MA Raudlatutta'allum

MA Raudlatutta'allum

Share

dunia pendiikan

02/02/2019

*Apakah NU dan FPI sama?*

Adalah beda jauh antara NU dan FPI itu. NU didirikan dalam rangka menyelamatkan Islam (yang murni, Islam ala risalah Rasulillah SAW), yang mana Islam Ahlussunnah wal Jamaah dititipkan Rasulullah kepada ulama Nusanatara (NU) karena di tempat kelahirannya (Arab), Islam Aswaja sudah tidak dapat berkembang dengan baik. Arab sudah dikuasai Wahabi dan aliran-aliran sejenisnya.

NU didirikan untuk mengawal Islam rahmatan lil Alamin, Islam yang menjadi rahmat untuk segala penghuni alam, sehingga ada konsep ukhuwah Islamiyah, ukhuwah Wathoniyah dan ukhuwah Basyariyah serta ukhuwah dengan sesama makhluk Allah SWT (alam hewan, alam tumbuhan, dll).

NU itu ormas yang dikodifikasi tahun 1926, namun sejatinya embrio NU sebenarnya adalah Walisongo bahkan hakikinya itu dari Rasulullah SAW. Pendirian NU lewat tirakat, pelaunchingannya dengan khidmat, tidak dengan pesta-pora, tidak dengan foya-foya. Berdirinya NU dipantik oleh adanya proyek globalisasi paham Wahabi yang mewajibkan seluruh jamaah haji menggunakan paham Wahabi (Wahabisasi global) serta mau menggusur makan Rasulullah. Disamping itu juga dalam rangka mempertahankan Islam Sunni/Aswaja yang tengah diredupkan oleh penjajah di tanah air. Jadi faktor pendirian NU itu karena faktor penyelamatan Islam dan nasionalisme.

Ini beda dengan FPI. FPI didirikan masa Orde Baru. Ingat saat itu ada Pam Swakarsa yang dibentuk orang-orang itu juga. Bagaimana FPI disamakan dengan NU? Disamping adanya perbedaan sebab-sebab didirikan (asbabul wurud) juga coba dicek dari segi aqidah, syariah, tasawuf, amaliah dan fikrah, cek juga bagaimana AD/ART nya. Jika hanya sama/mirip dari segi amaliah maka tidak bisa dikatakan sama.

Jika FPI mengaku Aswaja, masih bolehlah. Karena saat ini, Aswaja ibarat "gadis cantik" yang mana semua aliran Islam ingin memilikinya dan mengklaimnya. Jangankan FPI, Wahabi juga mengaku Ahlussunnah wal Jamaah. Semua boleh mengaku Aswaja. Wong cuma ngaku-ngaku saja kok, namun yang sebenarnya Aswaja (Aswaja asli) itu yang penting.

Karena saking banyaknya yang mengaku-ngaku Aswaja itulah maka NU membuat identitas baru agar tidak disama-samai kelompok lain lagi, yaitu ASWAJA AN-NAHDLIYAH. Aswaja sesuai dengan pemahaman NU, bukan Aswaja ala FPI maupun Aswaja ala Wahabi.

Ingat dulu NU lah yang mempopulerkan narasi Aswaja, namun belakangan banyak yang pada yang ikut-ikut menamakan kelompoknya dengan Aswaja. Maka NU membuat narasi baru lagi " Aswaja an-Nahdliyah". Aswaja an-Nahdliyah itulah khoshois NU. Pertanyaannya adalah apakah FPI juga memegang teguh Aswaja an-Nahdliyah? Contoh kecil saja. Dari segi siyasah (politik), NU (Aswaja an-Nahdliyah) mempertahankan NKRI harga mati, sebaliknya FPI membuat NKRI Bersyariah. Ini contoh kecil, belum perbedaan pandang yang lebih besar lagi.

Jadi NU dan FPI itu beda. Jika beda, ya dibedakan saja, tak perlu disama-samakan.

NU mencita citakan Keutuhan NKRI. NKRI Harga Mati, sementara..

FPI ingin kembali pd Syariah Islam dan Pancasila Piagam Jakarta. Jika ini diteruskan sama halnya ingin mengulang konflik pasca Kemerdekaan yg pernah dibuat oleh DI TII.

Jadi sudah jelas kan..? NU sgt jauh beda dg FPI tdk selevel sama sekali.

Sama sama Islam. Sama sama Saudara kalau Salah ya harus diperingatkan kalau perlu dihukum jika membandel.

Rasul SAW adalah Pemimpin yg sangat adil dlm menerapkan hukum bahkan pada diri dan putrinya sekalipun.

Wallohu a'lam.

Photos from MA Raudlatutta'allum's post 06/09/2018

Bimtek keamanan pangan di sekolah bersama di

Photos from MA Raudlatutta'allum's post 07/02/2018

Semoga pelaksanaan UNBK nanti bisa berjalan lancar dan hasilnya 100% "LULUS"

Want your school to be the top-listed School/college in Tasikmalaya?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Category

Telephone

Website

Address


Cidahu
Tasikmalaya
46196