demikian, guru tetap memilih bertahan, karena mereka memahami bahwa mendidik bukan tentang mencari pujian, melainkan tentang menanam benih kebaikan yang hasilnya mungkin baru terlihat bertahun-tahun kemudian.
Seorang guru sejati tidak pernah menyerah hanya karena tidak dihargai. Ia tetap datang lebih awal, mempersiapkan pembelajaran terbaik, mendengarkan keluh kesah siswa, membimbing dengan sabar, dan tetap percaya bahwa setiap anak memiliki potensi untuk berhasil. Karena bagi seorang guru, kebahagiaan terbesar bukanlah ketika namanya disebut, melainkan ketika murid-muridnya mampu berdiri tegak menghadapi kehidupan, menjadi pribadi yang berguna bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan agama.
Foto ini menjadi pengingat bahwa keberhasilan guru bukanlah tentang seberapa banyak penghargaan yang diterima, tetapi tentang seberapa banyak kehidupan yang berhasil disentuh dan diubah menjadi lebih baik. Setiap senyum anak-anak di sini adalah bukti bahwa kerja keras, ketulusan, dan pengorbanan seorang guru tidak pernah sia-sia. Mungkin tidak semua jasa mereka dikenang hari ini, tetapi jejak didikan mereka akan hidup dalam setiap langkah para siswa di masa depan.
Untuk semua guru yang terus berjuang dalam diam, yang tetap mengajar meski lelah, yang tetap membimbing meski sering disalahpahami, percayalah bahwa setiap kebaikan yang ditanam akan menemukan waktunya untuk tumbuh. Karena sejatinya, keberhasilan seorang guru adalah ketika muridnya mampu menjadi manusia yang lebih baik daripada dirinya sendiri.
"Guru tidak selalu diingat karena kata-katanya, tetapi dunia akan selalu merasakan dampak dari murid-murid yang berhasil dibentuknya."
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Address
Jalan Marelan V No 123 , SMP Negeri 32 Medan
Medan
20255