ValoraNews
ππππ’ππ’ππ₯ π¨π ππ¨π«πππ₯ πππ«π’ππ
ππ°ππ’π£π°π³π’π΅πͺπ§ & ππ°π―π΅π³πͺπ£πΆπ΅πͺπ§
Waspada
Seekor buaya direkam warga di tepi banjir kanal Batang Kuranji tepatnya sekitaran intake PDAM Kampung Koto, Kel. Surau Gadang, Kec. Nanggalo Padang, Rabu pagi, 23 November 2021.
Ini merupakan penampakan kedua kalinya setelah terlihat berjemur di dekat jembatan Masjid Surau Gadang, tak jauh dari intake PDAM Kampung Koto, dua pekan sebelumnya.
16/11/2021
PADANG PANJANG (16/11/2021) - Kabupaten Agam jadikan sulaman khas Agam dan olahan makanan yang berbahan baku Rinuak, sebagai produk unggulan pada gelaran Padang Panjang Expo 2021. Di stand Agam, dipamerkan beberapa selendang sulaman khas Agam, seperti Sulaman Kapalo Samek dan Sulaman Suji Caia.
Untuk Sulaman Kapalo Samek ini, dikombinasikan dengan Renda Bangku. Bukan hanya selendang, di sini juga terdapat berbagai jenis pakaian tradisional yang dihiasi dengan berbagai macam sulaman.
"Sulaman ini dibuat handmade oleh para pengrajin dari Agam. Selain sulaman, Agam juga memamerkan Kain Kerancang sama Terawang yang diproduksi dengan mesin hitam dan dijahit dengan tangan terampil para pengrajin," tutur Eliza, pemilik usaha sulaman.
Baca lebih lanjut di valoranews.com
16/11/2021
PADANG PANJANG (16/11/2021) - Dua orang buah hatinya yang lebih condong menyukai makanan siap saji seperti nuget, sosis dan semacamnya, memaksa Anggi Susanti (34) untuk memutar otak. Tidak begitu menyukai nasi ini, mesti diatasi dengan asupan makanan yang aman bagi kesehatan.
"Saya terpikir buat makanan ini karena pengalaman dari dua orang anak saya. Kalau anak-anak sering makan siap saji, tentu tidak baik untuk kesehatan karena ada pengawetnya," ungkap Anggi seputar latar belakang bisnis kuliner 'Kita-Kita Food' yang dirintisnya sejak Mei 2021 lalu.
Dengan alasan kesehatan itu, Anggi kemudian mencoba membuat makanan seafood olahan sendiri. Alhamdulillah, anak-anak juga menyukainya. "Saya kemudian mencoba untuk menjualnya. Alhamdulillah banyak yang s**a dan laku di pasaran," terang Anggi.
Baca lebih lanjut di valoranews.com
16/11/2021
PADANG PANJANG (15/11/2021) - Cabang Hafalan 500 Hadist Tanpa Sanad dan 100 Hadist Bersanad jadi yang pertama kali digelar pada Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Nasional ke-39 Tingkat Provinsi Sumatera Barat di Padang Panjang.
Kegiatan dilaksanakan di Masjid Muttaqin Muhammadiyah, Kelurahan Kampung Manggis, Kecamatan Padang Panjang Barat.
"Peserta cabang hafalan 500 hadist yaitu empat laki-laki dan tiga perempuan. Cabang hafalan 100 hadist bersanad, enam laki-laki dan lima perempuan. Total, 18 peserta dari cabang hafalan hadist ini," ungkap Ketua Bidang Musabaqah Hifdzul Hadist, Edi Safri, Senin.
Baca lebih lanjut di valoranews.com
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Website
Address
Padang