Humas Bapas Kelas I Semarang

Humas Bapas Kelas I Semarang

Share

Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Humas Bapas Kelas I Semarang, Public & Government Service, Semarang.

22/06/2026

🚫 ZONA INTEGRITAS – TOLAK KORUPSI 🚫

Balai Pemasyarakatan Kelas I Semarang berkomitmen mewujudkan pelayanan publik yang bersih, transparan, akuntabel, dan berintegritas.

Kami menolak segala bentuk:
❌ Gratifikasi
❌ Suap
❌ Pungutan Liar (Pungli)
❌ Pemerasan
❌ Penyalahgunaan Wewenang

Mari bersama membangun budaya kerja yang jujur dan profesional demi terwujudnya pemerintahan yang bersih serta pelayanan yang berkualitas bagi masyarakat.

🔍 LIHAT • LAWAN • LAPORKAN

Jika menemukan indikasi korupsi, gratifikasi, pungli, atau penyalahgunaan wewenang, segera laporkan melalui saluran pengaduan resmi.

Tata Nilai PRIMA menjadi landasan kami dalam memberikan pelayanan:
✅ Profesional
✅ Responsif
✅ Integritas
✅ Melayani
✅ Akuntabel

Berani Jujur Hebat!
Integritas Tanpa Kompromi

📍 Jl. Siliwangi No. 508 Kota Semarang
📞 Pengaduan: 0888-475-0888
🌐 Website: Kemenimipas.go.id
📧 Email: [email protected]

Photos from Humas Bapas Kelas I Semarang's post 10/06/2026

Perkuat Sinergi Pemasyarakatan, Bapas Semarang dan Lapas Terbuka Kendal Berbagi Praktik Baik Sambil Menikmati Hasil Pembinaan Kemandirian

Semarang – Semangat kolaborasi dan sinergi antar Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan kembali ditunjukkan melalui kegiatan audiensi dan koordinasi antara Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Semarang dengan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Terbuka Kendal yang dilaksanakan pada Senin (08/06/2026) di Kafe Bassama, Semarang.

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi, menyamakan persepsi, serta membangun komunikasi yang lebih efektif dalam pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan. Menariknya, diskusi berlangsung sambil menikmati hasil kebun Green House Lapas Terbuka Kendal yang merupakan salah satu wujud nyata keberhasilan program pembinaan kemandirian bagi warga binaan.

Pertemuan ini dihadiri oleh jajaran Balai Pemasyarakatan Kelas I Semarang dan Lapas Terbuka Kendal. Berbagai isu strategis dibahas, mulai dari pelaksanaan program integrasi, penyusunan Penelitian Kemasyarakatan (Litmas), hingga berbagai tantangan yang dihadapi masing-masing satuan kerja dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Melalui forum diskusi tersebut, kedua instansi saling bertukar pengalaman, berbagi praktik baik, serta menjajaki berbagai peluang kolaborasi guna meningkatkan kualitas layanan pemasyarakatan. Pemanfaatan teknologi informasi, inovasi pelayanan publik, dan penguatan koordinasi lintas UPT menjadi salah satu fokus pembahasan dalam upaya menghadirkan layanan yang semakin cepat, tepat, dan profesional.

Kepala Bapas Kelas I Semarang, Totok Budiyanto, A.Md.IP., S.H., menyampaikan bahwa kegiatan audiensi dan koordinasi ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat sinergi antar Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

"Bapas dan Lapas memiliki keterkaitan yang sangat erat dalam pelaksanaan Sistem Pemasyarakatan, khususnya dalam mendukung proses pembinaan dan reintegrasi sosial warga binaan. Melalui forum diskusi seperti ini, kami dapat bertukar informasi, berbagi praktik baik, serta membangun kesamaan persepsi dalam menyelesaikan berbagai tantangan yang ada. Harapannya, koordinasi yang semakin kuat akan berdampak pada peningkatan kualitas layanan pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, dan bermanfaat bagi masyarakat," ujar Totok Budiyanto.

Sementara itu, Kepala Lapas Terbuka Kendal, Nu'man Fauzi, menyambut baik kegiatan audiensi dan koordinasi yang dilaksanakan bersama Bapas Kelas I Semarang. Menurutnya, kolaborasi dan komunikasi yang baik antar UPT merupakan kunci keberhasilan pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan.

"Kami sangat mengapresiasi terjalinnya sinergi yang baik antara Lapas Terbuka Kendal dan Bapas Kelas I Semarang. Kegiatan ini menjadi sarana yang efektif untuk memperkuat koordinasi, menyamakan persepsi, dan berbagi pengalaman dalam meningkatkan kualitas pelayanan. Selain itu, kami juga merasa bangga dapat memperkenalkan hasil program pembinaan kemandirian melalui Green House yang dikelola warga binaan. Program ini merupakan bukti bahwa pembinaan yang tepat dapat menghasilkan karya dan manfaat yang nyata, sekaligus menjadi bekal positif bagi warga binaan saat kembali ke masyarakat," ungkap Nu'man Fauzi.

Keberhasilan program Green House Lapas Terbuka Kendal yang hasil panennya turut dinikmati dalam kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan kemandirian mampu memberikan manfaat nyata. Program ini tidak hanya membekali warga binaan dengan keterampilan produktif, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menyiapkan mereka agar dapat kembali berkontribusi positif di tengah masyarakat.

Melalui kegiatan audiensi dan koordinasi ini, Bapas Kelas I Semarang dan Lapas Terbuka Kendal berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi, meningkatkan koordinasi, serta mengembangkan berbagai inovasi pelayanan guna mendukung terwujudnya Pemasyarakatan yang semakin profesional, humanis, dan Pasti Bermanfaat untuk Masyarakat.

Photos from Humas Bapas Kelas I Semarang's post 10/06/2026

Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Pegawai, Bapas Semarang Gandeng Puskesmas Manyaran Sosialisasikan Pencegahan Hantavirus

Semarang – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Semarang terus berkomitmen menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan produktif. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Apel Pagi Pegawai yang dirangkaikan dengan Sosialisasi Kesehatan tentang Pencegahan Penyakit Akibat Virus Hantavirus bekerja sama dengan Puskesmas Manyaran, Senin (08/06/2026), bertempat di Aula Bapas Kelas I Semarang.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pegawai Bapas Kelas I Semarang serta mahasiswa magang dari UIN Walisongo Semarang. Selain sebagai sarana meningkatkan disiplin pegawai melalui apel pagi, kegiatan ini juga menjadi media edukasi kesehatan guna meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai penyakit menular, khususnya yang disebabkan oleh Virus Hantavirus.

Perwakilan Puskesmas Manyaran, dr. Optie Berlian, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang telah terjalin antara Puskesmas Manyaran dan Bapas Kelas I Semarang. Menurutnya, edukasi kesehatan merupakan langkah penting dalam membangun kesadaran pegawai terhadap pentingnya menjaga kesehatan diri dan lingkungan kerja.

“Pencegahan merupakan langkah terbaik untuk menghindari berbagai penyakit. Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh pegawai dapat memahami cara penularan, gejala, serta langkah-langkah pencegahan Hantavirus sehingga dapat menjaga kesehatan diri maupun keluarga,” ujar dr. Optie Berlian.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Bapas Kelas I Semarang, Totok Budiyanto, A.Md.IP., S.H., menyampaikan terima kasih atas dukungan dan kerja sama yang diberikan oleh Puskesmas Manyaran. Ia menegaskan bahwa kesehatan pegawai merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung pelaksanaan tugas dan pelayanan publik yang optimal.

“Kesehatan adalah modal utama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh pegawai untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat serta menjaga kebersihan lingkungan kerja agar terhindar dari berbagai risiko penyakit,” tutur Totok Budiyanto.

Materi sosialisasi yang disampaikan meliputi pengenalan Virus Hantavirus, media penularan, gejala yang ditimbulkan, langkah pencegahan, hingga pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai upaya meminimalkan risiko penyebaran penyakit. Antusiasme peserta terlihat pada sesi diskusi dan tanya jawab, di mana berbagai pertanyaan terkait pencegahan dan penanganan awal penyakit diajukan kepada narasumber.

Sebagai bentuk dukungan terhadap kesehatan pegawai, Puskesmas Manyaran juga menyerahkan bantuan obat-obatan kepada Bapas Kelas I Semarang yang diterima langsung oleh Kepala Bapas Kelas I Semarang. Selain itu, Puskesmas Manyaran berencana melaksanakan pemeriksaan kesehatan gratis bagi seluruh pegawai Bapas sebagai tindak lanjut dari kerja sama yang telah terjalin.

Melalui kegiatan ini, Bapas Kelas I Semarang berharap kesadaran dan kepedulian pegawai terhadap kesehatan semakin meningkat sehingga tercipta lingkungan kerja yang sehat, aman, dan produktif dalam mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan serta pelayanan kepada masyarakat.

Photos from Humas Bapas Kelas I Semarang's post 03/06/2026

SIRENG Bassama Bapas Semarang Bahas Mediasi Sebagai Alternatif Penyelesaian

Semarang — Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Semarang kembali melaksanakan kegiatan SIRENG Bassama dengan tema “Mediasi Salah Satu Alternatif Penyelesaian” yang berlangsung di Aula Bapas Kelas I Semarang, Selasa (2/6/2026).

Kegiatan diikuti oleh seluruh pegawai Bapas Kelas I Semarang serta peserta magang mahasiswa UIN Walisongo Semarang. Acara diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan sebagai bentuk penguatan semangat nasionalisme dan jiwa korsa pegawai pemasyarakatan.

Kepala Bapas Kelas I Semarang, Totok Budiyanto, A.Md.IP., S.H., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan SIRENG Bassama menjadi sarana penting dalam meningkatkan kapasitas pegawai serta memperkuat kualitas pelayanan pemasyarakatan.

“Kegiatan ini menjadi wadah pembelajaran bersama agar pegawai memiliki kemampuan komunikasi dan pendekatan humanis yang baik dalam pelaksanaan tugas pembimbingan kemasyarakatan,” ujar Totok Budiyanto.

Pada kesempatan tersebut, Bapas Kelas I Semarang menghadirkan narasumber Darmalingganawati, Bc.IP., S.H., M.H., Kepala Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIA Semarang yang membawakan materi mengenai pentingnya mediasi sebagai alternatif penyelesaian masalah.

Dalam paparannya, Darmalingganawati menjelaskan bahwa mediasi menjadi salah satu metode penyelesaian yang efektif karena mengedepankan komunikasi, musyawarah, dan solusi damai.

“Pendekatan mediasi sangat penting diterapkan dalam berbagai aspek tugas pemasyarakatan karena mampu membangun komunikasi yang sehat dan menghasilkan penyelesaian yang lebih humanis,” ungkap Darmalingganawati.

Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab antara peserta dan narasumber terkait penerapan mediasi dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Melalui kegiatan ini, diharapkan pegawai Bapas Kelas I Semarang dapat meningkatkan kemampuan komunikasi dan pendekatan persuasif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dan klien pemasyarakatan.

Want your organization to be the top-listed Government Service in Semarang?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Address


Semarang
50146

Opening Hours

Monday 08:00 - 16:00
Tuesday 08:00 - 16:00
Wednesday 08:00 - 16:00
Thursday 08:00 - 16:00
Friday 08:00 - 16:30