Tov Digi
Tov Digi Sebuah Brand dengan Produk seputar Internet dan Digital Marketing
Belajar dari pengalaman saya bagaimana beriklan mulai dengan modal minim 70rbuan sampai bisa ngomzet ratusan juta.
Jika Anda sudah jago ngiklan, jualan produk apapun beres, Anda bisa dengan santai iklanin produk apapun dengan menjangkau ke banyak orang yang tepat dibanding Anda broad ke orang yang gak mau dengan produk Anda.
===============
Yang akan Anda pelajari disini :
✅ Iklan Dengan Budget Minim Mulai Dari 70rb-100rbuan aja
✅ Ajarin Mulai Dari 0 Besar Atau Gak Ngerti Apa Apa
✅ Ajarin Gimana Bikin Fanspage
✅ Ajarin Gimana Ngisi Konten Di IG Tanpa Capek Bikin
✅ Ajarin Punya 1 Website Bisa Banyak Produk Low Budget Tapi Keren
✅ Ajarin Bikin Konten Iklan Viral, Jadi Orang Mau Nge Klik
✅ Ajarin Bikin Halaman Promosi Menggoda, Biar Orang Mau Pantengin Web Kita Sampe Halaman Akhir Dan Checkout
✅ Ajarin Scale UP Simple Nya Setelah Iklan Winning Biar Bisa Naikin Profit
✅ Ajarin Baca Data Iklan Yang Gak Rumit Jadi Tau Iklan Ini Lanjut Atau Di Cut Off Aja.
❇️ Bahkan saya berikan hak eksklusif bisa dateng langsung kerumah jika Anda mau langsung praktek dan merasa gaptek..
Klik Link Dibawah Sebelum Harga Saya Naikin.
https://s.id/TovDigi-MagicSimpleAds
11/07/2017
Tulisan salah satu mastah affiliate di indonesia
Saya perlu share hal ini. Merasa perlu karena saya merasa banyak sekali yang "tertipu" akan hal ini....
Beberapa hari ini, saya mendapatkan pertanyaan yang kurang lebih sama, pertanyaan ini juga sudah sering ditanyakan sejak saya terjun di dunia affiliate marketing produk digital tahun 2014 lalu...
Tidak hanya pertanyaan, namun juga pernyataan! Kurang lebih pertanyaannya modelnya gak jauh jauh model kayak gini;
1/ Mas jadi affiliate itu enak ya?
2/ Mas jadi affiliate itu ngapain sih?
3/ Mas jadi affiliate itu apa harus punya web?
4/ Mas jadi affiliate itu harus promosi ya?
Kalau pernyataannya lebih asik lagi;
1/ Enak ya jadi affiliate, tinggal promo doang udah dapet duit
2/ Enak ya jadi affiliate, kerjannya tinggal kirim email doang udah cling cling aja rekeningnya
3/ Enak ya jadi affiliate, gak pakek ribet
Dan masih buanyak lagi kalimat kalimat lainnya yang membawa kata "enak sekaligus nikmat". Sebenarnya, jujur saja, pikiran saya jadi agak ngawur kalau dengar kata enak sekaligus nikmat. Maklum, namanya juga lakik
—
Baiklah..
Gini bro, sebelum ngomong panjang lebar sampek siku sama sisinya, saya jelasin kalau apa yang saya bicarakan disini bukan ilmu "saklek" dan juga bukan karena "rajanya raja" dari affiliate. Eits, saya juga masih belajar kok, buktinya saya hampir tiap hari juga bukain google sama youtube. Sama kayak situ kan? hehe
—
Pertama, pahami dulu apa itu affiliate marketing. Secara simple, affiliate marketing itu kamu jadi seorang broker, kalau gak tau broker, kamu jadi makelar. Simplenya seperti itu ya. Tapi, apakah iya se-simple itu? Please don't think about easy if you want biggest results (bagus gak bahasa inggris saya hehe)...
Tentunya, jadi affiliate marketer itu gak gampang. Emang bener sih, tugas "kita" hanya mempromosikan sebuah produk. Tapi, ingat, promosi juga gak bisa asal asalan, kalau mau hasilnya gak ngasal. Setuju? Nah, kalau sudah gtu, masihkah kamu mikir kalau jadi affiliate semudah itu? hehe..
Kedua, affiliate marketing sendiri, secara personal saya bedakan tingkatannya. Ingat ya, secara personal, jadi ini pengertian menurut saya sendiri, menurut "sak karepku dewe" 😛.
Tingkatan paling mudah, ini saya namakan basic affiliate. Biasanya, mereka yang ada di level ini adalah affiliate-affiliate yang baru terjun di dunia affiliate itu sendiri. Asal promo, promosinya ya cuman makek link unik/link referralnya dia. Hanya gtu doang, dan kerjannya akan selalu bolak balik gtu doang. Mudah? Tentu tidak, jika promosinya gak ngasal. Ingat ya, sesuatu yang kamu jalani dengan cara ngasal, juga bakalan menghasilkan sesuatu yang ngasal. hehe
Tingkatan selanjutnya, adalah middle level. Biasanya, affiliate yang ada pada level ini sudah mulai paham, gimana cara bikin bonus page, gimana cara komunikasi dengan para buyernya, gimana cara mempromosikan sebuah produk dengan baik dan benar, dan juga paham, kepada siapakah dia harus promosi. Dan selain itu, dia juga sudah sesekali muncul di leaderboard kontes affiliate, ingat ya sesekali! 😀
Dan kamu sampai disini masih mikir semua itu mudah dan enak sekaligus NIKMAT?
Tingkatan terakhir dan paling atas sekaligus paling expert. Namanya saya berikan nama EXPERT juga tentunya. Biasanya affiliate yang sudah pada level ini, dia sudah paham banget gimana bikin bonus page yang bisa memberikan sales, gak cuma itu, dia bahkan bisa bikin sebuah sulapan dimana bikin bonus page hanya dalam hitungan menit (makek template soalnya :P). Biasanya juga, affiliate pada level ini, bonusnya juga bukan bonus yang main main lagi, bahkan bonusnya bisa jadi adalah produk yang harganya lebih mahal dari produk yang dia promosikan. Selain itu, affiliate pada level ini juga "cerdas" dalam hal komunikasi sekaligus banyak relasinya. Dan tiga poin terakhirnya adalah, affiliate pada level ini juga mungkin seorang vendor, selain itu dia juga punya "kolam ikan" sendiri. Dan setiap ikut kontes affiliate, dia gak akan lepas dari 10 besar leaderboard.
3 tingkatan di atas adalah pandangan pribadi saya sendiri. Kalau gak setuju, ya jangan blok saya ya :3 hehe
—
Oke, lanjut..
Sampai disitu masih mikir kalau jadi seorang affiliate itu ENAK? NIKMAT? GAMPANG?
Come on bro! Semua gak se-simple yang kamu bayangkan!
Sebagai case study yang paling nyata, adalah apa yang saya alami. Saya butuh kurang lebih waktu 3 hari (ini paling cuepet ya) untuk mengikuti kontes affiliate...
Sedikit bocoran, ini yang biasanya saya lakukan..
Pertama, saya langsung buat bonus page lebih dahulu, dan tentunya sekaligus list bonus yang sudah saya siapkan juga
Kedua, setting up delivery bonus. Kalau kamu pernah beli produk dari link affiliate saya, kamu pasti gak akan pernah menemukan bonus bonus saya bertebaran pada link link yang gak teratur. Saya melakukan setting semuanya pada 1 tempat, tujuannya adalah, kapanpun buyer bisa mengaksesnya, bukan hanya ketika itu saja. Faktanya, banyak orang yang membeli sebuah produk, namun baru klaim bonusnya 1 atau 2 bulan kemudian. Bayangin kalau saya asal setting bonusnya. Apa ya gak lucu? 😛
Ketiga, saya meminta review access, jika gak di kasih ya saya beli lalu saya buatkan video reviewnya.
Keempat, adalah promosi. Kalau ada waktu, saya lakukan dulu soft selling (jarang banget sih hehe), kalau gak ada waktu ya udah langsung jualan aja 😀
Kelima, schedule email blast. Hampir semua email yang saya kirimkan adalah email schedule. Jadi, saya kalau kirim email, biasanya 1 hari sebelum hari ngirim emailnya. Biar agak enteng dikit
Keenam, support. Secara tugas, seorang affiliate hanya punya tugas sama urusan affiliatenya sendiri. Sbg contoh, urusan bonus misalnya, atau urusan kode diskon. Gak ada urusan sama sekali sama produk utama. Tapi, gak mungkin juga kan kalau seorang buyer tau ttg semua itu? Akhirnya, biasanya juga banyak yang menanyakan masalah produk utama ke seorang affiliate, sebenarnya ini tugas seorang vendor ya 😀
Ketujuh, nunggu komisi cair. Dari 6 poin yang sudah saya sebutkan tadi, poin ketujuh ini adalah poin yang paling membosankan. Karena menunggu itu gak enak bro, apalagi nunggu duit dateng 😛
7 langkah di atas boleh kamu copy paste 😀
—
Terakhir, apakah semua produk akan saya promosikan? Tergantung! Gak semua kok..
Buktinya, bulan ini saya ada 5 produk yang siap saya promosikan, 2 di antaranya saya tidak promosikan, padahal 2 produk itu bonus pagenya udah jadi. Kenapa bisa seperti itu?
Biasanya, ada 3 alasan kenapa saya tidak ikut promosi;
1/ Produknya gak bikin hati saya "SREG"
2/ Launching produknya barengan sama launching produk saya 😛
3/ Vendornya gak niat launching (contohnya, bikin jv page aja enggak kok) hehe
—
Masih mikir jadi affiliate itu enak bro? Enak enak aja, asalkan siap dengan banyak drama, apalagi di indonesia hehe
—
Tapi percayalah, mau affiliate atau enggak, kerja kerasmu tidak akan pernah membohongi sebuah hasil. Trust! 😀
26/04/2017
RUMUS BISNIS ONLINE
Kalau kita benar-benar serius menggeluti dunia bisnis online, maka mau tidak mau kita mesti kuasai rumus penting ini:
T x C x R = MM
Dimana:
- T : Traffic
- C : Conversion
- R : Relationship
- MM : More Money
JAGO JUALAN:
Jika Anda lihat rumusnya, maka Anda akan mengerti bahwa uang adalah HASIL (efek samping)
Traffic: seberapa banyak orang yang mengunjungi website/toko online Anda.
Conversion: seberapa besar angka closing dari yang mengunjungi website/toko online Anda menjadi pembeli produk Anda.
Relationship: seberapa bagus hubungan Anda dengan para pembeli produk Anda sebelumnya.
Ingat, OMSET (UANG) adalah efek samping. Jangan fokus ke situ, tapi fokus ke peyebabnya. Apakah itu?
Jadi, mulai sekarang, ubah mindsetnya, bukan:
"Gimana cara omset bisnis Saya naik?"
tapi:
"Gimana cara traffic Saya tinggi?"
"Gimana cara conversion Saya besar?"
"Gimana cara relationship Saya bagus?"
3 poin di atas harus menjadi FOKUS utama kita dalam melakukan marketing online 👌
Termasuk, ketika omset bisnis Anda turun, maka EVALUASI di bagian ini
Kalau trafficnya tinggi, conversionnya besar, tapi relationshipnya gak bagus, bisa jadi ANDA HANYA DAPAT UANG 1X SAJA. Kenapa? Karena mereka kecewa dan gak puas dengan produk serta layanan Anda
Kalau trafficnya tinggi, relationshipnya bagus, tapi conversionnya kecil, bisa jadi ANDA DAPAT UANG SEGITU-GITU AJA. Kenapa? Karena cara Anda meyakinkan market tidak mencerminkan kualitas produk Anda. Imbasnya, traffic Anda datang sia-sia. Datang lalu pergi...
Kalau conversionnya besar, relationshipnya bagus, tapi trafficnya sedikit, bisa jadi ANDA DAPAT UANG TERLALU KECIL. Kenapa? Karena masih banyak orang yang belum tahu informasi produk Anda. Maka distribusi info produk tersebut harus semassive mungkin, agar trafficnya tinggi.
Gimana cara supaya kita dapat UANG BANYAK?
Ya trafficnya harus tinggi, conversionnya harus besar, relationshipnya harus bagus...
Bagaimana caranya?
Saya akan share di lain waktu ya.. 😁
Sekarang, sembari nunggu sharing dari Saya selanjutnya, Anda bisa mulai evaluasi bisnis Anda.
Misalnya:
"Apa yang selama ini Saya lakukan tepatnya untuk memperbanyak traffic?"
"Apa yang selama ini Saya lakukan tepatnya untuk memperbesar conversion?"
"Apa yang selama ini Saya lakukan tepatnya untuk memperbagus relationship?"
Udah, 3 pertanyaan itu aja dulu.
share from grup
12/04/2017
7 Dosa Besar Seorang NEWBIE Yang Harus Di Hindari
share from grup
kita sudah sering banget membahas soal teknis dari mulai
teknis belajar facebook ads, email marketing, SEO, you tube marketing sampai membangun persoanal bransding sudah sering banget kita bahas.
Mungkin sebagian dari kita sudah banyak banget belajar kesana sini tentang teknik-teknik jualan online
Harapanya sih agar bisa menjadi seorang internet marketer profesional, melahap habis setiap buku-buku yang berkaitan dengan teknis jualan, sudah tak terhitung lagi berapa BAB yang sudah dibaca. Karena lupa hehe
“tapi saya yakin masih dapat di hitung dengan jari, 1 orang mungkin paling banyak 5 buku untuk belajar jualan. Iya kan?”
Mengharap dapat menyerap ilmu2 dari para mastah, kenyataanya sampai saat ini belum ada perubahan dan dampaknya tak kunjung sukses, malah yang di rasa semakin pusing memikirkanya..
Taukan Anda kata mas ippho santosa 80% kekayaan dan kesuksesan itu ditentukan oleh otak kanan.
Jika saya pribadi sih tidak terlalu memikirkan otak kanan dan ortak kiri.
Yuk.. kita bersama intropeksi diri
Mungkin karena Hal-hal ini yang menjadi penghambat roda kesuksesan kita selama ini:
1. Mencari-cari alasan
Saat mereka usaha dan mengalami kegagal mereka selalu mencari-cari alasan pembenaran.
Mengapa mereka gagal?
Selalu alasan modal, alasan tempat, alasan waktu DLL
Walaupun 1001 alasan di tulis tetap saja alasan itu selalu benar
2. S**a menunda-nunda
Nah ini mereka sudah belajar, membaca, sudah tau caranya tapi mereka selalu menunda-nunda untuk mengerjakanya.
Nunggu ini lah, nunggu itu lah hingga ahirnya gak di kerjakan..
Percumah sudah punya ilmunya
Percumah sudah tau caranya
Gak di kerjakan sama saja NOL BESAR.
3. Tidak tuntas
“Saya Sudah praktek kok”
Sudah praktek sampai mana?
“Saya sudah belajar kok”
Sudah belajar apa saja?
“Saya Sudah beli tutorial ini itu”
Sudah berapa ilmu yang di pelajari?
Harapanya ingin jadi internet marketer yang bisa menghasilkan puluhan bahkan ratusan juta.
Lah modal belajarnya Cuma ilmu SEO gratisan, Optimasi gratisan lah mental tempe
Gratisan mulu...
Jika ilmu yang gratisan mah gak bakalan sampe tuntas caranya..
catet
4. Tidak disiplin
Prakteknya gak disiplin.
Coba beri target berani gak ?
Targetkan mau sampai kapan bisanya, jadwalkan dan catet
Kalo gak gitu, aduh.. mau sampai kapan? bisa molor terus targetnya
“Target saya seminggu harus menguasai ilmu facebook Ads ini”
“ saya mau belajar dari Si A Si B Dan Si C”
catet semua kelar kan..
5. Tidak bersunguh-sunguh
“Kepingin sih tapi gimana ya”
“coba dulu ah”
“ah yang penting mah kerja”
Jika Hanya sebatas ingin tau saja. di hatinya tidak ada rasa tangung jawab
Mereka sulit menemukan jalan keluarnya, saat bertemu sedikit hambatan mereka mudah menyerah.
6. Kepingin yang instan
Kebanyakan mereka tidak mau merasakan prosesnya...
Maunya begitu praktek langsung berhasil
Maunya begitu jualan pake FB Ads langsung laris
Jika menrut saya Ini sesat baget hehe..
Mana ada sih anak baru lahir langsung bisa lari. Kan gak mungkin
Ingat pendiri KFC mengalami penolakan 1009 kali, jika kebetulan dia berhenti pada 1010
Mungkin KFC tidak ada di dunia ini.
7. S**a mengeluh.
Dosa yang terahir adalah mereka s**a mengeluh..
“Ya allah kenapa kok orderanku sepi”
“ya allah kapan jualanku lakunya”
“ya allah terus terang saya binggung ya allah karna gaptek”
“ya allah mengapa saya belum punya produk yang mau di jual ya allah”
Capek mendengarkan orang mengeluh..
Mungkin ke 7 dosa ini faktor yang selam ini menjadi penghambat ke suksesan kita.
Mari kita renungkan.. ^_^
Just reminder...bagi tmn2 yg butuh tools utk mempermudah dalam beriklan di fb. Silahkan :
https://solusibisnismu.com/zillatics
BESOK PENJUALANNYA AKAN DITUTUP.
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Telephone
Website
Address
Kp Pamoyanan S**araja
S**abumi
43192