Masjid Raya Padjadjaran

Masjid Raya Padjadjaran

Share

Laman Resmi Masjid Raya Padjadjaran - Universitas Padjadjaran Masjid Raya Padjadjaran diresmikan pada 14 Februari 2014 oleh Rektor Universitas Padjadjaran.

Photos 16/07/2017

BERSIH, SUCI, GA MESTI BOROS.

Capee deeh.
Ini kisah nyata yang memilukan.
Siap nih dengerinnya?
Oke baca pelan-pelan yaa. Dari hati ke hati nih.

Jadi gini,
Kang Syam kan laki-laki yaa.
Nah wudhunya ke tempat wudhu laki-laki d**g.
Nah pas lagi wudhu, sering banget tuh ada yang wudhu tapi kran airnya meuni ngarocos kenceng. Dikira lagi iklan Sa**o kali ya. Mwehehe.

Hmm. Padahal, untuk bersuci itu, kita gak mesti banyak mengeluarkan janji, eh air maksudnya.
Sebab, dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, beliau mengatakan,

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berwudhu dengan satu mud (air) dan mandi dengan satu sha’ sampai lima mud (air)” (HR. Bukhari no. 198 dan Muslim no. 325).

Nah, satu sha’ itu sama dengan empat mud. Satu mud kurang lebih setengah liter atau kurang lebih memenuhi dua telapak tangan orang dewasa.

Rasul aja kalau berwudhu hanya menghabiskan satu mud air. Tapi ya beliau bisa menggunakan satu mud itu dengan baik hingga semua rukun wudhu terpenuhi semuanya.

Nah, dari sini kita dapat belajar nih, dalam hal ibadah aja Rasul selalu berhemat mengeluarkan air. Apalagi dalam kehidupan sehari-hari.





-----------
SYAMIL UNPAD
Line:
http://line.me/ti/p/%40hze9208d
Instagram:
instagram.com/syamilunpad
Youtube: Syamil TV Unpad
Facebook: Masjid Raya Padjadjaran
Website: masjidraya.unpad.ac.id

Photos 11/07/2017

DARK AGE ; JAHILIYYAH

Setiap kita akan mendapati saat membaca buku-buku siroh nabawiyyah, bahwa pembahasan selalui dimulai dengan tema Jahiliyyah. Kala itu, dalam rentang abad 6M menjadi masa tergelap dalam sejarah panggung manusia di muka bumi.

Persia dan Romawi yang menjadi dua kerajaan super power pada masa itu pun demikian, perang saudara tak terelakkan, kemewahan dan nafsu syahwat merajalela tak terkendali. Eropa juga tenggelam dalam kegelapan yang sangat pekat. Berbagai mitos mengungkung masyarakat. India jatuh dalam kegelapan pemujaan terhadap berhala paling ekstrim. China tak jauh beda; dikuasai tiga macam ajaran keagamaan (Lao Tse-isme, Kong Fu Tsu-isme, Budhisme). Asia tengah (jepang, turki, mongol) pun mengalami nasib yang tak jauh beda.

Begitupun dengan Bangsa Arab. Berhala-berhala mengelilingi Ka'bah. Di halamannya terdapat ratusan berhala dalam berbagai ukuran dan bentuk. Fanatisme kesukuan menyulut peperangan tak berujung. Kaum wanita tertindas, terampas hak-haknya. Mereka semua melakukan apa saja yang menurut mereka benar. Padahal yang sesungguhnya terjadi adalah makin hari semakin jauh dari Allah.

Para ahli sejarah menyebut masa gelap tersebut dengan masa fatrah minar Rusuul (Masa kekosongan kenabian). Sebab jarak antara kerasulan Nabi Isa dan Nabi Muhammad terbentang lebar. Pada masa itulah bumi jatuh dalam kegelapan terdalamnya.

Jahiliyyah menjadi tema bahasan pembuka dalam kitab-kitab siroh. Namun kalimat jahiliyyah bukanlah istilah yang dibuat oleh para ahli sejarah, melainkan kalimat yang langsung datangnya dari Al Quran.

Di dalam Al Quran, Allah menyebut istilah jahiliyyah sebanyak 4 kali. Penyebutan itu mewakili 4 segmen pokok ke-jahiliyyah-an yang melekat erat dengan sendi kehidupan.

1. Qs Ali Imran : 154
Dzannal jahiliyyah (jahiliyyah dari sisi keyakinan)

2. Qs Al Maidah : 50
Hukmal jahiliyyah (Jahiliyyah dari sisi hukum, peraturan dst)

3. Qs Al Ahzab : 33
Tabarujjal Jahiliyyah (Jahiliyyah dari sisi penampilan. Gaya hidup, fashion dst)

4. Al Fath : 26
Hamiyyatal jahiliyyah (Fanatisme Jahiliyyah)

Kita memahami bahwa sejarah adalah sesuatu yang sunnatullahnya terulang. Begitupun dengan nilai-nilai jahiliyyah. Ia nya hanya bertransformasi secara kemasan dan tampilan produk yang beragam antar satu masa dengan masa lainnya. Tapi hakikatnya sama.

Dari tulisan diatas, kita bisa mengambil simp**an bahwa zaman manapun yang kosong dari kenabian dan wahyu, maka ia akan bergerak menuju lembah kejahiliyyahan.

KITA PUN HARI INI SAMA
Kenabian memang telah selesai dengan ditutupnya oleh Rasulullah shalallahu 'alaihi wasallam. Tapi wahyu masih ada. Terjaga. Dan Nabi Muhammad telah memberikan tuntunan. Seluruhnya.

Pribadi, keluarga, masyarakat, negara, dunia, ketika jauh dari Panduan Al Quranul karim dan petunjuk Rasulullah shalallahu 'alaihi wasallam, bisa dipastikan akan bergerak dan menjadi masyarakat jahiliyyah.

LIHATLAH HARI INI. Lihatlah berbagai kerusakan yang terjadi di sekeliling kita.

Nilai-nilai kejahiliyyahan itu nampak nyata, hanya kemasan dan tampilan nya saja yang berbeda, padahal hakikatnya itu-itu juga.

Lalu bagaimana kita bisa keluar dari Kegelapan jahiliyyah hari ini?
belajarlah bagaimana cara Rasul mengeluarkan manusia dalam kubangan kegelapan jahiliyyah menuju keagungan cahaya islam.

----

Muhammad Irawan Shobirin, S. Hum
Pegiat pendidikan dan pengembangan SDM


Referensi :
Rahiqul Makhtum - Syaikh Shafiyurrahman Al Mubarakfuri
Kerugian apa yang diderita dunia akibat kemerosotan kaum muslimin - Syaikh Abul Hasan Ali An Nadwi
Audio Ceramah Ustadz Budi Ashari yang berjudul Masa kejahiliyyahan.



-----------
SYAMIL UNPAD
Line:
http://line.me/ti/p/%40hze9208d
Instagram:
instagram.com/syamilunpad
Youtube: Syamil TV Unpad
Facebook: Masjid Raya Padjadjaran
Website: masjidraya.unpad.ac.id

Want your place of worship to be the top-listed Place Of Worship in Sumedang?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Category

Address


Universitas Padjadjaran
Sumedang
45363