Humor Suami Istri

Humor Suami Istri

Share

Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Humor Suami Istri, Surabaya.

24/04/2019

Kalo kamu lebih pilih mana?
Besar tapi ga tahan lama
Kecil tapi tahan lama

hayooo....

28/03/2019

Satu media nasional mengadakan survei kepuasan hidup para warga senior (di atas 45 tahun) beberapa waktu lalu. Hasilnya, cukup mengagetkan: 90 persen pria yang disurvei mengaku merasa lebih enak dan puas hidup di zaman Orde Baru (Soeharto) dibandingkan saat ini.

Penasaran, satu wartawan pun melakukan wawancara ulang kepada sejumlah pria yang disurvei untuk mengetahui alasan di balik hasil survei itu.

Wartawan: Anda katakan di zaman Orde Baru hidup lebih enak?

Pria : Sangat tepat.

Wartawan: Mengapa?

pria : Di zaman itu, istri kami masih muda-muda……..

==================================
Turun berat badan 6Kg dalam 3 minggu
Cek di bit.ly/DietSehatKayaSerat

27/03/2019

5 Tanda Pasangan kamu ada gejala selingkuh
Cek di sini Sist -> bit.ly/Tanda-Selingkuh

27/01/2019

Seorang pria miskin akan menikah dengan gadis pujaan hatinya, namun dia pingin sekali memiliki celana dalam baru, karena kekuarangan uang, Si Ibu dengan kasih sayang menjahit sebuah celana dalam dari tepung terigu.

Sebagai pengantin baru, malam pertama yang ditunggu-tunggu kahirnya tiba. Dengan rasa penuh percaya diri si Pria langsung buka celana, namun istrinya langsung pingsan, karena melihat celana dalam si pria, karena di depanna tertulis "Netto 50 Kg", "Kwalitas terjamin 100%"

23/01/2019

ML menurut profesi

dokter : jago nyuntik, apalagi suntikannya ada 2 yang tajam ame yang tumpul biasanya paling jago pake yang tumpul

penyanyi : pas uda mau ampe puncaknya jeritannya merdu banget dahh oooww...wo ahhh lalalalala...

pemain sinetron : waktu bisa tiba-tiba, nangis bisa tiba-tiba, marah bisa juga omongan dalam hatinya tiba-tiba terdengar

ahli mekanik : kalo mau harus ngecek dulu "onderdilnya" biar licin tarikannya

pekerja bangunan : g'bisa liat lubang dikit dah, bawaannya pengen maku mulu

pemain bola : kalo bininya bilang uda "masuk" bukan di lanjutin malah selebrasi

ini parah gan
petinju : kalo pasangannya belum KO, di genjot terus ampe KO

terakhir gan
pelari : g'tau gan. ane g'bisa bayangin gan kimpoi sambil lari-larian

02/01/2019

Nah, suatu malam emak dan bapak Yogi sedang lagi pingin banget buat begituan, dan kebetulan si Yogi sudah terlihat tidur pulas. Si bapak pun mencoba mengetes dengan memanggilnya.

BAPAK : “Yogiiii….?!!!”
YOGI : ”Ya, pak ?”

BAPAK : “Wah, ternyata Yogi belum tidur." (dalam hati si Bapak)

Mereka pun terpaksa menunggu. - - - Setengah jam berlalu, si emak gantian mengetest lagi.

EMAK : “Yogiii….?!!!”
YOGI : ”Yaa, buuu ?”
BAPAK : ”Sial, belum tidur juga!” (serapah si bapak lagi dalam hati -saking jengkelnya-).

Dengan terpaksa, mereka menunggu lagi.
Setengah jam kemudian ditest lagi, nyatanya si Yogi masih juga belum tidur. Berkali-kali ditest begitu terus (si Yogi tidak tidur-tidur). Akhirnya, si bapak dan emak habis kesabarannya. Yogi kemudian dibangunkan dan dimarahi habis-habisan. Yogi pun menangis dan bingung soalnya khan ia nggak tahu apa masalahnya

Pagi harinya, di sekolah Yogi curhat dan mengadu pada sang ibu guru tentang kejadian yang dialaminya semalam. Setelah si Ibu guru mendengarkan pengaduan Yogi, ia pun kemudian menasehati si Yogi.

GURU : ” Yogi, kalau sudah larut malam di atas jam 10.00, Yogi harus tidur. Dan kalau orang tua Yogi memanggil, Yogi tidak usah menyahut. Pura-pura saja tidak mendengar ya!.”
YOGI : “Baiklah, Bu.”

Malam harinya, Yogi mengikuti arahan dan nasehat si ibu guru. Beberapa kali Yogi dipanggil-panggil tapi tidak menyahut. Padahal Yogi sebetulnya mendengar karena memang ia masih belum tidur. Pikir Yogi, daripada dimarah lagi karena belum tidur, mending diam saja.

Bapak dan emaknya sepakat berkesimpulan kalau si Yogi ternyata sudah tidur. Mereka pun setuju untuk langsung memulai permainan panasnya. Lampu kamarpun di matikan. Si Yogi yang sebenarnya ketakutan karena gelap, diam saja karena takut dimarahi emak bapaknya.

Permainan berjalan seru dan panas, heboh, serta menggairahkan. Sampai-sampai si Yogi keheranan dengan apa yang dilakukan oleh emak bapaknya. Tapi dia tetap saja diam dan tak berani bersuara. Sampai akhirnya emak bapaknya sudah mau mencapai puncak.

BAPAK : ”Aduuuh, maah … aku mau keluar sebentar lagi !!!” (Si Bapak ngomong sambil gemetaran)
EMAK : ”Aaku juga mau keluaarrrrr, Paaah!” (Kata si emak sambil merem melek)
YOGI : ”YOGI IKUTTTTTTT !!!!” (Yogi langsung teriak ketakutan)

Want your practice to be the top-listed Clinic in Surabaya?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Telephone

Website

Address


Surabaya
60226