SHOW Management
Kami hadir untuk ikut berkontribusi dalam pengembangan skill dan knowledge warga Kota Palu dalam bidang self development, motivation dan entrepreneurship.
08/07/2017
KAMU ITU DASAR ANAK MALAS !!!
Sebagian besar dari kita mungkin sudah tidak asing lagi mendengar kata-kata tersebut terlontar dari mulut orang tua kepada anaknya.
Penyebabnya tidak lebih dari kesulitan orang tua dalam meminta anak untuk mengerjakan sesuatu yang diperintahkannya. Bahkan tidak jarang berakhir dengan sebuah pukulan atau cubitan yang mendarat di tubuh si buah hati.
Lebih parahnya lagi, sikap dan perlakuan tersebut sudah dianggap hal biasa dan wajar diterapkan oleh sebagian besar orang tua, dan mungkin Anda yang sedang membaca tulisan ini salah satunya.
Disadari atau tidak, anak-anak kita adalah seorang plagiator sempurna yang bisa meniru apapun yang dia dengar, lihat dan rasakan. Tidak jarang kita dengar berita tentang kejadian anak-anak yang meninggal karena melompat dari gedung lantaran dia merasa dirinya sehebat superman yang bisa terbang. Dia juga merasa dirinya paling hebat jika memegang sebuah tongkat layaknya Elsa dalam film Frozen.
Maka jangan salahkan anak kita jika ia tumbuh terbiasa dengan mengucapkan kata-kata negatif bahkan kata-kata kotor. Bahkan tidak sedikit yang akan tumbuh menjadi pribadi yang s**a blamming (menyalahkan orang/benda lain) ketika menghadapi sebuah masalah.
Belum terlambat bagi kita orang tua untuk mencegah hal tersebut menimpa kita dan buah hati kita. Ada banyak cara yang bisa dilakukan, salah satunya adalah dengan menerapkan Neuro Linguistic Programming (NLP) atau sebuah pendekatan komunikasi, pengembangan diri dan psikoterapi.
Kabar baiknya buat Anda, Anda tidak perlu pergi kemana-mana untuk dapat menguasai teknik tersebut. Karena tanggal 15-16 Juli nanti, Master DIAN SAPUTRA, CMT. NNLP, CI (Mater Trainer Neo NLP Society) yang juga peulis buku Best Seller "Ternyata KUNCI BAHAGIA itu ada NLP" akan datang ke Kota Palu. Dan ini merupakan pelatihan NLP pertama di Kota Palu yang pernah diselenggarakan.
Namun sayangnya, pelatihan ini hanya dibatasi untuk 10 orang saja untuk menjaga penyampaian materi agar optimal dan memberi dampak yang signifikan. Sehingga jika Anda masih menunda untuk mendaftar, maka jangan salahkan kami jika Anda tidak mendapatkan kursi.
Karena kabar buruk buat Anda, sejak tulisan ini Anda baca, sudah 5 kursi peserta telah terisi dan Anda harus bersaing untuk memperebutkan 5 kursi sisanya dengan 100 ribu lebih orang yang telah kami jangkau dan membaca tulisan ini serta mengalami permasalahan serupa dengan Anda.
Mari sama-sama kita bangun peradaban yang luar biasa dimulai dari keluarga kecil kita. Jangan sia-siakan kesempatan langka ini, info lebih lanjut hubungi sekarang juga :
RIBON
Phone/WA : 0822 9009 3009
15/10/2016
Sekali Lagi Tentang Workshop Bisa Bikin Brand
Indonesia punya 75.000 desa. Kalau setiap desa bisa jadi BRAND, maka Indonesia bakal punya 75.000 BRAND.
Mungkin. Karena definisi BRAND adalah ikatan emosi antara produk dgn konsumennya. Maka produk2 hasil desanya otomatis sudah punya ikatan emosi dgn penduduknya yang lazim kita sebut Captive Market dan masyarakat Indonesia umumnya
Kalau Indonesia bener Bisa-Bikin-Brand sebanyak 75.000 maka tak ada lagi ruang buat BRAND luar masuk ke Indonesia karena sifatnya cuma jadi trend saja. Restoran baru buka palingan cuma tahan setahun. sudah gitu pulang kenegaranya. Karena lidah orang Indonesia bakal balik ke selera asal.
Untuk membangun 75.000 Brand, dengan kapasitas 5 desa per orang maka saya butuh 15.000 orang yang Bisa-Bikin-Brand. Ditahun pertama kalau bisa tercapai 1.000 orang saja sudah lumayan. Saya baru punya 177 alumni BBB. Masih kurang 823 orang lagi untuk tahun ini. Didorong oleh cita2 ini maka saya membuat gerakan Indonesia Bisa-Bikin-Brand.
“Ya tapi bayarnya mahal pak. Rp 2.000.000” kata beberapa calon peserta yang sebenarnya berminat tapi masih ragu.
Mahal?
Workshop Bisa-Bikin-Brand ini berlangsung rata2 12 jam. 2jam pertama mengulang kembali dasar2 ttg BAND. 2jam berikutnya penjelasan tentang 15-Steps-To-Branding, 2jam ketiga peserta dipersilahkan kerja praktek menyusun Brand Plannya masing2 dengan supervisi pak Bi, dan 6jam berikutnya presentasi peserta didepan kelas untuk ‘dibantai’ oleh peserta lainnya. Sistim seperti ini membuat peserta menyerap 90% ilmu Branding yang hari itu saya berikan. Kok bisa?
Ya. Lecture, kelas, seminar, talkshow hanya terserap 7%. Dengan hardcopy akan naik menjadi 10%. Ditambah audio-visual naik menjadi 20%. Ditambah Demonstration naik ke 30%. Ditambah dengan tanya-jawab dan diskusi akan naik menjadi 50%. Ditambah dengan keterlibatan peserta mengerjakan sendiri brand plannya pemahamannya akan naik menjadi 75%. Nah, dengan mempresentasikan dan bertahan dari serangan peserta lainnya saat presentasi akan membuat pemahamannya naik menjadi 90%. Hanya itu? Berhenti di kelas?
Tidak. Alumni diundang masuk kedalam grup alumni sebagai media untuk konsultasi dengan pak Bi dan dijawab langsung secara pribadi. Didalam grup alumni peserta bisa saling mambangun networking dengan peserta dari kota lain secara pesertanya datang dari banyak penjuru di Indonesia. Hanya itu?
Tidak. Pada saat alumni sudah mencapai minimal 200 orang pak Bi sudah merancang Workshop lanjutannya yakni Workshop Brand-Activation. Bagaimana mangaktivasi Brand dalam benak konsumen dengan instrumen komunikasi yang tersedia. Dan Workshop paling advance adalah Workshop Brand-Disruption. Workshop yang melatih alumni membuat Brand-nya mampu menggilas Brand pesaing. Kelas-kelas lanjutan ini khusus bagi alumni BBB alias Bisa-Bikin-Brand.
Masih mau bilang mahal?
“Buat investasi leher keatas gak ada istilah mahal” kata pak Laksita Suhud guru bisnis saya.
Yang penting mari join gerakan Indonesia Bisa-Bikin-Brand. Setiap alumni bertanggung jawab ngebranding desa atau kotanya masing2. Yuk!
Salam Branding
WAJIB ANDA TONTON !!!
====================
Video berdurasi sekitar 30 menit di Palu Organizer Show sangat bermanfaat bagi Anda yang sekarang sedang berada dalam posisi berikut :
1. Mau mengajukan kredit (baik beragunan maupun tidak beragunan)
2. Sudah memiliki kredit dan saat ini masih lancar
3. Sudah terlanjur memiliki kredit yang "batuk2" (baik kredit beragunan maupun tidak)
4. Sudah terlanjur macet dan BI checking jelek
5. Dikejar dan diteror bagian collection
6. Agunan sudah mau dilelang
Terutama meluruskan persepsi salah tentang cicilan kredit yang beragunan yang sedang bermasalah. Perhatikan di menit 23 di video ini.
Saya tidak usah bercerita siapa yang berbicara di video ini, karena jika anda mengalamai 5 hal di atas dan tidak meluangkan waktu untuk menyimak video ini, bisa2 anda akan bernasib seperti pria 46 tahun di Wonocolo, Surabaya yang gantung diri karena tagihan kartu kredit.
cekidot !!!
Semoga bermanfaat
Setelah anda nonton, kira2 kalau misalkan pembicaranya saya hadirkan ke Palu sepakat tidak ?
Yang sepakat like dan share yaaa !!?
=====
2016
=====
{Februari}
~~~~~~~~~~~~~~~
Credit Card Revolution
- Solusi permodalan
- Mengenali aturan main kartu kredit
- Mengubah Kartu kredit menjadi mesin pencetak uang
"Kalau tidak tahu aturan mainnya, maka Anda akan selalu kalah"
{Mei}
~~~~~~~~~~~~~~~~
Indonesia Property Club
- Strategi sukses berbisnis property
- Menjadi flipper, broker sampai developer
- Bisnis property tanpa menggunakan uang bank
{Agustus}
~~~~~~~~~~~~~~~~~............................................................................................................................................................
Waiting for confirmation
{November}
~~~~~~~~~~~~~~~~~...............................................................................................................................................................
Any advice please?
07/05/2016
GA PAKE TAPI, GA PAKE NANTI !!
Yang pengen bertemu dan belajar bersama orang2 hebat di bisnis property, sisa 5 tiket lagi buat Anda !!
Hari ini, 7 Mei 2016
Jam 19.00
Hotel Santika Palu
Yang sudah pegang tiket jangan lupa datang on time yaa !?
Don't miss it !!
Info :
Kevin 0811 4511 65
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Contact the business
Telephone
Website
Address
Palu
94221