WALI Reload

WALI Reload

Share

Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from WALI Reload, Distributor pulsa elektrik dan PPOB terlengkap dan termurah se Nusantara, Sidoarjo.

04/08/2017
Blog Strategi + Manajemen 02/07/2017

KENAPA LULUSAN SMP ATAU SMA BISA LEBIH KAYA DAN MAKMUR DIBANDING LULUSAN S1 ATAU S2

menampilkan profil anak muda yang cuma lulusan SMP atau SMA, namun hidupnya relatif makmur dan melimpah.

Yang pertama, anak ndeso yang cuma lulusan SMP bernama Darmanto, yang kini jadi national internet expert dan berkantor dari rumahnya di desa Kranggil, Pemalang.

Yang kedua, Afidz, lulusan SMP yang jadi juragan soto Lamongan dan bertekad segera mengumrohkan orang tuanya ke tanah suci.

Di sisi lain, kita acap melihat anak muda lulusan S1 bahkan S2 yang masih menganggur. Atau juga sudah bekerja namun dengan penghasilan pas-pasan. Bulan masih tanggal 9, gaji sudah habis. Pening deh kepala.

Pertanyaannya : kenapa bisa begitu? Kenapa anak lulusan SMP bisa lebih makmur dibanding lulusan S2? Sajian pagi ini akan menelisiknya dengan gurih dan merenyahkan.

Memang tak jarang kita melihat pemandangan yang paradoksal seperti itu : saat orang-orang yang hanya lulusan SMP bisa begitu sukses, sementara ribuan sarjana S1 dan bahkan S2 terpuruk dalam duka dan kepahitan yang mengigil.

Kenapa bisa begitu?

Ada setidaknya tiga elemen kunci yang barangkali bisa menjelaskan ironi getir semacam itu.

Faktor # 1 : The Power of Kepepet.

Mungkin orang-orang lulusan SMP itu bisa sangat sukses karena faktor kepepet. Justru karena kepepet, mereka sukses. Justru karena kepepet, mereka dipaksa melakukan something yang membuat mereka bisa melenting.

Sederhana saja, ijasah mereka hanyalah lulusan SMP. Dengan ijasah SMP, perkerjaan bagus apa yang bisa diharapkan?

Tak ada pilihan lain : jika mereka ingin mengubah nasib lebih makmur, pilihannya adalah melakukannya dengan jalan merintis usaha sendiri.

Mereka dipepet oleh keadaan : mau hidup miskin selamanya (karena sulit dapat kerja dengan hanya mengandalkan ijasah SMP) atau nekad membangun usaha sendiri yang berpotensi sukses besar.

Orang dengan ijasah S1 dan S2 mungkin tidak punya faktor kepepet seperti itu : ah, santai saja toh nanti saya pasti dapat pekerjaan.

Dan begitu sudah dapat pekerjaan (meski dengan gaji seadanya), tetap tidak ada “faktor yang me-mepet” dirinya : ah meski gaji segini kan saya bisa tetap hidup oke.

Pelan-pelan, perasaan semacam itu membuatnya masuk zona nyaman (comfort zone). Dan persis disitu, faktor kepepet menjadi mati.

Padahal seperti yang kita lihat, faktor kepepet justru yang bisa memaksa orang – bahkan lulusan SMP sekalipun – untuk melakukan something extraordinary. Kepepet karena tidak banyak pilihan mungkin bukan kutukan. Ia justru berkah terselubung yang bisa membuat orang menapak jalan kesuksesan.

Faktor # 2 : The Darkness of Gengsi.

Orang-orang lulusan SMP mungkin tidak lagi punya gengsi. Lhah cuman lulusan SMP, apa lagi yang mau dipamerkan.

Namun justru karena itu mereka tidak merasa rikuh untuk memulai usaha dari bawah sebawah-bawahnya : mulai dari pemulung misalnya, sebelum pelan-pelan merangkak menjadi juragan barang bekas.

Dan kisah orang sukses lulusan SMP banyak bermula dari jalur marginal seperti itu : mulai dari jualan gerobak bakso keliling di jalanan yang berdebu hingga punya 70 cabang. Mulai dari kuli keceh sablon hingga punya pabrik kaos sendiri.

Lulusan S2 dan S2 mungkin tidak punya keberanian seperti itu. Lhah saya kan lulusan S2, masak suruh dorong gerobak soto lamongan. Lhah, masak saya harus keliling ke pasar-pasar jualan kaos, kan saya sudah sekolah S1 susah-susah, bayarnya mahal lagi. Apa kata dunia?? (Dunia ndasmu le).

Dan persis mentalitas gengsi seperti itu yang barangkali membuat banyak lulusan S1 dan S2 menjadi yah, gitu-gitu deh nasib hidupnya.

Orang lulusan SMP tidak punya mentalitas gengsi seperti itu. Mereka mau berkeringat di jalanan yang panas dan berdebu, demi merintis impiannya menjadi juragan yang makmur dan kaya.

Faktor # 3 : The Magic of Street Smart.

Orang-orang lulusan SMP yang tak punya kemewahan berupa ijasah perguruan tinggi itu, mungkin dipaksa belajar dari kerasnya kehidupan di jalanan. Dari kerja keras mereka di jalanan yang panas dan berdebu dan penuh lika liku.

Dan dari kerja keras di jalanan yang berdebu itu mungkin anak lulusan SMP tadi justru bisa mengenal “ilmu street smart” – kecerdasan jalanan yang tak akan pernah bisa diperoleh oleh para lulusan S1 dan bahkan S2 dari ruang kuliah yang acap “berjarak dengan realitas”.

Street smart yang mereka dapatkan dari jalanan itu pelan-pelan kemudian bisa membuat mereka benar-benar lebih cerdas dibanding lulusan S1 dan bahkan S1; meski cuma lulusan SMP.

Anak lulusan SMP yang langsung berjualan gerobak soto Lamongan mungkin bisa lebih cerdas tentang “ilmu pemasaran dan manajemen pelayanan pelanggan” dibanding anak-anak lulusan S1 yang sok belajar teori tentang customer service atau branding strategy (sic!).

Street smart barangkali yang ikut menjelmakan orang-orang lulusan SMP untuk merajut jalan hidup sukses yang penuh kemakmuran.

Demikianlah, tiga elemen kunci yang boleh jadi merupakan pemicu kenapa lulusan SMP bisa lebih kaya dibanding lulusan S1 dan S2 : the power of kepepet, the darkness of gengsi dan the magic of street smart.

Salam Sukses Penuh Keberkahan

Segerakan menjalani ide mu dan dan jangan tinggi hati

Blog Strategi + Manajemen Website TERBAIK dalam sajian tentang CAREER life, MANAGEMENT Skills, dan BUSINESS Strategy. Isinya BAGUS, keren dan informatif.

13/06/2017

Ekonomi langit

- Ada yang mengetuk pintu langit dengan cara tiap pagi membagi 40 nasi untuk duafa, rutin dia lakukan..

- Ada orang yang ngundang rejeki dengan cara mencium punggung tangan ibunya, lalu minta didoakan...

- Ada yang mengundang rejeki, tiap pekan dia datangi anak-anak Yatim, diusap2 kepalanya, dibelikan sesuatu untuk keperluan mereka, sebagaimana diajarkan nabi kita..

- Ada yg ngundang rejeki, tiap pagi berangkat kerja dia rutin bersedekah kepada siapa saja...

- Ada org yg ngundang rejeki, tiap malam jumat dia membagi makanan kepada 100 orang yang tidur di Jalanan..
Doanya tembusss kelangit!

- Ada orang yg ngundang rejeki, tiap setelah sholat subuh dia tidak tidur dia ber istigfar 100 kali dan tadarrus Al quran hingga terbit fajar, lalu menatap langit langsung, mengangkat tangan, dan Nembus langsung pada Tuhannya..

- Ada yg ngundang rejeki, tiap jumat omzet/profit penjualannya 100% disedekahkan..

- Ada yg ngundang Rejeki, tiap bulan 20% dari total pendapatannya disedekahkan..
*Dia Yakin Tuhannya MAHA KAYA..*

- Ada yang ngundang rejeki, seminggu sekali dia tengah malam datangi rumah duafa, dia panggul sendiri makanan untuk mereka...

- Ada yang ngundang rejeki, tiap jum'at dia tidak mau dibayar untuk tenaganya yg dia berikan ke orang lain, tiap tetes keringatnya penuh pahala...

- Ada yang mengundang rejeki dengan memperbaiki jadwal sholat 5 waktunya berjamaah di masjid dan ALLAH pun memudahkan segala urusannya..

- Ada yang ngundang rejeki, tiap pagi dia sholat dhuha & berdoa, ketika orang lain sdh sibuk dia memilih ngadep langsung ke Penciptanya..

- Ada yang tiap 1/3 malam dia bangun sholat tahajjud berbisik pada bumi dan terdengar dilangit, ALLAH ridho hidupnya pun berkah..

Ada yg ngundang REZEKI dg cara MENANAM POHON dan mengkampanyekannya agar semua MAKHLUK BUMI bisa menikmati OKSIGEN dan mengurangi CO²

*Rezekimu bukan dari Bossmu* atau pelangganmu,
*Tapi dari ALLAH*

Undang rejeki dtg dg cara2 yg *ALLAH Ridhoi...*

"Memberi informasi itu tenangkan hati"
Kalo hatimu gak tenang, jangan2 karena berbagi informasipun engkau enggan..

Orang yg yakin *ALLAH MAHA KAYA*, dia gak pernah takut kelaparan.. dia gak pernah takut.. dan gak pernah ragu!

Mau jalan manakah yg kita pilih untuk mengundang rezeki?

Lakukanlah tanpa ada rasa ragu.

*MAN JADDA WA JADA..*
Ikhlaskan In Shaa ALLAH

Pulsa #

Want your place of worship to be the top-listed Place Of Worship in Sidoarjo?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Telephone

Website

Address


Distributor Pulsa Elektrik Dan PPOB Terlengkap Dan Termurah Se Nusantara
Sidoarjo
61257