Formades
🎀 KORNAS / Pimpinan Nasional,
🌹 FORMADES: Forum Masyarakat Desa,
💥 Wilayah Seluruh Indonesia,
🌷 Formades, Bela Masyarakat.
📌 Indonesia.
04/04/2026
💥 FORMADES: Forum Masyarakat Desa.
"Forum Masyarakat Desa: Wadah berkumpul, tempat berbagi, dan jembatan suara warga untuk desa yang lebih maju dan sejahtera."
"Satu meja, satu tujuan. Forum Masyarakat Desa hadir menyatukan hati dan pikiran demi kemajuan bersama serta kehidupan desa yang lebih baik."
"Suara warga adalah cermin desa. Mari berdiskusi, berkolaborasi, dan berkarya di Forum Masyarakat Desa untuk mewujudkan lingkungan yang harmonis dan bermartabat."
"Forum Masyarakat Desa: Ruang demokratisasi yang memfasilitasi aspirasi, mempererat persaudaraan, dan membangun desa berbasis gotong royong."
🎀 FORNAS: Forum Masyarakat Desa Nasional.
27/03/2026
4⃣ (Empat) Kalimat Sakti " FORMADES ".
1⃣. "FORMADES – Wadah Membangun Masyarakat yang Lebih Baik.
2⃣. "FORMADES -- Rumah Kita Bersama untuk Masyarakat.
3⃣. "FORMADES – Tempat Berkarya dan Peduli Sesama.
4⃣. "FORMADES – Dari Masyarakat, Untuk Masyarakat.
🎀 Formades : Selalu Di Hati.
27/03/2026
🌺 SUSUNAN PENGURUS FORMADES
(TINGKAT NASIONAL - KORNAS)
🌷 STRUKTUR PIMPINAN NASIONAL
(Urutan berdasarkan hierarki dan peran strategis)
1. Pembina
2. Penasehat
3. Ketua Koordinator (Kornas)
4. Wakil Ketua Koordinator (Wakil Kornas)
5. Sekretaris Umum
6. Wakil Sekretaris Umum
7. Bendahara Umum
8. Wakil Bendahara Umum
🌹 DIVISI BIDANG
(Diurutkan berdasarkan prioritas fungsi dan kebutuhan terkini, mulai dari pengelolaan internal hingga kerja sama eksternal dan tanggapan kondisi saat ini)
💥 Kelompok 1: Pengelolaan Organisasi dan Kapasitas Internal
9. Divisi Organisasi dan Pengembangan Kader
10. Divisi Teknologi Informasi dan Digitalisasi
11. Divisi Hukum, HAM dan Tata Kelola
💥 Kelompok 2: Pengawasan dan Keamanan
12. Divisi Investigasi, Pengawasan dan Pengendalian
13. Divisi Keamanan dan Tanggap Darurat
💥 Kelompok 3: Pemberdayaan dan Kesejahteraan Masyarakat
14. Divisi Pemberdayaan Masyarakat dan Kesejahteraan
15. Divisi Sosial, Budaya dan Pariwisata
💥 Kelompok 4: Ekonomi dan Pembangunan Berkelanjutan
16. Divisi Ekonomi Kreatif, UMKM dan Koperasi
17. Divisi Ekonomi Hijau dan Kelestarian Lingkungan
18. Divisi Energi Baru Terbarukan dan Pertambangan Berkelanjutan
💥 Kelompok 5: Komunikasi, Kerjasama dan Advokasi
19. Divisi Hubungan Masyarakat dan Komunikasi
20. Divisi Kerjasama, Advokasi dan Jaringan
🎀 Penjelasan Urutan:
- Dimulai dari struktur internal yang menjadi dasar organisasi, diikuti teknologi sebagai pendukung operasional dan tata kelola yang menjamin kepatuhan.
- Pengawasan dan keamanan ditempatkan selanjutnya untuk menjaga integritas organisasi dan kemampuan merespons situasi darurat yang sangat krusial saat ini.
- Pemberdayaan masyarakat dan sektor sosial menjadi fokus berikutnya sebagai tujuan utama organisasi kemasyarakatan.
- Bidang ekonomi dan berkelanjutan disusun sesuai dengan tren pembangunan nasional terkini.
- Ditutup dengan bidang yang menangani hubungan luar, komunikasi, dan advokasi untuk memperluas jangkauan dan pengaruh organisasi.
🎀 Salam: Gotong - Royong.
27/03/2026
🌹 Pemikiran Dasar Lahirnya Formades
√ Kahlil Gibran begitu mendunia. Hal ini dikarenakan kesusastraannya yang begitu romantis. Peninggalan karya-karyanya yang indah ini memiliki makna mendalam yang menyentuh hati.
√ Kahlil Gibran merupakan seorang seniman, penyair, dan penulis asal Lebanon Amerika. Kahlil Gibran lahir di Lebanon dan menghabiskan sebagian besar masa produktifnya di Amerika Serikat.
💥 Formades.
18/09/2025
🎯 Formades Jawa Tengah.
🌹 Forum Masyarakat Desa (Formades) Jawa Tengah Tengah menyoroti kebijakan pemerintah, khususnya terkait Dana Desa.
Organisasi ini, sering menyuarakan aspirasi dan persoalan yang dihadapi masyarakat desa, dan menilai alokasi dan penggunaan dana tersebut masih belum efektif dalam mendorong kemandirian dan kesejahteraan desa secara merata.
🌷 Poin Utama sorotan/Kritik Formades adalah Formades menyoroti beberapa isu krusial:
1⃣ Penyaluran Dana yang Tidak Merata: Formades mengklaim banyak desa, terutama yang berada di daerah terpencil, mengalami kesulitan dalam mengakses dan memanfaatkan Dana Desa secara optimal.
2⃣ Kurangnya Pengawasan: Lemahnya sistem pengawasan, baik dari pemerintah pusat maupun daerah, membuka celah untuk terjadinya penyelewengan dan penyalahgunaan Dana Desa.
3⃣ Proyek-proyek Fisik yang Tidak Relevan: Formades menilai banyak anggaran Dana Desa yang habis untuk proyek-proyek fisik yang tidak menjadi prioritas utama masyarakat, sementara kebutuhan mendasar seperti pendidikan dan kesehatan justru terabaikan.
4⃣ Tuntutan dan Harapan Formades
Menanggapi kondisi ini, Formades mendesak pemerintah untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan Dana Desa. Sehingga menuntut adanya transparansi dan akuntabilitas yang lebih baik dalam pengelolaan dana, serta keterlibatan aktif masyarakat desa dalam setiap pengambilan keputusan terkait alokasi anggaran.
Formades berharap pemerintah dapat lebih serius memperhatikan masukan dari masyarakat akar rumput agar Dana Desa benar-benar menjadi instrumen untuk memajukan desa, bukan sekadar proyek-proyek seremonial.
Adapun Tanggapan Pemerintah dan Reaksi Publik
Hingga saat ini, pemerintah belum memberikan tanggapan resmi yang komprehensif terhadap kritik Formades. Namun, isu ini memicu perdebatan di berbagai kalangan. Sebagian masyarakat dan akademisi mendukung kritik Formades, melihatnya sebagai cerminan dari kegagalan implementasi kebijakan di lapangan. Di sisi lain, ada juga yang berpendapat bahwa kritik tersebut terlalu general dan tidak mempertimbangkan kompleksitas birokrasi serta kondisi geografis yang beragam di Indonesia.
Ulasan ini menyoroti peran penting Formades sebagai "penjaga" kepentingan masyarakat desa, yang terus berupaya memastikan bahwa kebijakan pemerintah benar-benar berpihak pada kesejahteraan rakyat. Kritik yang mereka sampaikan menjadi pengingat bagi semua pihak bahwa pembangunan harus dimulai dari yang paling bawah, yaitu desa.
🌹 Salam Formades ✍️
Click here to claim your Sponsored Listing.
Website
Address
Semarang