Metenget Mediate

Metenget Mediate

Share

Kalak Kristen Karo arus metenget dingen mediate | Mejuah-juah kita kerina �� MEJUAH-JUAH | TUHAN YESUS Simasu-masu kita kerina

28/02/2024

𝗞𝗔𝗧𝗔 𝗢𝗥𝗔𝗡𝗚 𝗕𝗔𝗧𝗔𝗞 𝗦𝗘𝗪𝗢𝗧: "𝗧𝗜𝗗𝗔𝗞 𝗔𝗗𝗔 𝗦𝗨𝗞𝗨 𝗞𝗔𝗥𝗢!"....

Mejuah-juah!

Perdebatan di media sosial tentang Karo Bukan Batak (KBB) terus berlanjut.

Banyak orang mengatakan ini hal yang sia-sia, namun orang-orang yang sering berkata demikian malah mengambil peran aktif dan porsi yang bayak dalam perdebatan KBB.

Lucu juga ya orang-orang seperti ini?

Satu lagi yang lucu dari perdebatan ini, adalah banyaknya akun-akun Orang Batak dan akun-akun palsu menggunakan nama seolah itu akun Orang Karo tetapi sesungguhnya kita dapat identifikasi itu orang darimana; paling gentol dalam perdebatan ini.

Kata seorang, "ini masalah Suku Karo, kok kalian Orang Batak yang sewot!"

Benar juga sih. Tetapi itulah manusia, memang sudah alamiah lebih tertarik mencampuri urusan orang ketimbang ngurusi diri sendiri.

Tapi kalau dibilangin begini, langsung merajuk, sakit hati dan ngamuk-ngamuk 😁

Ada p**a Orang Batak yang bilang, "Tidak ada Suku Karo itu!"

Sambungnya, "yang ada Batak Karo. Suku Karo hanya di Facebook", p**a katanya.

Kadang ada Orang Karo bersuara " STOP BATAKNISASI" dan bilang, "kami Karo bukan Batak!" langsung dituduh RASIS, tanpa sesungguhnya memahami apa itu RASIS!

Batak Karo maksud Orang Batak, ialah Orang-orang Batak yang menyebar ke Taneh Karo, atau Orang Karo keturunan Si Raja Batak!

Makin ngaur kan?

Tetapi di negeri ini, kembali siapa paling nyaring suaranya teriak-teriak itu yang didengar. Jadinya suara penyanyi sesungguhnya ketutup oleh suara tim h**e, h**e, h**e...!

Dituduh BATAKNISASI, klaim, sewot, dsb tersinggung. Tetapi nyatanya terus saja begitu!

Karo punya Suku (urusan) tetapi Batak yang sewot. Betul kan?

Satu lagi tentang pernyataan Orang Batak kalau Suku Karo tidak ada dan yang ada itu hanya Batak Karo (Suku Batak cabang Karo), dan katanya Suku Karo hanya ada di medsos... Sepertinya itu terbalik. Tetapi dipaksa seakan benar, supaya jangan nampak kalah OGAB dan kalah mop-nya!

Kami Suku Karo tidak pernah mengaku Batak. Dan bahkan jika ada Orang Karo yang merasa Batak itu hanya di medsos. Soalnya sepanjang hidup saya tidak pernah ketemu orang atau mendengar orang Karo berkata, "kita Kalak Batak e" atau "Kita Kalak Batak Karo e", tidak ada! Yang ada, " Kita Kalak Karo e!"

Berarti kan yang cuma ada di medsos itu Batak Karo. Sedangkan di dunia nyata yang ada Suku Karo atau Kalak Karo.

Jangan sewot ya! 😁

"Damai itu indah" terus kita bilang. Iya, indah kalau saling menghormati.

Sepertinya saudara dan saudari Orang Batak perlu belajar dari hubungan Karo dengan Pakpak, Alas dan Gayo. Karena, walaupun banyak persamaan dan terikat cerita tradisi dan sejarah, tetapi tidak pernah saling singgung dan tidak saling klaim!

Salam buat yang SEWOT, semoga cepat tobat!

Kami Suku Karo bukan Batak!

Mejuah-juah INDONESIA 🇮🇩

24/02/2024

𝗦𝗘𝗥𝗔𝗡𝗚𝗔𝗡 𝗪𝗔𝗡𝗜𝗧𝗔 𝗖𝗜𝗡𝗔, 𝗧𝗛𝗔𝗜𝗟𝗔𝗡𝗗, 𝗩𝗜𝗘𝗧𝗡𝗔𝗠 𝗗𝗜 𝗙𝗜𝗧𝗨𝗥 𝗥𝗘𝗘𝗟𝗦 𝗩𝗜𝗗𝗜𝗢 -- 𝗞𝗮𝗶𝘁𝗮𝗻𝘆𝗮 𝗗𝗲𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗦𝘁𝗿𝗮𝘁𝗲𝗴𝗶 𝗠𝗲𝗻𝗰𝘂𝗮𝘁𝗸𝗮𝗻 𝗞𝗜𝗡𝗜𝗞𝗔𝗥𝗢𝗡! ....

Mejuah-juah!

Jika kita amati vidio-vidio singkat di semua jaringan media sosial, misalkan kita fokuskan ke fitur vidio singkat facebook "reels" makan didominasi oleh penampilan dari wanita-wanita cantik utamanya asal Cina, Thailand dan Vietnam. Ada juga dari Myanmar, Kamboja, Russia, juga tentu dari Indonesia.

Melalui penampilan menarik dari wanita-wanita cantik ini, kita juga sudah disuguhi dengan musik tradisional dan khas asal negara-negara tersebut, busana, bahasa, makanan dan kadang produk-produk dari asal negara wanita-wanita cantik tersebut.

Menurut Meme Comic Politik Karo, ini satu metode promosi yang efektif, bahkan seperti pepatah mengatakan "sekali mendayung, dua, tiga p**au bisa digapai. " Dengan satu vidio bukan hanya produk korporasi dipromosikan, tetapi juga budaya satu bangsa.

Dan pertanyaan yang muncul juga, "Mengapa bukan Indonesia, kan ini jaringan Indonesia?!"

Menjawab ini kami ingat perkataan seorang antropolog Suku Karo yang saat ini bermukim di negeri kincir angin, Belanda.

Katanya, "konten, konten dan konten!"

Hidup media adalah konten. Kekuatan media adalah konten. Konten ibarat peluru. Semakin banyak konten, semakin banyak peluru yang dapat kita tembakkan dan semakin besar peluang untuk bertahan, meyerang dan mengenai target.

Kami Mecopolka Team tertarik dengan kaitan bagaimana mencuatkan Karo dan 𝘴𝘱𝘪𝘳𝘪𝘵 𝘰𝘧 𝘬𝘢𝘳𝘰𝘯𝘦𝘴𝘦 ataupun 𝘒𝘐𝘕𝘐𝘒𝘈𝘙𝘖𝘕 ke permukaan melalui internet, salah satunya media sosial.

Tentu kembali ke konten, konten dan konten.

Semakin banyak konten tentang Karo diproduksi dan diterbitkan (posting), maka, kemungkinannya semakin banyak juga orang-orang akan melihat dan mengenal Karo.

Dan apa yang terjadi di REELS vidio Facebook dan jejaringan media sosial lainnya juga adalah contoh kekuatan dari konten tadi. Sesuatu yang menari secara universal terutama bagi kaum Adam ditampilkan untuk menyampaikan lebih dari satu pesan dalam waktu bersamaan!

Mecopolka sangat tertarik untuk melakukan hal yang serupa untuk bagaimana 𝙆𝙄𝙉𝙄𝙆𝘼𝙍𝙊𝙉 dapat tampil atau mencuat ke permukaan melalui dunia internet.

Ini memang tampak mudah, tetapi bagi kami yang sangat mengedepankan hak kekayaan pribadi dan intelektual, ini cukup sulit. Karena tidak asal comot!

𝘒𝘢𝘮 lihat konten-konten kami yang sebagian besar mengguna ilustrasi dalam bentuk cartoon ataupun animasi. Ini tentu untuk menghindari kita melanggar hak orang lain. Termasuk juga sebisa mungkin kita memproduksi konten yang original. Untungnya saat ini teknologi AI (𝘢𝘳𝘵𝘪𝘧𝘪𝘤𝘪𝘢𝘭 𝘪𝘯𝘵𝘦𝘭𝘭𝘪𝘨𝘦𝘯𝘤𝘦) sudah berkembang dan ini sangat membantu.

Ada juga memang foto dan vidio kita yang asli bukan animasi dan cartoon, tetapi itu juga hasil rekam kita langsung alias milik kita sendiri. Dan, atau milik orang lain melalui ijin.

Kembali ke reels vidio tadi!

Kami telah menerbitkan satu vidio uji coba yang menampilkan gadis Karo dengan menggunakan pakaian khas Suku Karo. Tentu 𝘬𝘢𝘥𝘦-𝘬𝘢𝘥𝘦 mengerti mengapa vidio ini kami pilih. Ya, untuk memperkenalkan Suku Karo dan kekaroan ke permukaan.

Tonton reels-nya DI SINI https://www.facebook.com/share/r/zobuqJtZNmkiJxPC/?mibextid=0VwfS7

Untuk itu kami harus berterimakasih kepada 𝘪𝘮𝘱𝘢𝘭 Girsi Bangun yang telah mengijinkan kami untuk menggunakan foto/vidio-nya untuk konten di 𝗳𝗮𝗻𝗽𝗮𝗴𝗲 kita ini. Terimakasih 🙏

Tentu berharap Orang Karo lainnya mengikuti, untuk eksistensi Suku Karo sekarang dan ke depannya!

𝘉𝘶𝘫𝘶𝘳 𝘳𝘢𝘴 𝘮𝘦𝘫𝘶𝘢𝘩-𝘫𝘶𝘢𝘩 𝘬𝘪𝘵𝘢 𝘬𝘦𝘳𝘪𝘯𝘢!

Mejuah-juah INDONESIA 🇮🇩

24/02/2024

𝗠𝗔𝗧𝗘𝗥𝗘𝗜 𝗝𝗔𝗠𝗔𝗡 𝗝𝗘𝗣𝗔𝗡𝗚 𝗘𝗗𝗜𝗦𝗜 𝗥𝗨𝗠𝗔𝗛 𝗔𝗗𝗔𝗧 𝗞𝗔𝗥𝗢 ....

Mejuah-juah!

Selain di mata uang "rupiah" jaman Pendudukan Jepang, ternyata Rumah Adat Suku Karo juga pernah menghiasi (gambar) di lembaran materei tempel pada masa Pendudukan Jepang dengan nilai 1, 2 dan 3 cent.

𝘜𝘨𝘢 𝘬𝘢𝘥𝘦-𝘬𝘢𝘥𝘦. 𝘛𝘦𝘯𝘵𝘶 𝘦 𝘱𝘦𝘳𝘣𝘢𝘩𝘢𝘯 𝘫𝘪𝘭𝘦𝘯𝘢 𝘳𝘢𝘴 𝘶𝘯𝘪𝘬𝘯𝘢 𝘙𝘶𝘮𝘢𝘩 𝘈𝘥𝘢𝘵 𝘚𝘶𝘬𝘶 𝘒𝘢𝘳𝘰 𝘦𝘯𝘥𝘢 𝘮𝘢𝘬𝘢 𝘪𝘢𝘬𝘢𝘱 𝘱𝘦𝘯𝘨𝘶𝘢𝘴𝘢 𝘦 𝘢𝘵𝘢𝘯 𝘵𝘢𝘮𝘱𝘪𝘭 𝘪 𝘴𝘶𝘳𝘢𝘵-𝘴𝘶𝘳𝘢𝘵 𝘮𝘦𝘩𝘢𝘨𝘢 𝘳𝘢𝘴 𝘮𝘦𝘩𝘦𝘳𝘨𝘢 𝘯𝘦𝘨𝘢𝘳𝘢.

Lihat juga, RUMAH ADAT SUKU KARO di mata uang https://www.facebook.com/share/p/M11m7btzoCRve9kz/?mibextid=oFDknk

Mejuah-juah INDONESIA 🇮🇩

Want your school to be the top-listed School/college in Prapat?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Telephone

Website

Address


Tala Barus
Prapat
20361